{"id":1202,"date":"2017-03-28T07:18:05","date_gmt":"2017-03-28T00:18:05","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1202"},"modified":"2017-03-28T07:18:05","modified_gmt":"2017-03-28T00:18:05","slug":"renungan-harian-allah-kita-yang-setia-memberi-penguatan-bagi-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2017\/03\/28\/renungan-harian-allah-kita-yang-setia-memberi-penguatan-bagi-kita\/","title":{"rendered":"Renungan Harian &#8211; Allah Kita Yang Setia Memberi Penguatan Bagi Kita"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Bacaan Alkitab : Yosua 13 \u2013 15<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>(Kurun waktu : diperkirakan 1.406\u00a0 \u2013 1.370 S.M.)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Catatan : Isi dari teks Alkitab selama tiga hari ke depan mencangkup pembagian tanah Israel secara detail \u00a0pada tahun sekitar 1400 S.M. Meskipun batasan-batasan wilayah kedua belas suku Israel tersebut penting bagi mereka, tetapi banyak batasan-batasan kota tersebut yang sudah tidak diketahui namanya lagi saat ini. Oleh karenanya lebih mudah bagi kita jika kita dapat melihat pembagian tanah-tanah tersebut melalui peta Alkitab. Anda akan melihat banyak referensi yang terkait dengan peta Alkitab di dalam Renungan Harian ini<\/strong><\/p>\n<p><\/BR><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u201cAllah Kita Yang Setia Memberi Penguatan Bagi Kita\u201d<\/strong><\/p>\n<p><\/BR><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>download versi word file :\u00a0 <a href=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Renungan-Harian-Tgl-28-Maret-2017.docx\">Renungan Harian Tgl 28 Maret 2017<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p>Di dalam buku karangan C.S. Lewis yang berjudul \u201cThe Lion, the Witch and the Wardrobe (Singa, Penyihir dan Lemari Pakaian \u2013 yang membawa anak-anak ke lorong waktu)\u201d, karakter utama cerita dongeng anak-anak ini adalah Aslan, Singa yang Hebat. Karakter ini mencerminkan Kristus.\u00a0 Dalam cerita ini, Aslan digambarkan sebagai sosok yang lemah lembut dan bijak, tetapi juga sangat berkuasa dan bahkan sangat berbahaya.\u00a0 Aslan menyerahkan nyawanya bagi salah satu anak-anak Adam dan Hawa, dan kemudian secara ajaib hidup kembali untuk memerangi kekuatan jahat si penyihir, yang melambangkan kekuatan Setan, dan akhirnya berhasil mengalahkannya. Bagaimana kita tahu bahwa seseorang layak dipercaya?\u00a0 Kita tahu bahwa seseorang bersifat setia ketika tindakannya konsisten dengan perkataannya.\u00a0 Jika orang tersebut berjanji kepada orang lain, maka ia akan menepatinya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Allah Menepati FirmanNya<\/strong><\/p>\n<p>Didalam Renungan Harian dan Pembacaan Alkitab Secara Kronologis, kita telah memasuki pembacaan kitab Yosua. Waktu penulisan sekitar tahun 1.400 S.M.; 600 tahun telah berlalu sejak Allah membuat janji kepada Abraham bahwa Ia akan membeirkan tanah Kanaan sebagai warisan bagi keturunan Abraham Kejadian 17 : 8). Pada waktu itu Allah terlebih dahulu memberkati seluruh keturunan Abraham, dan ada banyak bangsa yang lahir dari keturunan Abraham. \u00a0Salah satu\u00a0 bangsa yang terpilih lahir dari anak Abraham yang bernama Ishak dan cucu nya, Yakub. Dari satu keluarga kemudian timbullah suatu bangsa yang besar.\u00a0 Oleh karena merasa takut dan untuk mempertahankan diri dari kemungkinan serangan Israel karena pertumbuhan penduduk Israel yang sangat cepat, maka kemudian orang Mesir memperbudak ummat Israel selama 400 tahun sehingga mereka merasa tidak akan ditaklukan oleh Israel.\u00a0 Melalui sepuluh malapetaka yang ajaib, kemudian Allah menunjukkan diriNya sebagai Allah Yang Maha Perkasa.\u00a0 Melalui malapetaka yang terakhir, yaitu tulah kematian seluruh anak laki-laki sulung, akhirnya Allah membebaskan ummatNya dari belenggu perbudakan.\u00a0 Lalu Allah memelihara hidup mereka dan melindungi mereka di tengah padang gurun, di mana jumlah mereka telah bertambah sangat banyak sampai melebihi 2 juta orang.\u00a0 Ia\u00a0 membimbing mereka hingga sampai ke pinggir bagian selatan tanah Kanaan , tetapi kemudian mereka takut untuk masuk ke tanah Kanaan tersebut oleh karena penduduknya yang seperti raksasa.\u00a0 Oleh karena ketidakpercayaan mereka kepada kuasa Allah yang Maha Perkasa untuk menolong mereka mengalahkan para musuh, maka Allah memberikan penghukuman dan kebanyakan dari mereka mati di padang gurun.