{"id":1126,"date":"2017-03-18T04:43:36","date_gmt":"2017-03-17T21:43:36","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1126"},"modified":"2017-03-18T04:43:36","modified_gmt":"2017-03-17T21:43:36","slug":"renungan-harian-18-maret-menjaga-harta-warisan-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2017\/03\/18\/renungan-harian-18-maret-menjaga-harta-warisan-anda\/","title":{"rendered":"Renungan Harian 18 Maret &#8211; Menjaga Harta Warisan Anda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Bacaan Alkitab : Ulangan 12 &#8211; 14<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>(Kurun waktu : diperkirakan 1.444\u00a0 \u2013 1.406 S.M.)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u201cMenjaga Harta Warisan Anda\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0download versi word file : <a href=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Renungan-Harian-Tgl-18-Maret.docx\">Renungan Harian Tgl 18 Maret<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika Anda diberi warisan, bagaimana cara mengamankannya sehingga nilainya akan tetap berharga?\u00a0 Jika warisan tersebut berupa sejumlah property, maka Anda akan membayar seorang manajer property yang dapat dipercaya dan handal untuk mengelolanya, atau jika warisan itu berupa sebuah rumah, maka mungkin Anda akan memasang system keamanan yang baik. Atau jika warisan tersebut berupa perhiasan berharga, Anda akan menaruhnya di kotak penyimpanan yang aman, ataupun jika berupa uang, tentu Anda ingin memastikan bahwa uang tersebut di depositokan di bank yang terpercaya.\u00a0 Tetapi jika Anda dijanjikan suatu warisan dan masih belum memperolehnya, Anda mungkin akan menantikan kemurahan hati pihak yang menjanjikan warisan tersebut bagi Anda. Anda akan melayani dan mengasihinya dengan pengabdian yang setia.\u00a0 Anda akan menunjukkan cara hidup yang patut diteladani, sehingga pihak yang akan memberi warisan tersebut akan tetap menaruh kepercayaannya kepada diri Anda.\u00a0 Seringkali juga dalam beberapa kondisi, Anda akan senang untuk melakukan hal-hal yang dikehendaki pihak yang akan memberi warisan tersebut, dan atas hal tersebut maka Anda pun akan menerima manfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Generasi ke dua ummat Israel yang keluar dari Mesir sudah akan bersiap menerima warisan yang dijanjikan, yaitu tanah Kanaan. Mereka perlu melakukan kehendak pihak yang memberi warisan tersebut, yaitu Allah, dan memegang janji untuk menjalankan perintah Sang Pemberi Warisan.\u00a0 Apakah kehendak Sang Pemberi Warisan tersebut? \u00a0Ulangan 12 : 26 memberikan ketentuan-ketentuan khusus yang harus mereka patuhi.\u00a0 Selain itu, di dalam kitab Ulangan 12 : 2 \u2013 3 dan Ulangan 7 : 2 \u2013 6 disebutkan bahwa ummat Israel harus menumpas dan menghalau bangsa-bangsa yang tanahnya akan mereka duduki tersebut.\u00a0 Mengapa demikian?\u00a0 Di dalam Renungan Harian tanggal 16 Maret, kita telah mendapat jawaban atas pertanyaan tersebut, tetapi\u00a0 alasan terutama atas perintah Allah tersebut adalah : mereka harus menumpas seluruh bangsa penghuni tanah Kanaan tersebut beserta segala berhala mereka oleh sebab kejahatan mereka, sehingga ummat Israel tidak akan ikut menyembah dewa \u2013dewa mereka dan mengikuti praktik-praktik penyembahan berhala yang keji (salah satu praktik yang disebutkan di dalam Renungan Harian hari ini adalah tentang mempersembahkan anak-anak mereka sebagai korban bakaran bagi dewa-dewa mereka).\u00a0 Dengan kata lain, dengan membinasakan seluruh penduduk Kanaan, maka mereka akan dapat mengamankan warisan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Ummat Israel adalah ummat kesayangan milik TUHAN sendiri.