{"id":3108,"date":"2020-09-11T02:30:14","date_gmt":"2020-09-10T19:30:14","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3108"},"modified":"2020-09-10T21:39:54","modified_gmt":"2020-09-10T14:39:54","slug":"srhi-11-sep-20-diubah-menjadi-alat-kemuliaan-bagi-tuhan-kis-910-18","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/09\/11\/srhi-11-sep-20-diubah-menjadi-alat-kemuliaan-bagi-tuhan-kis-910-18\/","title":{"rendered":"SRHI 11 SEP 20 &#8211; DIUBAH MENJADI ALAT KEMULIAAN BAGI TUHAN (Kis 9:10-18)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p>\n<em><strong>Tetapi firman Tuhan kepadanya: &#8220;Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.&#8221;<br \/>\n<cite> (Kisah Para Rasul 9: 15,16) <\/cite><\/strong><br \/>\n<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRenungan kita hari ini berbicara tentang seorang yang sangat luar biasa diubah oleh Tuhan.\u00a0 Dialah Saulus dari Tarsus dan kemudian menjadi Rasul Paulus.\u00a0 Kalau kita membaca Kisah Para Rasul 7 yaitu ketika Stefanus diadili oleh Mahamah Agama sampai dia mati dirajam, karena memberitahukan dengan sungguh-sungguh\u00a0 bahwa;\u00a0 \u201c<em>aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah<\/em>\u201d, \u00a0Saulus juga ada di tempat kejadian itu. (KPR 7:56, 58).\u00a0 \u00a0Saulus adalah seorang anggota Sanhedrin, atau yang kita kenal sebagai Mahkamah Agama.\u00a0 Setelah Mahkamah Agama mendengar pembelaan Stefanus (7: 1-53),\u00a0 mereka sangat tertempelak dan menjadi amat geram. Dan ketika orang banyak langsung menyerbu Stefanus dan melempari dia dengan batu,\u00a0 Sauluslah yang menjadi saksi dan menjaga jubah para eksekutor.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAda bermacam \u00a0ceritera tentang pengalaman \u00a0orang bertobat.\u00a0 Ada yang sangat sederhana. Orang mendengar khotbah dari siaran TV. \u00a0Firman Tuhan yang disampaikan membuatnya\u00a0 percaya bahwa hal yang disampaikan itu benar. \u00a0Ketika siaran selesai, orang itu masuk ke kamarnya, berlutut dan berdoa mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.\u00a0 Ada juga orang yang melalui suatu mimpi bertemu Tuhan Yesus, lalu sejak itu dia menjadi pengikut Kristus yang setia\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPertobatan Saulus adalah salah satu peristiwa yang luar biasa dalam Perjanjian Baru.\u00a0 Ada seorang pengacara Amerika \u00a0bernama Frank Morison.\u00a0 Semula dia adalah seorang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus, lebih tepatnya dia seorang Atheis (tidak percaya bahwa Tuhan itu ada).\u00a0 Kemudian dia bertobat dan menjadi pengikut Yesus yang setia. \u00a0Dia bersaksi \u00a0bahwa yang membuat dia bertobat ialah <strong>dua peristiwa istimewa<\/strong> yang tertulis di \u00a0Alkitab, yaitu\u00a0 Kebangkitan Tuhan Yesus dan Pertobatan Saulus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari kita perhatikan mengapa Saulus bisa bertobat.\u00a0 Dia sedang melaksanakan rencana menghambat pertumbuhan orang Kristen.\u00a0 Dia berjalan dari Yerusalem ke Damsyik , sekarang disebut Damaskus.\u00a0\u00a0 Jarak \u00a0Yerusalem \u2013 Damsyik ialah 160 mil = 240 km. \u00a0Saulus menuju Damsyik \u00a0bagaikan kuda perang yang dengan penuh rasa benci yang berkobar-kobar, siap memusnahkan musuhnya,\u00a0 Mendekati kota Damsyik tiba-tiba ia melihat cahaya yang sangat terang memancar dari langit disertai suara: \u201c<em>Saulus, Saulus\u00a0 mengapakah engkau menganiaya Aku?<\/em>\u201d. Mendengar itu, Saulus bertanya: \u201c<em>Siapakah engkau Tuhan <\/em>?\u201d\u00a0 Sebutan \u201c<em>Tuhan<\/em>\u201d dalam ayat ini walaupun memakai huruf T besar tidak berarti Saulus menyebut Sang Sumber suara itu adalah Tuhan, \u00a0sebab saat itu <strong>Saulus hanya\u00a0 percaya bahwa Allah ialah YHW<\/strong>.