\u00a0 Tetapi Allah adalah Allah yang penuh belas kasihan, penuh kasih setia dan murah hati, dan Ia mengijinkan anak-anak mereka yang berumur dua puluh tahun ke bawah untuk memasuki Tanah Perjanjian.\u00a0 Empat puluh tahun kemudian Allah memimpin mereka masuk ke tanah Kanaan tersebut, melakukan keajaiban dengan membawa mereka menyeberangi sungai Yordan di atas tanah yang kering, dan menolong mereka untuk meraih kemenangan gilang gemilang atas tiga puluh satu kerajaan.\u00a0 Melalui suatu keajaiban yang besar, Ia bahkan memperpanjang hari dengan menambah satu hari lagi untuk waktu pertempuran, sehingga pasukan Israel dibawah pimpinan Yosua memiliki waktu yang diperlukan untuk mengejar dan mengalahkan musuh.\u00a0 Akhirnya Allah memberikan saat istirahat setelah mereka melakukan perang (Yosua 11 : 23b). Kita dapat termotivasi untuk sungguh-sungguh percaya kepada Allah, dengan memperhatikan dan mengingat kembali hal-hal yang telah dilakukan Allah bagi kita, dan kemudian melakukan tindakan iman.\u00a0 Apakah Anda telah sungguh-sungguh mengenal Allah secara pribadi?\u00a0 Apakah Anda telah datang kepadaNya untuk memohon pengampunan, kedamaian dan kehidupan rohani yang baru?\u00a0 Allahnya orang Israel dapat juga menjadi Allah kita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagian besar tanah Kanaan telah ditaklukkan, tetapi masih perlu dilakukan pertempuran kecil untuk menguasai seluruh tanah Kanaan. Kini suku-suku Israel masing-masing dapat melakukan kegiatan pembebasan dan pembersihan untuk menyiapkan lahan yang menjadi hak warisan mereka. Iman dan tanggung jawab setiap suku menjadi hal yang utama. Allah akan menolong kita untuk memerangi pertempuran-pertempuran pribadi kita, jika kita mau menaruh iman kita kedalam tindakan-tindakan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Allah memegang janjiNya. Renungan harian hari ini menunjukkan perbatasan daerah yang menjadi warisan bagi 2 \u00bd suku Israel di sebelah timur Sungai Yordan dan perbatasan Yehuda. Seperti yang dapat dilihat di peta di Alkitab tentang Pembagian Tanah Kanaan (Anda dapat melihatnya juga di bagian paling belakang di Alkitab Anda) suku Ruben mendapat bagian di paling selatan, dengan batas-batas wilayahnya berakhir di tepi Sungai Arnon, yang merupakan anak sungai dari Laut Mati (Laut Asin), dan perbatasan sebelah baratnya adalah Laut Mati dan Sungai Yordan, sedangkan sebelah utaranya dibatasi oleh Sungai Yabok, yang merupakan anak Sungai Yordan. Suku Gad yang jumlahnya sedikit, diapit oleh suku Ruben dan Manasye, dengan batas barat Sungai Yordan, di dalam wilalyah Yaezer (Gilead), dan \u00a0setengah dari wilayah bangsa Amon dekat kota Raba.\u00a0 Ini merupakan daerah yang indah dengan tanah padang rumput yang subur.\u00a0 Di wilayah utara, setengah suku Manasye menempati batas selatan dari Sungai Yabok, batas barat dari Sungai Yordan, dan batas utara dair Sungai Yarmuk, yang merupakan anak Sungai Yordan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yehuda adalah suku Israel yang pertama dan suku terbesar yang menerima warisan mereka di sebelah barat Sungai Yordan. Batas selatan wilayah mereka adalah tepi Laut Mati, sebelah selatan melewati tanah Edom, sebelah barat melalui Negev dan Zin (wilayah padang gurun) sampai ke Wadi (sungai) Mesir sampai ke batas barat, yaitu Laut Mediterrania.\u00a0 Dari sana, wilayah Yehuda membentang ke timur ke Betel dan ke utara sampai sejauh Gilgal dan di mulut Laut Mati sampai bertemu dengan Sungai Yordan (Anda dapat memperhatikan dari peta bahwa Yehuda gagal menguasai daerah Filistin).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui pembagian warisan suku-suku, kita dapat belajar bahwa Allah menepati janjiNya bagi orang-orang pilihanNya, tetapi mereka harus setia untuk mengklaimnya.\u00a0 Meskipun kebanyakan dari kita bukanlah orang Israel, tetapi kita yang percaya kepada Kristus termasuk kedalam orang-orang pilihan Allah.\u00a0 Surat Efesus 1 : 13 berkata, \u201cDi dalam Dia kamu juga&#8211;karena kamu telah mendengar firman kebenaran, \u00a0yaitu Injil keselamatanmu&#8211;di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, \u00a0yang dijanjikan-Nya itu.\u201d Klaim lah harta warisan Anda, kalahkan musuh si jahat itu dari hidup Anda dan hiduplah di dalam kebebasan!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Termotivasi Oleh Iman<\/strong><\/p>\n<p>Kaleb adalah contoh tokoh Israel yang terkenal yang termotivasi oleh imannya.\u00a0 Kaleb dan Yosua termasuk generasi pertama ummat Israel yang dibebaskan dari Mesir.