{"id":1819,"date":"2019-10-22T16:10:19","date_gmt":"2019-10-22T09:10:19","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1819"},"modified":"2019-10-22T16:10:19","modified_gmt":"2019-10-22T09:10:19","slug":"renungan-buletin-minggu-kedua-okt19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2019\/10\/22\/renungan-buletin-minggu-kedua-okt19\/","title":{"rendered":"RENUNGAN BULETIN MINGGU KEDUA OKT\u201919"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: left;\"><strong>TANTANGAN SAAT BERSAKSI<br \/>\n<\/strong><\/h1>\n<h1 style=\"text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=kis%2017:10-15\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>(Kis. 17. 10-15)<br \/>\n<\/strong><\/a><\/h1>\n<p><\/br><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam segala sesuatu apa yang terjadi di dunia ini, selalu ada orang\/kelompok orang  yang setuju dan ada orang\/kelompok orang yang tidak setuju. Orang\/kelompok orang yang setuju akan mendukung, sedangkan orang\/kelompok orang yang tidak setuju akan menolak, sehingga pro dan kontra ini akan selalu ada selama masih ada sesuatu yang terjadi di dunia ini. Contohnya kalau ada seorang pengamen datang mengamen di rumah-rumah, akan ada yang pro dengan memberi sejumlah uang kepada pengamen tersebut, dengan berbagai alasan, tetapi juga pasti ada orang yang kontra dengan tidak memberi atau malahan mengusirnya dengan berbagai alasan yang dikemukakannya. <\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengabaran Injil atau lebih luwesnya kita katakan sebagai memberitakan Kabar Baik, tidaklah lepas dari pro dan kontra, sehingga akan selalu ada orang\/kelompok orang yang menolak dan ada orang\/kelompok orang yang menerima aktivitas itu. Misalnya di Filipi, ada orang\/kelompok orang yang menerimanya (Kis. 16:14, 30-33), tetapi ada juga orang\/kelompok orang yang menolaknya, memfitnahnya,  bahkan memperkusinya (Kis. 16:19-24). Demikian juga pada waktu Paulus di Tesalonika \u2013 kota kedua di Makedonia yang dikunjungi Paulus -, ada orang\/kelompok orang yang menerimanya (Kis. 17:4), ada pula orang\/kelompok orang yang memusuhinya, bahkan berkehendak menghadapkan kepada siding rakyat (Kis. 17:5). Pada saat di Berea, terhadap pengabaran Injil yang dilakukan Paulus, ada banyak orang yang menerimanya, \u201cOrang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. Banyak di antara mereka yang menjadi percaya; juga tidak sedikit di antara perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani.\u201d (Kis. 17:11-12). Tantangan yang dihadapi Paulus dan kawan-kawan di Berea tidaklah kalah hebatnya, yakni ada orang Yahudi dari Tesaloika menghasut orang Yahudi di Berea untuk memusuhinya dan menghancurkan reputasi kebaikan Paulus , \u201cTetapi ketika orang-orang Yahudi dari Tesalonika tahu, bahwa juga di Beea telah diberitakan firman Allah oleh Paulus, datang jugalah mereka ke sana menghasut dan menggelisahkan hati orang banyak.\u201d (Kis. 17:13).   <\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tantangan demi tantangan di alami Paulus dan semua anak Tuhan yang taat melaksanakan perintah-Nya dalam memberitakan Kabar Baik kepada orang-orang yang belum mendengarnya. Menghadapi hal tersebut Paulus tidak menyurutkan langkah kakinya, tetapi semakin tegas mengatakan dalam nasehatnya kepada Timotius, \u201cBeritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, \u2026..\u201d (2 Tim. 4:2). Dalam hal ini Paulus selalu ingat apa yang pernah diajarkan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya tentang bagaimana sebaiknya dalam memberitakan Kabar Baik di saat menghadapi tantangan demi tantangan. Dalam Matius 10:16 Tuhan Yesus mengajarkan, \u201c Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba di tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus sepeti merpati.\u201d  <\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tantangan demi tantangan menghadang di depan kita di saat kita bersemangat memberitakan Kabar Baik, bahkan tantangan itu semakin berat dirasakan seiring dengan gencarnya semangat menjangkau orang bagi Kristus, tetapi harus selalu diingat, setiap tantangan pasti ada jalan keluar, dan tantangan itu pasti dibarengi dengan adanya orang-orang yang menjadi percaya karena kuasa Tuhan. Tantangan itu adalah bagian dari provokasi Iblis untuk melemahkan tekad dan semangat kita, sehingga kita menjadi kuatir. \u201cSerahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.\u201d (1 Petrus 5:7). Tuhan Yesus memberkati, Amin.   <\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANTANGAN SAAT BERSAKSI (Kis. 17. 10-15) Dalam segala sesuatu apa yang terjadi di dunia ini, selalu ada orang\/kelompok orang yang setuju dan ada orang\/kelompok orang yang tidak setuju. Orang\/kelompok orang yang setuju akan mendukung, sedangkan orang\/kelompok orang yang tidak setuju akan menolak, sehingga pro dan kontra ini akan selalu ada selama masih ada sesuatu yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1822,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1819","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1819"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1821,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819\/revisions\/1821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1819"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1819"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1819"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}