{"id":10529,"date":"2025-03-02T17:57:19","date_gmt":"2025-03-02T10:57:19","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=10529"},"modified":"2025-03-04T21:19:01","modified_gmt":"2025-03-04T14:19:01","slug":"doa-adalah-nafas-hidup-orang-percaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/03\/02\/doa-adalah-nafas-hidup-orang-percaya\/","title":{"rendered":"SRHI 3 MARET 2025 &#8211; DOA ADALAH NAFAS HIDUP ORANG PERCAYA"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>&#8220;Tetaplah berdoa.\u201d<br \/>\n<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>1 Tesalonika 5:17<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>\u201cTragedi besar dalam hidup bukanlah doa yang tidak terjawab, melainkan doa yang tidak dipanjatkan.\u201d<\/strong><\/em> Begitulah kalimat yang dilontarkan oleh seorang Teolog\u00a0 terkenal bernama Martin Luther. Ia mendasarkan pernyataan tersebut karena ia mengetahui sebuah fakta bahwa orang Kriten yang tidak berdoa adalah orang Kristen yang tidak bernyawa; ia seakan hidup, tetapi realitanya ia hanya sekadar daging tanpa roh. Pernyataan Luther tersebut memberi sebuah pengertian yang selaras dengan 1 Tesalonika 5:17 yaitu untuk tetap berdoa. Hal tersebut memberikan sebuah pengertian dasar bagi orang percaya bahwa doa merupakan suatu hal yang penting yang harus dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun orang percaya tidak boleh puas dengan doa saja, orang percaya juga perlu untuk tekun dalam hal berdoa. <em><strong>\u201cKetaatan doa orang percaya akan membuahkan jawaban doa yang luar biasa\u201d<\/strong> <\/em>begitulah kira \u2013 kira kalimat yang cocok untuk menggambarkan kondisi yang Hana dapatkan. Hana merupakan seorang pendoa yang sungguh luarbiasa, ia berdoa dengan sangat tekun dan tidak menghiraukan komentar apapun tentangnya sehingga imannya kepada Tuhan tidak tergoyahkan. Kisah Hana ini memberi sebuah pelajaran penting bagi orang percaya agar orang percaya tidak mudah goyah dalam ketekunannya dalam doa sehingga iman percayanya tidak mudah sirna. Hal ini penting untuk dimengerti karena terkadang orang percaya akhirnya kehilangan kepercayaannya kepada Tuhan oleh distraksi eksternal yang ia terima seperti kalimat \u2013 kalimat penuh keraguan dari orang lain maupun kalimat \u2013 kalimat kesia \u2013 siaan yang orang lain katakan ketika orang percaya sedang berusaha tekun dalam doa kepada Tuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang percaya perlu mengerti bahwa doa merupakan kepentingan setiap manusia dan doa perlu dilakukan dengan penuh kesetiaan. Kepentingan tentang doa ini akan membawa orang percaya untuk dapat semakin mengutamakan Tuhan dalam kehidupan doa sehingga orang percaya dapat memastikan bahwa pribadi pertama yang perlu ditemui untuk diajak cerita adalah Tuhan Sang Pencipta. Seperti dalam Ayub 5:8 <em>\u201cTetapi aku, tentu aku akan mencari Allah dan kepada Allah aku akan mengadukan perkaraku\u201d<\/em>. Kalimat tersebut dikatakan oleh Elifas untuk mengingatkan kembali sahabatnya Ayub bahwa doa perlu dilakukan walau dalam kondisi yang menyakitkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan hal \u2013 hal tersebut maka kita mendapatkan sebuah fakta bahwa doa adalah suatu tindakan yang harus dilakukan. Dan lebih dari itu orang percaya perlu taat dan tekun dalam doa sehingga orang percaya dapat melihat bukti kasih kuasa-Nya atas iman yang dipanjatkan dalam doa setiap kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>\u201cBerdoalah seperti layangan yang membutuhkan angin untuk terbang tinggi agar kita dapat menganggap penting bahwa doa akan membawa kita terbang tinggi dalam kasih kuasa pertolongan Allah\u201d<\/strong><\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan Yesus memberkati<\/p>\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(<strong>YG030325<\/strong>)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengucap syukur atas terlaksananya kegiatan Ibadah Minggu Pagi 1, 2 dan Sore serta Sekolah Minggu, kiranya jemaat diberkati dan semakin setia beribadah di gereja.<\/li>\n<li>Berdoa untuk anak-anak yang sedang ujian supaya diberikan semangat belajar dan Tuhan berikan hikmat dalam mengerjakan soal-soal ujian sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan.<\/li>\n<li>Berdoa untuk BUMN yang menyediakan kebutuhan rakyat banyak (Pertamina, Bulog, PLN, dll) supaya tidak menyalahgunakan anggaran yang ada untuk kepentingan pribadi atau golongan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengucap syukur untuk kegiatan Ibadah Minggu, Sekolah Minggu, Jam Doa dan Ibadah Rumah Tangga yang sudah berjalan dengan baik.<\/li>\n<li>Berdoa untuk anak-anak yang akan ujian akhir SD : Mustar, Willi, Rendi; SMP: Diwan, Damlin Panamuan; SMA: Galang, Adit, Penti, Elsa, Fitri, Wilda, Aldi.<\/li>\n<li>Doakan Kesehatan dan pelayanan Pdt. Timbul Purwono beserta\u00a0keluarga.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Tetaplah berdoa.\u201d (1 Tesalonika 5:17) \u201cTragedi besar dalam hidup bukanlah doa yang tidak terjawab, melainkan doa yang tidak dipanjatkan.\u201d Begitulah kalimat yang dilontarkan oleh seorang Teolog\u00a0 terkenal bernama Martin Luther. Ia mendasarkan pernyataan tersebut karena ia mengetahui sebuah fakta bahwa orang Kriten yang tidak berdoa adalah orang Kristen yang tidak bernyawa; ia seakan hidup, tetapi&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":10530,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[41],"class_list":["post-10529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini","tag-srhigbik-renunganrohanikristen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10529"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10624,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10529\/revisions\/10624"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10530"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}