{"id":3077,"date":"2020-09-07T02:31:13","date_gmt":"2020-09-06T19:31:13","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3077"},"modified":"2020-09-06T20:37:39","modified_gmt":"2020-09-06T13:37:39","slug":"srhi-7-sep-20-bangun-dan-bangkitnya-anak-bungsu-yang-nakal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/09\/07\/srhi-7-sep-20-bangun-dan-bangkitnya-anak-bungsu-yang-nakal\/","title":{"rendered":"SRHI 7 SEP 20 &#8211; BANGUN DAN BANGKITNYA ANAK BUNGSU YANG NAKAL"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>&#8220;Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebut anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah satu orang upahan bapa.&#8221;<\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">(Luk. 15:17-19)<\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKutipan ayat tersebut di atas merupakan bagian dari cerita \u201cPerumpamaan tentang anak yang hilang\u201d yang tertulis secara lengkap dalam Lukas 15:11-32. Kita semua telah tahu salah satu cara yang dipakai Tuhan Yesus mengajarkan suatu pengajaran kepada para murid-Nya melalui perumpamaan. Dengan perumpamaan, maka pengajaran yang disampaikan diharapkan lebih mudah diterima karena disampaikan dengan menggunakan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari yang mudah dimengerti.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAnak bungsu yang nakal itu meminta bagian warisan yang menjadi haknya kepada ayahnya (Luk. 15:12). Ini merupakan awal mula kejatuhan hidup anak bungsu tersebut yang dininabobokkan oleh gelimang harta ayahnya. Dengan harta warisan itu ia pergi ke negeri yang jauh untuk berfoya-foya. (Luk. 15:13). Akhirnya setelah hartanya habis, maka dirinya menjadi miskin dan hidup dengan bekerja kepada seorang majikan dengan menjaga kawanan babi di ladang. Untuk mengisi perutnya terkadang ia harus makan makanan babi yang dijaganya. (Luk. 15:15-16). Di saat seperti inilah, ia menghadapi tekanan hidup yang amat sangat, sementara orangtuanya memiliki orang upahan yang banyak yang tidak kekurangan sedikit pun soal makanannya. <strong>Gelimang harta dan tekanan hidup menjadikan tertidur rohaninya<\/strong>. Bersyukur tidak berlama-lama dalam kondisi demikian, ia menyadarinya lalu <strong>bangun dari keterpurukkannya<\/strong>, ia menyadari apa yang dilakukannya selama ini salah dan tidak berkenan di hadapan Tuhan. Ia tidak hanya bangun lalu berdiam diri menyesali apa yang telah dia lakukan sepanjang hidupnya<strong>. Ia segera bangkit, ia menemukan satu kepastian apa yang harus dilakukannya, ia harus kembali kepada orangtuanya sekalipun akan diperlakukan sebagai orang upahan, ia siap sebagai bukti kebangkitannya.<\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nApa yang terjadi pada anak bungsu yang nakal itu, merupakan serentetan perjalanan hidup yang dapat terjadi pada siapapun juga pada masa sekarang ini. Kenakalan masa muda, ketiduran rohani atau keterpurukan hidup akibat kenakalan tersebut, kemudian timbul kesadaan akan kesalahan sikap dan perilaku hidupnya (bangun) akhirnya menemukan kepastian hidup apa yang harus dilakukan untuk hidup selanjutnya (bangkit). Kiranya renungan ini menolong kita untuk mewaspadai hidup kita agar tidak mudah \u201ctertidur\u201d karena gelimang harta maupun tekanan hidup yang dialaminya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(RI07092020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional dapat tercapai. Para menteri kabinet, khususnya Menkes, Mendikbud, Menteri BUMN, Menkeu, Mendagri dapat terus bersinergi dalam membuat kebijakan;<\/li>\n<li>Upaya Satgas Covid menambah 2 tower Wisma Atlet untuk isolasi mandiri dapat mendorong peningkatan angka kesembuhan pasien;<\/li>\n<li>Jemaat &#038; anggota keluarga yang bekerja sebagai tenaga kesehatan ada dalam kondisi sehat.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebut anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah satu orang upahan bapa.&#8221; (Luk. 15:17-19)&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3077"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3086,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3077\/revisions\/3086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}