\u00a0 Kata \u201c<em>Tuhan<\/em>\u201d \u00a0dalam ayat ini ialah sebagai sebutan kehormatan yang artinya:<u> <strong>tuan<\/strong><\/u> (= <em>sir\u00a0 <\/em>dalam bahasa Ingris). \u00a0Ketika Suara itu menjawab: \u201c<em>Akulah Yesus yang engkau aniaya itu<\/em>\u201d, \u00a0\u00a0<strong>kalimat ini menyadarkan Saulus bahwa \u00a0Yesus \u00a0adalah Tuhan<\/strong>.\u00a0 <strong>Yesus \u00a0memang sudah bangkit,\u00a0 Ia hidup<\/strong> !! \u00a0Jadi ketika Suara\/Tuhan itu selanjutnya berkata kepadanya: \u201c<em>Tetapi bangunlah\u00a0 dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dinyatakan kepadamu apa yang harus kau perbuat<\/em>\u201d,\u00a0 <u>Saulus langsung mematuhi perintah itu<\/u>.\u00a0 Sekarang Saulus \u00a0mengerti dan percaya \u00a0bahwa Yesus sungguh sungguh Tuhan.\u00a0 Yesus \u00a0adalah Tuhan yang benar-benar telah bangkit.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam kesaksian pengalaman hidup selanjutnya \u00a0yang dituangkan dalam Surat 1 Korintus 15\u00a0 Rasul Paulus berkata bahwa \u00a0Yesus menampakkan diri kepadanya ketika dia berjalan ke Damsyik.\u00a0 Pada 1 Korintus 15:8 tercatat: <strong><em>\u201c<\/em><\/strong><strong><em>Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya\u201d.<\/em><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAda satu peristiwa \u00a0yang sangat penting dalam pertobatan Saulus, \u00a0yaitu ketika Allah menyuruh Ananias, \u00a0seorang pengikut Kristus untuk menemui\u00a0 Saulus.\u00a0\u00a0 Mula-mula Ananias merasa \u00a0ragu-ragu untuk pergi.\u00a0\u00a0 Ananias \u00a0tahu bahwa Saulus sedang berusaha menangkap dan menganiaya pengikut Kristus.\u00a0 Tetapi Allah meyakinkan Ananias dengan \u00a0bersabda kepadanya:<strong><em> \u201c<u>Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku\u201d<\/u>. <\/em><\/strong>\u00a0Kemudian Ananias pergi menemui Saulus dan menumpangkan tangan atas Saulus, sehingga Saulus dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.\u00a0 Sejak itu Saulus menjadi Rasul Paulus yang sangat luar biasa dipakai Tuhan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nYang patut dan dapat \u00a0kita terapkan dari renungan ini ialah,\u00a0 mari kita rela bangkit untuk dipakai Tuhan seperti Saulus dan Ananias.\u00a0 Jangan ragu-ragu, tapi mari segera menemui orang-orang\u00a0 yang kita rindukan untuk mengenal\u00a0 Yesus.\u00a0 Mari bercerita\/ memberitakan \u00a0tentang Yesus,\u00a0 senantiasa mendoakan dan\u00a0 sabar membimbing\u00a0 mereka agar percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. \u00a0Tuhan memberkati kita.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(JET12092020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Ketegasan Bawaslu dalam memantau dan memberi sanksi calon calon kepala daerah yang tetap melakukan konvoi, dan melanggar protokol kesehatan;<\/li>\n<li>Kinerja BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dapat terus ditingkatkan dalam merespon berbagai kebijakan terkait penanganan covid-19;<\/li>\n<li>Anggota jemaat yang mengambil keputusan boleh bertumbuh dalam pengenalan dan kasih kepada Tuhan &amp; sesama (Jul Andri Sibarani, Ervina Hutagalung, Erwin Oscar Sitompul).<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tetapi firman Tuhan kepadanya: &#8220;Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.&#8221; (Kisah Para Rasul 9: 15,16) Renungan kita hari ini berbicara tentang seorang yang sangat luar biasa diubah&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3128,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3108"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3129,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3108\/revisions\/3129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}