{"id":2833,"date":"2020-07-24T03:00:17","date_gmt":"2020-07-23T20:00:17","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=2833"},"modified":"2020-07-24T00:15:58","modified_gmt":"2020-07-23T17:15:58","slug":"srhi-24-jul-20-titus-cs-team-kerja-yang-dapat-diandalkan-2-korintus-816-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/07\/24\/srhi-24-jul-20-titus-cs-team-kerja-yang-dapat-diandalkan-2-korintus-816-24\/","title":{"rendered":"SRHI 24 Jul 20 &#8211; TITUS CS, TEAM KERJA YANG DAPAT DIANDALKAN (2 Korintus 8:16-24)"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>\u201cTitus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus. Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu\u201d <\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">2 Korintus 6:23-24)<\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSurat 2Korintus 8:16-24 yang menjadi dasar renungan kita hari ini merupakan surat rekomendasi atau surat jalan untuk Titus beserta 2 orang temannya yang diutus untuk mengumpulkan persembahan dari gereja Korintus.\u00a0 Sebagaimana kita ketahui Rasul Paulus ingin mengumpulkan persembahan dari gereja gereja yang telah dirintisnya untuk menolong orang Kristen di Yerusalam yang sedang mengalami kesulitan. \u00a0Gereja di Korintus telah menyanggupi untuk ikut serta dalam usaha pengumpulan persembahan itu.\u00a0 Karena itu Paulus memilih Titus dan dua orang lagi pergi ke Korintus untuk mengumpulkan persembahan itu. Tugas untuk mengumpulkan uang adalah tugas yang sangat berat karena menuntut kejujuran dan tanggung jawab atas kepercayaan yang diberi kepada mereka.\u00a0 Kita tahu bahwa transportasi pada waktu tidak semudah saat ini. \u00a0Jarak perjalanan yang akan ditempuh oleh ketiga orang itu cukup jauh.\u00a0 Apalagi tugas yang mereka emban adalah mengumpulkan uang dari orang orang yang belum mereka kenal.\u00a0 Pastilah merupakan tugas yang berat.\u00a0 Syukurlah\u00a0 Titus bersama dua temannya rela menerima tanggung jawab itu.\u00a0 Mari melihat beberapa hal penting dari ketiga orang ini.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam 2 Korintus 8:16-24 ini kita menemukan beberapa sifat yang patut kita perhatikan kalau kita mau menjadi pelayan yang handal bagi kemuliaan Tuhan.\n<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Merasa terpanggil untuk melaksanakan tugas yang akan dipercayakan kepadanya. Hal ini sangat penting bagi setiap orang yang mau melayani Tuhan.\u00a0 Mereka harus merasa terpanggil dan terbeban untuk tugas tersebut. \u00a0Mesti <strong>ada kesungguhan hati<\/strong> untuk melakukan tugas itu (ayat 16).<\/li>\n<li>Tidak merasa malu melakukan tugas yang diberikan kepadanya. <strong>Dengan sukarela melakukan tugas<\/strong> yang dipercayakan kepadanya (ayat 17).<\/li>\n<li>Mempunyai <strong>reputasi yang baik<\/strong> dalam jemaat. Telah membuktikan diri <strong>dapat dipercaya<\/strong> dan mampu melakukan tugas yang diberikan kepadanya (ayat 18).<\/li>\n<li><strong>Gereja-lah<\/strong> yang memilih dan memberikan tugas kepadanya. Jadi bukan ditunjuk oleh satu dua orang tetapi merupakan keputusan jemaat (ayat 19).\u00a0 Dalam ayat ini Paulus berkata bahwa jemaatlah yang memilih mereka.<\/li>\n<li>Direkomendasikan oleh orang yang mengenal dia dengan baik.\u00a0 Dalam kasus ini <strong>Paulus<\/strong> merekomendasikan orang yang akan ditugasi itu kepada gereja.\u00a0 Contoh ini sangat menarik.\u00a0 Rasul Paulus sebagai seorang pemimpin rohani, sangat berhati hati dalam hal keuangan agar tidak menjadi batu sandungan terhadap pelayanannya (ayat 20).<\/li>\n<li>Orang yang telah <strong>terbukti mampu, rela dan siap bekerja bersama<\/strong> dengan orang lain (ayat 22). Gereja merupakan satu persekutuan orang dari berbagai macam latar belakang.\u00a0 Karena itu diperlukan orang yang bisa bekerjasama dengan orang lain.<\/li>\n<li>Satu hal lagi yang sangat penting ialah mereka <strong>melayani untuk kemuliaan Tuhan<\/strong>. Bukan supaya dipuji orang, tetapi agar nama Tuhan dimuliakan. \u00a0Rasul Paulus mengakhiri rekomendasinya dengan menyebut mereka sebagai teman sekerjanya untuk kemuliaan Kristus (ayat 23).<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSelain itu Rasul Paulus mengharapkan ada kerja sama dari jemaat di Korintus untuk membantu ketiga utusan itu dalam melaksanakan tugas mereka.\u00a0 Hal ini merupakan kunci yang sangat penting dalam melayani Tuhan.\u00a0 Kita perlu bekerja sama dengan setiap orang yang dipilih oleh gereja dalam melaksanakan tugas tugas mereka di gereja.\u00a0 Ingatlah bahwa kita merupakan satu tubuh, dan Tuhan telah menganugrahkan kita karunia supaya kita mau dan mampu melayani Tuhan dan juga siap serta rela melakukannya.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(JET.240720)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk para pendidik yg harus menyesuaikan kurikulum dengan pembelajaran online;<\/li>\n<li>Berdoa untuk siswa\/i yang masih menjalankan HL kiranya bisa lebih mandiri dan bisa menjadikan rumah sebagai pembelajaran;<\/li>\n<li>Berdoa untuk setiap jaringan Internet dan alat digital yang menunjang belajar mengajar dirumah dapat berjalan dengan lancar.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTitus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus. Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu\u201d 2 Korintus 6:23-24) &nbsp; Surat 2Korintus 8:16-24 yang menjadi dasar renungan kita hari ini merupakan surat rekomendasi&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-2833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2833"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2838,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2833\/revisions\/2838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}