{"id":11511,"date":"2025-08-13T23:16:46","date_gmt":"2025-08-13T16:16:46","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=11511"},"modified":"2025-08-13T23:16:46","modified_gmt":"2025-08-13T16:16:46","slug":"srhi-14-agustus-2025-mendatangkan-berkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/08\/13\/srhi-14-agustus-2025-mendatangkan-berkat\/","title":{"rendered":"SRHI 14 AGUSTUS 2025 &#8211; MENDATANGKAN BERKAT"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>&#8220;Berkat ada diatas kepala orang benar&#8221;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Amsal 10:6a<\/strong><\/p>\n<p>Ada begitu banyak kisah didalam Alkitab yang menceritakan tentang keadaan sulit yang berakhir dengan sukacita. Dan tentu saja ketika kita membacanya maka kita sangat ingin mengalami hal yang sama, terkhusus dibagian sukacitanya. Oleh karena itulah maka kita perlu melihat dengan cermat <strong>\u2018mengapa akhirnya kisah \u2013 kisah sulit berakhir dengan sukacita\u2019<\/strong>, apa rahasianya?<\/p>\n<p>Rahasia pertama adalah <strong>pengakuan akan kedaulatan Allah<\/strong> seperti yang Ayub lakukan saat ketika Ayub mengalami berbagai bentuk ujian dalam hidupnya. Pengakuan tersebut berbunyi <strong>\u2018Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah Nama Tuhan! <\/strong>(Ay.1:21)\u2019. \u00a0Pengakuan akan kedaulatan Allah menekankan pada kesadaran bahwa segala sesuatu berasal dari Dia dan segala sesuatu untuk kemuliaan Nama-Nya. Tentu jika kita sadar bahwa segala sesuatu berasal dari Dia, maka kita juga akan memposisikan diri seperti Ayub yang dapat memuji Allah ditengah masalah yang sedang ia alami. Pujian Ayub memiliki muatan Teologis yang begitu dalam karena didasarkan pada ketertundukan, kesadaran, pengakuan, keberserahan, kerendahan hati dan iman. <strong>Kisah Ayub tersebut memberikan kita dimensi yang berbeda bahwa dalam berserah kepada Allah maka orang percaya tidak hanya berserah didasarkan pada iman kepercayaan saja, melainkan juga dengan ketertundukan dan pengakuan akan kedaulatan Allah.<\/strong><\/p>\n<p>Rahasia kedua (Dan.6) \u00a0adalah <strong>relasi Ilahi<\/strong> seperti yang dilakukan oleh Daniel dalam ketekunannya menghadap Allah tiga kali sehari dalam doa. Ketekunan Daniel menjadi sebuah kunci mujizat Allah terjadi bagi dirinya saat ia berada di gua Singa. <strong>Relasi yang dibuat oleh Daniel merupakan relasi yang tidak mudah karena ia harus berhadapan dengan situasi sulit karena peraturan kerajaan, namun oleh karena cintanya kepada Allah, maka segala sesuatu ia lakukan untuk membuktikan cintanya.<\/strong> Sudah seharusnya kita melakukan hal yang sama seperti yang Daniel lakukan, <strong><em>apalagi<\/em><\/strong> kita tidak sedang berada dalam peraturan \u2013 peraturan yang menyulitkan kita untuk bertekun dalam doa. <strong>\u201ckalau kita cinta, maka semuanya kita usahakan\u201d<\/strong>, begitulah kira \u2013 kira kalimat yang pas untuk membangkitkan roh kita agar dapat lebih lagi bertekun dalam doa. Jangan menjadi orang percaya yang hanya ingin mujizatnya saja tanpa mau taat perintah-Nya, tetapi sebaliknya marilah kita taat perintah-Nya agar tiap saat mujizat-Nya tersedia bagi kita.<\/p>\n<p>Sebenarnya ada begitu banyak rahasia \u2013 rahasia lain didalam kisah \u2013 kisah yang terdapat didalam Alkitab, namun biarlah itu menjadi perenungan pribadi kita masing \u2013 masing saat membacanya. Oleh sebab itu marilah kita mengarahkan diri untuk menjadi pribadi yang dapat memfokuskan pandangan pada apa yang dimau Allah sehingga kita dapat menjadi pribadi \u2013 pribadi yang berkenan dihadapan-Nya. Jadilah pribadi yang mau mengakui kedaulatan Allah untuk menyadarkan kita akan fakta bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara; dan juga mengusahakan diri untuk membangun relasi Ilahi sehingga kita menjadi pribadi yang terbukti mencintai-Nya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>\u201ckarena kita mencintai-Nya, maka Tuhan akan mengubah masa sulit menjadi berkat, dan Ia akan mengubah duka menjadi sukacita\u201d<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Tuhan Yesus memberkati<\/strong><\/p>\n<p><strong>YG140825<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa SRHI GBIK<\/strong><br \/>\n<strong>Kamis, 14 Agustus 2025<\/strong><\/p>\n<p>1. Berdoa untuk pelaksanaan Ibadah Syukur dalam rangka HUT RI yang ke 80 dan HUT GGBI ke 54 pada hari Minggu, 17 Agustus 2025.<br \/>\n2. Berdoa untuk perayaan HUT RI ke 80 di GBIK, Tuhan memberkati Panitia yang ada dan seluruh jemaat mendukung acara ini dan banyak jemaat yang ambil bagian untuk memeriahkan acara ini dengan mengikuti lomba-lomba yang sudah disiapkan.<br \/>\n3. Berdoa untuk peraturan mengenai royalti hak cipta musik yang saat ini sedang menjadi polemik di masyarakat kiranya pemerintah dapat mengambil kebijakan yang adil dan tetap mengutamakan kesejahteraan rakyat.<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa untuk BPW Pemuridan, Sidikalang, Dairi \u2013 Sumatera Utar<\/strong>a<\/p>\n<p>1. Berdoa untuk jemaat yang sedang sakit atau dalam masa pemulihan kesehatan supaya Tuhan jamah dan sembuhkan.<br \/>\n2. Berdoa untuk kegiatan rutin gereja (Ibadah &amp; Sekolah Minggu) dapat berjalan dengan baik dan lancar serta kegiatan KPW, KMBI, Jam Doa, Sabtu Ceria, dapat aktif secara rutin dan banyak jemaat yang menghadirinya.<br \/>\n3. Doakan pelayanan Bp. Samuel Paradongan Purba sebagai GS beserta keluarga supaya diberikan hikmat dan kemampuan dalam melayani jemaat. Berdoa juga supaya Tuhan Yesus berikan kesehatan serta berkat yang cukup untuk memenuhi keperluan pelayanan jemaat\u00a0dan\u00a0keluarga.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Berkat ada diatas kepala orang benar&#8221; Amsal 10:6a Ada begitu banyak kisah didalam Alkitab yang menceritakan tentang keadaan sulit yang berakhir dengan sukacita. Dan tentu saja ketika kita membacanya maka kita sangat ingin mengalami hal yang sama, terkhusus dibagian sukacitanya. Oleh karena itulah maka kita perlu melihat dengan cermat \u2018mengapa akhirnya kisah \u2013 kisah sulit&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":11472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20,38],"tags":[],"class_list":["post-11511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11511"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11512,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11511\/revisions\/11512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}