{"id":11513,"date":"2025-08-14T22:30:11","date_gmt":"2025-08-14T15:30:11","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=11513"},"modified":"2025-08-14T19:35:48","modified_gmt":"2025-08-14T12:35:48","slug":"srhi-15-agustus-2025-berapa-kalikah-saya-harus-mengampuni-orang-yang-bersalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/08\/14\/srhi-15-agustus-2025-berapa-kalikah-saya-harus-mengampuni-orang-yang-bersalah\/","title":{"rendered":"SRHI 15 Agustus 2025 &#8211; Berapa Kalikah Saya Harus Mengampuni Orang Yang Bersalah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>BERAPA KALIKAH SAYA HARUS MENGAMPUNI ORANG YANG BERSALAH<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>\n<strong>\u201cJawab Yesus kepadanya: \u201cKasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hokum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia sepeti dirimu sendiri\u201d<\/strong> (Matius 22:37-39)<\/p><\/blockquote>\n<p>Berapa kalikah kita harus mengampuni orang yang berbuat salah kepada kita? Pertanyaan itu mungkin pernah Anda tanyakan kepada seorang Pendeta atau kepada Diakon atau guru Sekolah Minggu Anda. Pertanyaan itu pernah juga ditanyakan kepada Tuhan Yesus oleh murid-murid-Nya. Dan pertanyaan itu timbul karena kita sering bertemu dengan orang yang berkali-kali berbuat salah kepada kita walaupun telah berkali-kali juga dimaafkan dan diampuni.<\/p>\n<p>Tidak ada orang yang suka berselisih dengan teman atau orang terkasih. Walaupun kadang-kadang kita bertemu juga dengan orang yang seperti itu. Namun syukurlah, karunia pengampunan selalu tersedia bagi kita. Dan itu adalah karunia yang harus kita pelajari untuk memberi dan menerima berulang kali dalam perjalanan pengudusan yang panjang.<\/p>\n<p>Dalam Matius 18:21-22, Petrus bertanya kepada Yesus berapa kali ia harus mengampuni kesalahan saudaranya, dan perkiraan murid itu sangat kurang: Hingga tujuh kali, sarannya. Jawaban Yesus mengejutkan karena berlebihan: Ia memberi tahu Petrus bahwa ia harus mengampuni &#8220;sampai tujuh puluh kali tujuh kali&#8221; . Yang Tuhan maksudkan adalah bahwa pengampunan tidak memiliki batas. Dalam kehidupan Kristen, tujuan kita adalah menjadi seperti Kristus dalam segala hal, dan sikap kita dalam melepaskan orang lain dari kesalahan mereka pun tidak terkecuali.<\/p>\n<p>Yesus berkata bahwa perintah terbesar adalah &#8220;mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu,&#8221; tetapi kita juga dipanggil untuk mengasihi sesama seperti diri kita sendiri (Matius 22:36-40). Pengampunan adalah salah satu cara paling ampuh untuk menunjukkan kasih tersebut.<\/p>\n<p>Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Mari renungkan apakah mudah bagi Anda untuk mengampuni orang lain, atau justru merupakan tantangan? Apakah Anda merasa sulit untuk mohon ampun atau memberi pengampunan. Kalau Anda sangat sulit memberi ampun coba renungkan apa yang telah Tuhan Yesus lakukan untuk memberi anda pengampunan-Nya.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus, walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Ia rela mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Melalui pengorbananNya yang luar biasa kita memperoleh pengampunan. Seberapa besar pun dosa dan kesalahan kita, asal kita sungguh-sungguh bertobat minta ampun, Ia mau mengampuni.<\/p>\n<p>Jadi Saudaraku yang dikasihi Tuhan, Berikanlah pengampunan sebesar-besarnya sama seperti Tuhan Yesus juga telah memberikan pengampunan yang sangat besar untuk Anda.<\/p>\n<p><em><strong>(JET15082025)<\/strong><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa SRHI GBIK<\/strong><br \/>\n<strong>Jumat , 15 Agustus 2025<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Doakan jemaat atau keluarga jemaat yang mengalami ketidaksempurnaan fisik supaya Tuhan berikan kesehatan dan perkembangan yang baik setiap harinya, dan keluarga diberikan hati yang penuh kasih, kesabaran dan kekuatan dalam mendampingi mereka;<\/li>\n<li>Berdoa bagi Panitia Upacara Gereja agar tetap terjalin kerjasama yang baik dan solid sehingga dalam melaksanakan setiap kegiatan Gereja dapat berjalan dengan lancar;<\/li>\n<li>Berdoa untuk Kepala Daerah di seluruh Indonesia supaya dalam mengambil kebijakan tetap mengutamakan kesejahteraan rakyat.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa untuk Cabang Purwonegoro, Jawa Tengah<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Berdoa untuk anak-anak jemaat yang masih sekolah, Tuhan memberkati dengan hikmat dan kecerdasan serta orang tua mereka diberkati sehingga dapat mencukupi biaya pendidikan yang dibutuhkan;<\/li>\n<li>Mengucap syukur atas ibadah dan kegiatan gereja (Sekolah Minggu, KMBI, Persekutuan Lansia, KPW) yang telah berjalan dengan baik. Doakan agar Tuhan tambahkan jiwa-jiwa baru yang rindu untuk bersekutu bersama;<\/li>\n<li>Berdoa untuk pelayanan Pdm. Eko Mugi Kristianto supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat Cabang Purwonegoro.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAPA KALIKAH SAYA HARUS MENGAMPUNI ORANG YANG BERSALAH \u201cJawab Yesus kepadanya: \u201cKasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hokum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia sepeti dirimu sendiri\u201d (Matius 22:37-39) Berapa kalikah kita harus mengampuni&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":11148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20,38],"tags":[45,47,41],"class_list":["post-11513","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini","tag-srhi-renunganrohanikristen","tag-srhirenungankristen","tag-srhigbik-renunganrohanikristen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11513"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11514,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11513\/revisions\/11514"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}