\u00a0 Surat 1 Petrus 2 : 9 \u2013 10 berkata bahwa ummat Kristiani adalah juga merupakan ummat kesayangan milik Allah sendiri. Bahkan, kita telah diangkat menjadi anak oleh Allah sendiri dan menjadi anak-anak kesayangan Allah dan juga telah menerima hak warisan\u00a0 dari TUHAN (Efesus 1 : 3 \u2013 14 dan 1 Petrus 1 : 3 \u2013 4). Surat Injil Yohanes 1 : 12 \u2013 13 berkata, \u201c(1 : 12) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (1:13) \u00a0orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki , melainkan dari Allah.\u201d\u00a0 Surat Roma 8 : 16 \u2013 17 memberitahukan kita bahwa \u201c(8 : 16) Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, \u00a0bahwa kita adalah anak-anak Allah. (8:17) Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, \u00a0\u00a0maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, \u00a0supaya kita juga dipermuliakan \u00a0bersama-sama dengan Dia.\u201d\u00a0 Oleh karena kita adalah milik kesayangan Allah, maka kita juga perlu mengamankan hak warisan kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Walaupun Alkitab mengajarkan kita bahwa harta warisan kita bersifat kekal , sehingga kita tidak akan pernah kehilangan (Yohanes 5 : 24; Yohanes 10 : 27-30; I Petrus 1 : 3 -5 ), tetapi kita dapat kehilangan upah (I Korintus 3 : 12 \u2013 15). Kadang-kadang kita harus secara fisik membuang hal-hal yang dapat menyebabkan kita jatuh ke dalam dosa, ataupun menjauhkan diri kita dari pencobaan-pencobaan, agar kita tidak akan kehilangan hak warisan tersebut.\u00a0 Kita memiliki musuh yang hendak menghancurkan kehidupan rohani kita.\u00a0 Surat I Petrus 5 ; 8 berkata \u201cSadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Di Tanah Perjanjian di Kanaan, ummat Israel tidak langsung mendapatkan tempat untuk melakukan penyembahan.\u00a0 Perintah \u00a0kepada ummatNya yang terdapat di dalam kitab Ulangan 12 : 4 \u2013 7 adalah bahwa mereka tidak boleh menyembah TUHAN, Allah mereka, menurut cara dan tempat yang dikehendaki mereka sendiri.\u00a0 Mereka juga tidak boleh menyembah Allah dengan cara-cara seperti bangsa asing menyembah berhala-berhala mereka.\u00a0 Ummat Israel harus membawa korban bakaran dan persembahan ke suatu tempat yang dipilih oleh Allah. Di tempat tersebut mereka akan bersukacita dengan ucapan syukur dan pujian bagi Allah mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Apakah penting bahwa kita berkumpul bersama dengan orang Kristen lainnya di sebuah tempat ibadah?\u00a0 Ya.\u00a0 Tetapi beberapa kaum percaya telah beranggapan salah yang menipu diri sendiri.;\u00a0 mereka berpikir bahwa menyembah Allah menurut cara mereka sendiri di rumah, sudah cukup.\u00a0 Gereja adalah sebuah tempat di mana kita berkumpul bersama sesama saudara seiman lainnya di dalam Kristus, untuk menyembah Allah.\u00a0 Roh Kudus Allah telah memberi berbagai karunia kepada seluruh anggota gereja: anug\u2019rah sebagai pendeta, guru, pembimbing, orang yang suka menolong, dan karunia-karunia lainnya (Roma 12 : 1 \u2013 13; I Korintus 12; Efesus 4 : 7 \u2013 16).\u00a0 Lalu bagaimanakah kita dapat mempraktekkan karunia rohani kita untuk saling menolong satu sama lainnya, saling memberi semangat, dan saling menanggung beban sesama saudara seiman, jika kita mengisolasikan diri kita?\u00a0 Orang-orang percaya merupakan tubuh Kristus, dan tidak boleh meninggalkan persekutuan di antara mereka, melainkan harus bersekutu bersama-sama, untuk melakukan pengajaran Alkitab ataupun berkhotbah, saling mendorong dan bersekutu bersama-sama secara teratur (Ibrani 10 : 23 \u2013 25).\u00a0 Jika memungkinkan bagi kita untuk menghadiri ibadah di gereja yang injili, maka sebaiknya kita pergi kesana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Kitab Ulangan 13 mengatakan tentang masalah adanya pengajaran yang sesat dan nabi-nabi palsu.\u00a0 Mengikuti cara hidup mereka akan membuat ummat Israel kehilangan hak warisan mereka (dan demkian juga hal nya bagi kita).