\u00a0 Hanya merekalah yang termasuk dalam bilangan orang-orang yang berumur di atas dua puluh tahun yang diijinkan untuk memasuki Tanah Perjanjian.\u00a0 Kaleb berumur empat puluh tahun saat ia melakukan pengintaian atas tanah Kanaan, saat ummat Israel berada di perbatasan selatan tanah Kanaan di Kadesh-Barnea. Pada waktu itu, hanya Kaleb dan Yosua lah pengintai yang menyatakan iman dan kepercayaan mereka di dalam Allah, bahwa Ia akan menolong mereka untuk memenangkan pertempuran, bahkan melawan manusia-manusia raksasa di Kanaan.\u00a0 Yosua menjadi pemimpin bangsa Israel yang besar, setelah Musa wafat. Kini Kaleb hendak menguasai dan membebaskan hak warisannya atas tanah di Kanaan. Dengarkanlah kesaksian Kaleb berikut ini:<\/p>\n<p>\u201cKini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; (14:11) pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku \u00a0sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.(14:12) \u00a0Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak \u00a0dengan kota-kota yang besar dan berkubu. \u00a0Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN.&#8221; (14:13) Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya. (14:14) Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.\u201d<\/p>\n<p>Maka sejak itu Hebron menjadi milik Kaleb bin Yefune dari kaum Kenas, karena ia mengikut TUHAN, Allah Israel dengan\u00a0 sepenuh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kaleb tidak hanya memiliki keberanian, tetapi ia juga menumbuhkan keberanian dalam diri orang lain.\u00a0 Kaleb membuat pernyataan :<\/p>\n<p>\u201c(15:16) Lalu berkatalah Kaleb: &#8220;Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya.&#8221; (15:17) Dan Otniel, anak Kenas saudara Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan kepadanya Akhsa, anaknya, menjadi isterinya.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kemudian Otniel menjadi hakim Israel yang pertama (Hakim-Hakim 3 : 7-11).\u00a0 Apakah kita menginspirasi orang lain untuk memiliki keberanian\u00a0 dan melakukan tindakan iman?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><u>Untuk Direnungkan dan \u00a0Dilakukan<\/u> :<\/p>\n<ul>\n<li>Kita dapat termotivasi untuk percaya kepada Allah dengan memperhatikan dan mengingat akan hal-hal yang telah dilakukanNya bagi kita, dan kemudian mau melakukan tindakan iman ;<\/li>\n<li>Iman dan tanggung-jawab secara pribadi adalah hal yang penting. Allah dapat menolong kta untuk memerangi setiap peperangan rohani yang kita hadapi, jika kita menjalankan iman kita melalui tindakan ;<\/li>\n<li>Allah menepati janji-janjiNya ;<\/li>\n<li>Jika Anda memiliki iman,jangan simpan hal tersebut hanya untuk diri sendiri. Berikanlah motivasi bagi orang lain agar memiliki iman di dalam Allah.<\/li>\n<\/ul>\n<p><u>Pertanyaan Untuk Diskusi :<\/u><\/p>\n<ul>\n<li>Hari ini kita melihat bagaimana Allah menggenapi janjiNya untuk membawa ummat Israel keluar dari Mesir dan membawa ummatNya masuk ke Tanah Perjanjian untuk menerima bagian warisan mereka.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apakah Anda percaya bahwa janji-janji Allah bagi hidup Anda adalah benar dan ia tidak pernah lalai atau gagal menepati janjiNya? Bagikanlah pengalaman tentang ini jika Anda pernah mengalaminya.\u00a0 Apabila Anda saat ini masih berada dalam keadaan iman seperti \u2018mengembara di padang gurun\u2019, maukah Anda sungguh-sungguh minta tangan Tuhan Yesus untuk menyelamatkan Anda dan membawa masuk ke Tanah Perjanjian Kekal yang dijanjikanNya?\u00a0 Apakah Anda sungguh percaya bahwa Yesus dapat menyelamatkan dan memimpin hidup Anda? Dan maukah Anda mengikutiNya?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><u>Ayat Hafalan Hari Ini : <\/u><\/p>\n<ul>\n<li>2 Tawarikh 20 : 20c \u201cPercayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan Alkitab : Yosua 13 \u2013 15 (Kurun waktu : diperkirakan 1.406\u00a0 \u2013 1.370 S.M.) Catatan : Isi dari teks Alkitab selama tiga hari ke depan mencangkup pembagian tanah Israel secara detail \u00a0pada tahun sekitar 1400 S.M. Meskipun batasan-batasan wilayah kedua belas suku Israel tersebut penting bagi mereka, tetapi banyak batasan-batasan kota tersebut yang sudah&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1203,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1202"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1206,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202\/revisions\/1206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}