{"id":11742,"date":"2025-10-07T22:30:27","date_gmt":"2025-10-07T15:30:27","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=11742"},"modified":"2025-10-07T16:55:37","modified_gmt":"2025-10-07T09:55:37","slug":"srhi-08-oktober-2025-dekat-dengan-allah-menumbuhkan-rasa-syukur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/10\/07\/srhi-08-oktober-2025-dekat-dengan-allah-menumbuhkan-rasa-syukur\/","title":{"rendered":"SRHI 08 OKTOBER 2025 &#8211; DEKAT DENGAN ALLAH MENUMBUHKAN RASA SYUKUR"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">Kolose 3:16<br \/>\n\u201c<em>Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain, dan sambil menyanyikan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Kedekatan dengan Allah merupakan sumber sejati dari kehidupan yang penuh damai dan sukacita. Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Kolose agar perkataan Kristus tinggal di antara mereka dengan segala kekayaannya. Ini berarti bahwa kehidupan orang percaya seharusnya selalu dipenuhi oleh firman Tuhan yang hidup, bukan sekadar pengetahuan rohani yang dangkal. Firman yang tinggal dalam hati membuat seseorang semakin mengenal siapa Allah dan bagaimana Ia bekerja di balik setiap hal dalam hidup ini.<\/p>\n<p>Orang yang hidup dekat dengan Allah akan merasakan perubahan cara pandang terhadap hidup. Hal-hal yang dahulu dianggap beban kini dilihat sebagai kesempatan untuk mengalami kasih dan penyertaan Tuhan. Kedekatan dengan Allah membuat kita mampu bersyukur bahkan di tengah keadaan yang tidak ideal, karena kita percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Hati yang berakar pada firman akan tetap tenang dan penuh rasa syukur meski badai kehidupan datang silih berganti. Rasa syukur sejati bukanlah hasil dari situasi yang sempurna, tetapi buah dari hati yang mengenal Allah dengan sungguh-sungguh. Orang yang dekat dengan Tuhan tahu bahwa setiap berkat, sekecil apa pun, adalah bukti kasih karunia-Nya. Bahkan napas, kesehatan, dan kesempatan untuk melayani pun disadari sebagai pemberian yang layak disyukuri. Dalam setiap langkah, ia melihat kebaikan Tuhan dan belajar berkata, \u201cTerima kasih, Tuhan, untuk semua yang Engkau izinkan terjadi.\u201d<\/p>\n<p>Kedekatan dengan Allah juga melahirkan hubungan yang sehat dengan sesama. Paulus menulis bahwa jemaat yang dikuasai oleh perkataan Kristus akan saling mengajar dan menegur dengan hikmat. Ini berarti bahwa rasa syukur tidak berhenti di hati, tetapi mengalir keluar menjadi sikap yang membangun dan memberkati orang lain. Orang yang dekat dengan Tuhan tidak mudah mengeluh atau menuntut, tetapi memilih untuk mendorong dan menguatkan mereka yang lemah imannya. Selain itu, Paulus menekankan pentingnya menyanyikan mazmur, puji-pujian, dan nyanyian rohani sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah. Nyanyian rohani lahir dari hati yang penuh dengan kesadaran akan kebaikan Tuhan. Ketika hati dipenuhi firman dan kasih Allah, mulut tidak dapat berhenti memuji-Nya. Pujian dan syukur menjadi gaya hidup yang memuliakan Allah, bukan hanya di gereja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Bapak\/Ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, renungan hari ini mengingatkan kita bahwa kedekatan dengan Allah adalah kunci untuk hidup penuh syukur. Saat firman Kristus tinggal di dalam hati, kita akan menemukan alasan untuk bersyukur dalam segala keadaan. Hidup yang dekat dengan Allah bukan hanya membuat kita kuat menghadapi tantangan, tetapi juga menumbuhkan hati yang senantiasa memuji dan memuliakan-Nya. Mari setiap hari kita memperdalam persekutuan dengan Tuhan, agar dari hidup kita mengalir rasa syukur yang tulus dan berkenan kepada-Nya.<\/p>\n<p><em><strong>Amin. Tuhan Yesus memberkati.<\/strong><\/em><\/p>\n<p><strong><em>(RKM08102025)\u00a0<\/em><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa SRHI GBIK<\/strong><br \/>\n<strong>Rabu, 8 Oktober 2025<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Berdoa untuk Ibadah Doa Rabu hari ini, Tuhan memberkati para petugas yang melayani, kiranya talenta yang Tuhan beri kepada mereka dapat terus dipakai untuk memuliakan nama Tuhan. Doakan cuaca yang baik dan banyak jemaat yang hadir;<\/li>\n<li>Berdoa bagi pergumulan jemaat GBIK, baik yang sedang bergumul dalam mencari pekerjaan, pasangan hidup, keturunan dan pergumulan lainnya, kiranya Tuhan siapkan semua yang baik tepat pada waktunya seturut kehendak Tuhan;<\/li>\n<li>Berdoa bagi ketersediaan bahan pokok terutama beras yang saat ini mulai terbatas dan mengalami kenaikan harga, kiranya Pemerintah melalui program-program yang ada terus berusaha memenuhi kebutuhan pangan bagi kesejahteraan rakyat.<\/li>\n<\/ol>\n<p><em><strong>Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara<\/strong><\/em><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan sumber mata pencaharian Jemaat supaya Tuhan memberkati setiap pekerjaan atau usaha yang dilakukan Jemaat BPW Pengharapan Birinoa;<\/li>\n<li>Doakan penjangkauan dan penginjilan di BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara.<\/li>\n<li>Berdoa untuk Pdm. Defretes Patty supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolose 3:16 \u201cHendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain, dan sambil menyanyikan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.\u201d Kedekatan dengan Allah merupakan sumber sejati dari kehidupan yang penuh damai dan sukacita. Rasul&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":10384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20,38],"tags":[],"class_list":["post-11742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11743,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11742\/revisions\/11743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}