\u00a0 Bagaimana ummat Israel dapat mengetahui siapa saja nabi-nabi yang perkataannya dapat dipatuhi, dan siapa saja yang merupakan nabi palsu?\u00a0 Bagaimana kita dapat tahu tentang hal ini?\u00a0 Mereka harus dengan hati-hati mendengarkan pesan yang disampaikan oleh nabi tersebut, dan kemudian mengkaji apakah hal tersebut benar dan konsisten dengan Firman Allah.\u00a0 Jika nabi tersebut mencoba untuk memimpin ummat Israel menjauh dari TUHAN, maka ia adalah nabi palsu.\u00a0 Kitapun harus menguji para nabi Tuhan tersebut.\u00a0 Berhati-hatilah: Iblis menyamar sebagai malaikat terang, agar dapat menipu anak-anak Allah.\u00a0 Maka tidak mengherankan\u00a0 pula bahwa utusan-utusan Iblis \u2013 nabi-nabi palsu tersebut \u2013 mencoba untuk melakukan hal yang sama kepada orang lain. ( 2 Korintus 11 : 14 \u2013 15).. Ujian lainnya tentang kebenaran dapat ditemukan di surat-surat: 2 Timotius 3 : 13 \u2013 15. Dan I Yohanes 4 : 1 \u2013 6.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Kita dapat pula mengamankan warisan hak milik kita dengan cara menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan yang terjadi masa kini disekitar tempat tinggal kita. Ummat Isarel harus mematuhi segenap perintah Allah dengan sepenuh hati, serta menjalani hidup yang kudus dan berkenan kepada Allah, sebab mereka adalah ummat kudus kepunyaan Allah, milik kesayangan Allan sendiri. Pola hidup kudus ini bahkan juga mempengaruhi cara diet\/pembatasan makanan yang boleh mereka konsumsi.\u00a0 Ini merupakan perintah yang diulang lagi, yang sebelumnya telah dicantumkan di dalam kitab Imamat 11 bagi generasi pertama ummat Israel yang keluar dari Mesir (Renungan Harian tanggal 19\u00a0 &#8211; 20Februari). Batasan atas makanan-makanan tertentu yang diberikan oleh TUHAN bagi ummat Israel tersebut mungkin saja demi alasan kesehatan, tetapi juga mungkin karena makanan-makanan yang dilarang tersebut telah dipersembahkan bagi berhala-berhala tanah Kanaan.\u00a0 Allah tidak mengijinkan ummatNya untuk mengkonsumsi segala sesuatu yang berhubungan dengan penyembahan berhala.\u00a0 Batasan atas jenis-jenis makanan yang diharamkan tersebut kemudian telah dihapuskan di dalam kitab Perjanjian Baru oleh Yesus dan Rasul Paulus (Markus 7 : 15 \u2013 19; I Korintus 8).\u00a0 Namun demikian , karena kita juga adalah milik kepunyaan Allah yang berharga di mataNya, maka kita harus selalu berusaha untuk menyenangkan hati Allah di dalam segala hal, dan itu termasuk juga dalam pola makan kita.\u00a0 Ummat Kristiani juga perlu menjaga pola makan yang sehat dan membatasi konsumsi makanan yang tidak baik bagi kesehatan, bukan karena makanan merupakan hal yang jahat, tetapi agar dapat memperoleh kekuatan dan energy untuk melakukan kehendak Allah. Mereka seharusnya tidak boleh terlibat di dalam pola konsumsi makanan yang rakus dan tamak, pesta pora maupun pengidolaan makanan-makanan tertentu, seperti yang sekarang sedang menjadi tren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Sikap yang selalu mengucap syukur, juga merupakan langkah pengamanan bagi warisan kita. Setiap tahun, ummat Israel diwajibkan untuk menyisihkan sepersepuluh dari segala hasil pertanian tanah mereka, serta mempersembahkan hewan ternak mereka yang sulung.\u00a0 Pada setiap tahun yang ke tiga, mereka diwajibkan untuk menyisihkan persepuluhan dengan jenis yang sama.\u00a0 Persembahan persepuluhan pada tahun ke tiga tersebut diberikan bagi suku Lewi yang melakukan tugas imam di Kemah Suci.\u00a0 Meskipun persembahan tersebut diwajibkan, tetapi pada dasarnya merupakan persembahan korban keselamatan dan ucapan syukur yang dibagikan bersama dengan suku Lewi dan para janda, yatim piatu dan para pendatang di tanah tersebut.\u00a0 Jika mereka melakukan semua hal tersebut, maka TUHAN akan memberkati mereka dan segala hak warisan mereka pun akan terjamin.