{"id":3110,"date":"2020-09-12T00:05:17","date_gmt":"2020-09-11T17:05:17","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3110"},"modified":"2020-09-12T06:04:53","modified_gmt":"2020-09-11T23:04:53","slug":"srhi-12-sep-20-bangunlah-dengan-dasar-kebenaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/09\/12\/srhi-12-sep-20-bangunlah-dengan-dasar-kebenaran\/","title":{"rendered":"SRHI 12 SEP 20 &#8211; BANGUNLAH DENGAN DASAR KEBENARAN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di<br \/>\natasnya.&#8221;<br \/>\n<cite> (1 Korintus 3:10) <\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada teks diatas, Rasul Paulus memberi perumpamaan yang baik sebagai seorang ahli bangunan. Sebelum dia melaksanakan bangunan tersebut, harus ada dasar koordinat (batu penjuru). Batu pertama yang menentukan posisi letak suatu bangunan. Setelah itu baru dia bisa membuat pondasi serta membangun diatasnya. Dengan dasar itu maka pembangunan dapat merujuk pada batu tersebut sehingga menentukan posisi seluruh struktur bangunan. Rasul Paulus memberitahukan kepada kita, dasar apa yang telah ia letakkan, yang menjadi landasan dari seluruh pekerjaannya di antara mereka, yaitu Yesus Kristus, batu penjuru (Ef. 2:20). Dia memberikan dasar keselamatan adalah iman kepada Yesus Kristus. Seluruh pelayan Kristus yang setia membangun di atas dasar ini. Orang-orang Kristen pun menemukan harapan mereka di atas batu karang ini. Tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Perhatikanlah Yesus adalah Juruselamat dan perantaraan-Nya merupakan ajaran utama Kekristenan. Ajaran ini terletak di bagian bawah dan menjadi dasar bagi yang lainnya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n&#8220;Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami&#8221;.\u00a0\u00a0\u00a0 ( 2 Kor. 5:19 ).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita sudah diselamatkan dari dosa melalui Yesus Kristus dan kita memulai hidup baru. Tuhan memberikan kita masing-masing karunia untuk melakukan hidup baru kita. Dasar kehidupan baru kita Yesus Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita membangun kehidupan di atas dasar yang baik itu, jangan dengan hal-hal yang tidak akan tahan uji ketika hari pencobaan itu datang. Seperti rasul Paulus katakan pada 1 Kor 3:12-13 : &#8220;sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab Ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Apilah yang akan membuktikannya, sebab kayu, rumput kering, dan jerami tidak akan tahan uji dan akan hangus terbakar api&#8221;.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKarena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\ndan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita dan rendahkanlah dirimu seorang seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n(Efesus 5:15-21).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari kita pergunakan waktu yang ada, dan bangunlah kehidupan kita di dunia ini dengan Kebenaran. Kita menjadi penurut penurut Allah dan melakukan kehendak Bapak di Sorga. Beritakanlah agar bertobat dan kerajaan Sorga sudah dekat. Dengan ketekunan agar kita tahan uji,\u00a0 akan mendapat upah dari Bapak di Sorga.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(MS12092020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pencairan dana bantuan pendidikan untuk PJJ, seperti: kuota, pulsa dapat tersalurkan dengan baik. Dana BOP (Bantuan Operasional PAUD) dan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang diberikan ke sekolah dapat dikelola dengan transparan dan efektif;<\/li>\n<li>Kesediaan pegawai perkantoran dan masyarakat pada umumnya untuk mau mendukung Pemerintah, mengikuti rapid test, uji coba vaksin dan sosialisasi perilaku hidup sehat;<\/li>\n<li>Persiapan Kebaktian Anak Online pada tanggal 12 September 2020, kiranya petugas dan perangkat dapat digunakan dengan baik. Anak-anak mengalami pertumbuhan rohani.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.&#8221; (1 Korintus 3:10) Pada teks diatas, Rasul Paulus memberi perumpamaan yang baik sebagai seorang ahli bangunan. Sebelum dia melaksanakan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3110"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3138,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3110\/revisions\/3138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}