{"id":3161,"date":"2020-09-18T03:44:09","date_gmt":"2020-09-17T20:44:09","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3161"},"modified":"2020-09-18T03:44:09","modified_gmt":"2020-09-17T20:44:09","slug":"srhi-18-sep-20-berjaga-jagalah-dan-lawanlah-si-iblis-1-petrus-51-11","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/09\/18\/srhi-18-sep-20-berjaga-jagalah-dan-lawanlah-si-iblis-1-petrus-51-11\/","title":{"rendered":"SRHI 18 SEP 20 &#8211; BERJAGA \u2013JAGALAH DAN LAWANLAH SI IBLIS (1 Petrus 5:1-11)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.  Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.&#8221;<br \/>\n<cite> (1 Petrus 5:8-11)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSurat 1 Petrus 5 yang merupakan penutup  dari surat pertama  Rasul Petrus,  berisikan  salamnya dan juga nasihat-nasihatnya kepada para Penatua \/Gembala Sidang \/Pendeta. Juga terselip nasihat bagi  orang-orang muda.  Dalam nasihatnya ini Rasul Petrus mengingatkan para  pembacanya &#8211; termasuk kita juga saat ini &#8211;  untuk sadar dan berjaga-jaga karena kita mempunyai musuh.  Musuh yang sangat ganas, selalu siap menyerang untuk menghancurkan.  Rasul Petrus mengingatkan kita semua dengan menulis: \u201cSadarlah dan berjaga-jagalah!  Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya\u201d.  Peringatan Petrus ini mengingatkan kita sewaktu Tuhan Yesus di Taman Getsemani mengingatkan Petrus untuk berjaga-jaga dan berdoa supaya jangan jatuh kedalam pencobaan.  Beberapa saat sebelumnya, Tuhan Yesus telah berkata kepada Petrus di meja perjamuan terakhir: \u201cSimon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum\u201d  (Lukas 22:31).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nLawan kita adalah Si Iblis.  Petrus menggambarkan  Iblis bagaikan singa yang mengaum-aum.  Singa adalah binatang buas yang sering disebut raja hutan.  Disebut demikian sebab singa adalah binatang yang sangat ditakuti oleh semua binatang kecuali buaya atau manusia yang bersenjata.  Ketika singa menangkap mangsa, dia akan menerkam lalu mencengkeram mangsa itu dengan kukunya yang tajam dan kuat,  dan giginya akan menerkam leher si mangsa sampai mati.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRasul Petrus menyebut 4 hal tentang lawan kita tersebut, yaitu  identitasnya\/siapa dia, strateginya, wilayahnya dan kelemahannya.  Lawan atau musuh kita itu adalah Si Iblis,  dalam bahasa aslinya disebut diabolos \uf0e0 artinya  menyerang  orang lain\/ sangat aktif.   Yesus berkata dia adalah pendusta dan bapa segala pendusta.  Iblis adalah pembunuh manusia sejak semula (Yohanes 8:44).  Alkitab juga kerap menyebut si musuh ini sebagai Setan, atau  \u201cdaimonion\u201d  dalam bahasa aslinya.  Ada nama lain lagi disebutkan dalam Alkitab: Si jahat, pembuat kejahatan,disebut  Lucifer.  Dia beraktifitas  sepanjang kehidupan manusia sejak Kitab Kejadian 3 sampai Kitab Wahyu 21.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSekarang mari lihat strateginya.  Petrus berkata: \u201cdia berjalan berkeliling mencari orang yang dapat ditelannya\u201d.  Iblis itu aktif, dia tidak tinggal diam, dia selalu  mencari kesempatan untuk  membinasakan orang.  Dia ingin setiap orang masuk ke dalam penghukuman yang kekal.  Dalam Yohanes 10:10 Tuhan Yesus berkata:  \u201cPencuri datang hanya untuk mencuri dan membinasakan.\u201d   Iblis  sangat tidak suka  orang  percaya kepada Tuhan Yesus dan diselamatkan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nApabila strategi si iblis tidak berhasil,  maka dia menyerang orang Kristen dengan cara melemahkan mereka dengan berbagai macam penderitaan dan pencobaan.  Dia masuk melalui sakit penyakit,  kesulitan ekonomi,  bencana \/ malapetaka  dan masih banyak lainnya. Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bertanya kepada saya.   Dia menderita sakit sudah agak lama.  Dia sudah berobat ke dokter, sudah berdoa dengan sungguh-sungguh.  Melalui WA dia bertanya:  \u201cApakah saya harus menderita?\u201d\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nItu strategi iblis melemahkan orang Kristen.  Masa Pandemi ini iblis sangat bersemangat.  Dia pasti giat berupaya  melemahkan orang-orang  Kristen.  Pada bagian akhir ayat 8 Petrus mengingatkan kita: \u201csebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama\u201d.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nApa maksud peringatan itu?  Kita harus selalu waspada !!  Setiap orang, khususnya  orang Kristen menjadi target si Iblis.  Mengapa kita menjadi target serangan iblis?  Karena kita adalah saksi Kemuliaan bagi Tuhan!!  Walau demikian,  kita tidak pelu takut.  Ayat 9 memaparkan satu janji yang luar biasa  \u201cDan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya!\u201d   Hebat sekali, kita mempunyai Allah yang melengkapi kita, meneguhkan kita,  menguatkan  serta mengokohkan kita.  Allah kita dengan ke-Mahakuasaan-Nya  yang berlaku sampai selama-lamanya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari mengisi waktu dengan tetap bergiat melakukan tugas-tugas yang Tuhan percayakan kepada kita.  Tetaplah yakin  bahwa Tuhan melindungi dan mengokohkan kita.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET18092020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Tahapan Pilkada serentak di masa pandemi agar dapat terlaksana dengan tertip aman tetap patuh dan taat aturan protokol kesehatan tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid 19 di Indonesia;<\/li>\n<li>Doakan GBIK tetap dalam pimpinan Tuhan dalam acara dan kegiatan yg di selenggarakan sesuai dengan hikmat Tuhan, menjadi berkat, menguatkan iman dapat menuntun hidupnya;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK yg berdampak PSBB tetap semangat di dalam Tuhan untuk mencari nafkah demi kebutuhan keluarga nya dapat tercukupi.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3171,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3161","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3161","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3161"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3170,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3161\/revisions\/3170"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}