\u00a0 Bagaimana hal nya dengan kita? Adalah prinsip yahg ditetapkan di dalam Firman Tuhan, bahwa jika kita memberikan \u00a0harta materi dan uang kepada TUHAN untuk melakukan pekerjaan dan kehendakNya, dan dilakukan dengan ucapan syukur kepada Allah, maka Ia akan memberikan imbalan bagi kita lebih banyak lagi dibandingkan dengan jumlah yang kita persembahkan tersebut, sehingga kita dapat terus mendukung pekerjaan-pekerjaan TUHAN, serta menolong sesama yang memerlukan uluran tangan kita (Maleakhi 3 : 10, 2 Korintus 9 : 6 \u2013 8).\u00a0 Tetapi ini bukanlah pola pikir untuk menjadi kaya dan diberkati dengan cepat; Allah mengetahui maksud hati setiap orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Untuk Direnungkan dan \u00a0Dilakukan<\/u> :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Apakah Anda memiliki harta warisan di surga? Allah menawarkan pengampunan dosa, hidup yang didamaikan dengan Allah, kehidupan rohani yang baru, serta harta warisan surgawi ;<\/li>\n<li>Setelah Anda memiliki warisan tersebut, maka Anda tidak akan kehilangan warisan rohani tersebut, tetapi oleh sebab adanya ketidak\u2013patuhan, Anda dapat saja mengalami kehilangan upah surgawi. Setialah kepada Allah dan usahakanlah untuk selalu menyenangkan hati TUHAN ;<\/li>\n<li>Matikanlah segala kecenderungan yang jahat di dalam diri Anda ; kadang-kadang secara fisik kita harus membuang hal-hal yang tidak baik, ataupun menjauhkan diri dari segala godaan dan pencobaan, sehingga kita tidak akan kehilangan warisan surgawi tersebut ;<\/li>\n<li>Allah menghendaki agar secara teratur, kita bersekutu dengan sesama ummat percaya di Gereja, untuk dapat melakukan ibadah doa dan penyembahan secara bersama-sama untuk mengucap syukur, untuk mempraktekkan karunia-karunia rohani, untuk menerima perintah Allah melalui FirmanNya, dan untuk memberi dan menerima support ;<\/li>\n<li>Oleh Karena kita adalah ummat milik Allah yang berharga di mataNya, maka kita harus berusaha menyenangkan hati TUHAN di dalam segala sesuatu, dan hal tersebut dapat juga berarti menjalankan pola makan yang berkenan bagi TUHAN<\/li>\n<li>Sikap mengucap syukur adalah perlindungan dan keamanan bagi warisan kita.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Pertanyaan Untuk Diskusi :<\/u><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Pada bagian Awal dari Kitab Ulangan 13 , kita diingatkan TUHAN tentang bahaya adanya guru-guru palsu. Apakah kita juga percaya bahwa guru-guru palsu juga terdapat dalam hidup kita sehari-hari?\u00a0 Apakah ada orang-orang di sekitar kita yang mencobai agar kita menyembah berhala-berhala?\u00a0 Apakah ada kemungkinan bahwa salah satu dari illah-illah palsu yang disembah tersebut adalah diri kita sendiri?\u00a0 Apakah kita telah sungguh-sungguh mengasihi TUHAN dengan segenap jiwa dan hati?<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Ayat Hafalan Hari Ini :<\/u><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu.\u201d<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Ulangan 14 : 21c \u201c\u2026<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan Alkitab : Ulangan 12 &#8211; 14 (Kurun waktu : diperkirakan 1.444\u00a0 \u2013 1.406 S.M.) \u201cMenjaga Harta Warisan Anda\u201d \u00a0download versi word file : Renungan Harian Tgl 18 Maret Jika Anda diberi warisan, bagaimana cara mengamankannya sehingga nilainya akan tetap berharga?\u00a0 Jika warisan tersebut berupa sejumlah property, maka Anda akan membayar seorang manajer property yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1127,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1126"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1126\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1129,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1126\/revisions\/1129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}