{"id":3056,"date":"2020-09-02T02:59:11","date_gmt":"2020-09-01T19:59:11","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3056"},"modified":"2020-09-01T17:08:39","modified_gmt":"2020-09-01T10:08:39","slug":"srhi-2-sep-20-bukan-hanya-berbicara-tentang-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/09\/02\/srhi-2-sep-20-bukan-hanya-berbicara-tentang-tuhan\/","title":{"rendered":"SRHI 2 SEP 20 &#8211; BUKAN HANYA BERBICARA TENTANG TUHAN"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>&#8220;Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!.&#8221;<\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">(Mat. 7: 22-23)<\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMasih dalam suasana sukacita memperingati 57 tahun Gereja Baptis Indonsia Keboyoran (1 September 1963 \u2013 1 September 2020), mari kita arahkan konsentrasi SRHI Rabu tanggal 2 September 2020 dengan merenungkan apa yan dimaksud Tuhan dalam nats tersebut di atas. Dalam pernyataan tersebut, Tuhan Yesus menyampaikan pengajaran tegas dan mendasar. Tegas dalam arti Dia menyampaikan pengajaran itu dengan lugas dan langsung mengenai sasaran hati yang terdalam. Mendasar dalam arti bahwa pengajaran yang diberikan-Nya merupakan \u201cdoktrin\u201d yang pertama-tama harus diketahui oleh setiap orang percaya untuk mendapatkan kasih karunia yangistimewa dari Sang Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBetapa tragis di hari penghakiman terakhir, orang-orang yang merasa melakukan hal-hal yang diajarkan Tuhan dengan sikap dan perilakunya berseru kepada \u2013Nya, bernubuat dalam nama-Nya, mengusir setan dalam nama-Nya dan mengadakan mujizat dalam nama-Nya, tetapi di hari terakhir\/Penghakiman terakhir diusir dari hadapan Kristus. Mengapa hal itu \u00a0dilakukan Tuhan Yesus? Jawaban yang pasti hanya Tuhan Yesus yang tahu, oleh karena Dia adalah Allah yang Mahatahu. Kemahatahuan Sang Kristus itu membuat Dia tahu apa yang ada dalam hati di balik apa yang dilakukan orang. <strong>Dia tahu apa yang menjadi motivasi orang dalam sikap dan perilakunya. <\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPernyataan ini merupakan salah satu kesimpulan dari \u201cKhotbah Tuhan Yesus di Bukit\u201d. Orang-orang yang mengaku beragama saja, tidak akan membawa keselamatan. Tidaklah cukup sekedar \u00a0berseru Tuhan, Tuhan atau bernubuat, mengusir setan dan mengadakan banyak mujizat dalam-Nya dapat membawa ke sorga. <strong>Semua tergantung kepada apa yang mendasari di balik orang melakukan semua itu.<\/strong> Bisa saja orang melakukan semua itu karena mencari ketenaran diri dengan memanfaatkan kebesaran nama Kristus. Orang bisa terjebak dalam kemampuan-kemampuan supra natural yang dimilikinya, sehingga menggeser pemahaman keselamatan yang diperolehnya yakni anugerah Tuhan satu-satunya alasan manusia menyelamatkan. Berseru \u201cTuhan, Tuhan\u201d Iblis pun melakukannya, \u201cmembuat banyak mujizat\u201d dukun bisa melakukannya, \u201cmengusir setan\u201d setan lainpun dapat melakukannya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada saat-saat istimewa di sekitar ulang tahun gereja kita sekarang ini, marilah kita lebih banyak melihat ke dalam sanubari, mawas diri, menyadari sepenuhnya bahwa keselamatan yang kita peroleh hanya karena anugerah-Nya, bukan karena apa yang kita lakukan dalam perjalanan iman kita. Mari kita melakukan perwujudan iman kita dengan dasar dan motivasi yang benar seperti Tuhan Yesus melakukan pelayanan-Nya dengan dasar yang benar, sehingga kita tidak seperti gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing yang bagi Allah hal itu tidak ada pengaruhnya. Pastikan saat Penghakiman Terakhir Tuhan Yesus mengenal kita dan menempatkan kita di tempat sesuai janji-Nya.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(RI02092020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Indonesia dimampukan terluput dari resesi ekonomi akibat pandemi. Doakan kebijakan Pemerintah dapat direalisasikan dengan baik;<\/li>\n<li>Angka kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian dapat menurun. Keluarga anak-anak Tuhan dapat tetap harmonis dan saling menguatkan;<\/li>\n<li>Masing-masing jemaat boleh diingatkan Tuhan secara pribadi akan kehidupan rohaninya, mengerjakan panggilan hidupnya dengan setia, serta melayani Tuhan melalui bidang keahlian masing-masing.<\/li>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!.&#8221; (Mat. 7: 22-23) &nbsp; Masih&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2410,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3056"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3062,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056\/revisions\/3062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}