{"id":1034,"date":"2017-03-05T05:30:13","date_gmt":"2017-03-04T22:30:13","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1034"},"modified":"2017-03-05T05:30:13","modified_gmt":"2017-03-04T22:30:13","slug":"renungan-harian-5-maret-pemberontakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2017\/03\/05\/renungan-harian-5-maret-pemberontakan\/","title":{"rendered":"Renungan Harian 5 Maret &#8211; Pemberontakan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Bacaan Alkitab : Bilangan 16 &#8211; 18<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0(Kurun waktu : diperkirakan 1.444\u00a0 \u2013 1.406 S.M.)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0\u00a0\u201cPemberontakan\u201d<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0download versi word file : <a href=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Renungan-Harian-Tgl-5-Maret.doc\">Renungan Harian &#8211; Tgl 5 Maret<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Banyak orang senang menjadi pengikut dan mereka cukup puas dengan hanya menjadi seorang pengikut.\u00a0 Orang lain melayani sebagai pemimpin dan melayani dengan setia untuk tanggung-jawab yang dibebankan kepada mereka.\u00a0 Mereka mungkin memiliki jabatan CEO di organisasi, administrator sekolah, para guru, pemimpin kaum muda, guru-guru sekolah minggu, ketua-ketua organisasi gereja, atau bahkan para orang tua.\u00a0 Biasanya ada beberapa orang yang berada di dalam pengawasan mereka, namun seringkali dapat terjadi bahwa ada beberapa orang yang menentang, dan terkadang mereka juga menghasut orang lain untuk memberontak pimpinan.\u00a0 Kadang-kadang orang memberontak karena mereka tidak suka dipimpin ke arah yang dibeirkan oleh si pemimpin.\u00a0 Kadang pula pemberontakan tersebut disebabkan karena orang-orang yang dipimpin ingin menjadi pihak yang diutamakan. Mungkin merekapun telah diberi beberapa tanggung-jawab kepemimpinan, tetapi mereka menghendaki kekuasaan yang lebih banyak dan status yang lebih tinggi.\u00a0 Bagaimanakah orang-orang seperti ini dapat dicegah agar tidak menentang kepemimpinan yang ada?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Meskipun orang Israel malah bersikap gentar dan bukannya mengandalkan iman mereka, dan oleh sebab itu mereka kehilangan kesempatan untuk masuk ke Tanah Perjanjian, tetapi yang terjadi adalah mereka malah menyalahkan kepemimpinan Musa dan Harun.\u00a0 Ummat Israel tidak bersyukur dan senang karena sudah hampir memiliki Tanah Perjanjian, dan akhirnya mereka ditolak TUHAN. \u201cHarapan yang tertunda menyedihkan hati\u2026\u201d (Amsal 13 : 12a). Mereka tidak senang atas kepemimpinan Musa dan Harun.\u00a0 Mereka tidak senang atas kepemimpinan Musa dan Harun.\u00a0 Musa dan Harun telah memimpin bangsa Israel untuk memperoleh warisan yang dijanjikan Allah dan sekarang mereka mengarahkan ummat Israel untuk menjauhi tanah warisan tersebut! Pemberontakan datang dari anak-anak Korah yang merupakan suku Lewi, yang ditugasi untuk mengangkat barang-barang yang ada di Tabernakel.\u00a0 Anak-anak Korah menghendaki jabatan keimaman, sehingga mereka mengkritik Musa dan Harun. Tindakan mereka merupakan sebuah pemberontakan (Bil. 16 : 8 \u2013 10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Musa dan Harun tidak mengangkat pedang dan mengajak berkelahi; Mereka membiarkan Allah yang menjadi perlindungan bagi diri mereka.\u00a0 Mereka membiarkan Allah yang bertindak atas para pemberontak tersebut untuk menunjukkan kepada mereka tentang siapa orang yang dipilih Allah menjadi pemimpin.\u00a0 Allah memberi perintah agar Harun, Korah, Datan, Abiram dan 250 pemberontak lainnya untuk membawa perbaraan, menaruh ukupan dan api di atasnya, kemudian datang menghadap TUHAN di Kemah Pertemuan di hadapan seluruh jemaat Israel.\u00a0 Ketika mereka melakukannya, Allah mengijinkan terjadinya suatu gempa bumi yang menelan Korah, Datan, Abiram beserta seluruh keluarga mereka hidup-hidup (tampaknya mereka juga mendukung pemberontakan tersebut), serta timbulnya api yang membinasakan 250 orang lainnya yang mempersembahkan ukupan, yang mendukung pemberontakan tersebut (Bil. 16 : 16-40).\u00a0 Maka jemaat Israel lainnya pun menyadari bahwa Harun adalah imam besar yang dipilih Allah, dan merekapun takut ikut mati tertelan gempa bumi dan tanah longsor tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tetapi rupanya pembinasaan atas orang-orang yang menentang Musa dan Harun tidak menghentikan sungut-sungut dan kecaman ummat Israel, dan karenanya maka Allah membinasakan hampir sekitar 15.000 lebih orang Israel.\u00a0 Ada dua pelajaran yang dapat kita petik dari hal tersebut. Hal yang pertama,\u00a0 Allah akan membela para pemimpin yang dipilihNya; karenanya bagi orang Kristen yang melayani Tuhan, perlu membawa perkara mereka kepada Allah untuk mohon pembelaan bagi diri mereka.\u00a0 Yang ke dua, merupakan hal yang berbahaya bagi kita untuk menentang secara terbuka di depan umum, atas para pemimpin yang dipilih TUHAN dan\/atau memimpin orang lain untuk memberontak terhadap pemimpin-pemimpin tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Akhirnya, untuk menghentikan sungut-sungut dan kecaman atas jabatan keimaman Harun, Allah secara visual menunjukkan bahwa Ia telah memilih Harun sebagai imam yang benar (Bil. 17).\u00a0 Allah meminta setiap kepala dari kedua belas suku Israel untuk membawa tongkat.\u00a0 Dalam waktu 24 jam, Allah membuat tongkat Harun bertunas, mengeluarkan kuntum, berbunga dan menghasilkan buah almond (badam). Maka tidak ada lagi keraguan tentang siapa yang telah dipilih Allah untuk jabatan keimaman tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kemudian setelah Allah menyatakan perkenananNya atas Harun, Ia memberikan perintah-perintah khusus agar ummat Israel tidak akan dihukum lagi atas ketidak-patuhan mereka terhadap kepemimpinan Musa dan Harun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201c(18:1) TUHAN berfirman kepada Harun: &#8220;Engkau ini dan anak-anakmu beserta seluruh sukumu haruslah menanggung akibat setiap kesalahan terhadap tempat kudus; sedang hanya engkau beserta anak-anakmulah yang harus menanggung akibat setiap kesalahan yang dilakukan dalam jabatanmu sebagai imam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(18:4) Mereka harus menggabungkan diri kepadamu dan melakukan kewajiban mereka mengenai Kemah Pertemuan sesuai dengan segala pekerjaan pada kemah itu; tetapi orang awam jangan mendekat kepadamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(18:5) Dan kamu ini haruslah melakukan kewajibanmu mengenai tempat kudus dan kewajibanmu mengenai mezbah, supaya orang Israel jangan lagi tertimpa oleh murka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(18:6) Sesungguhnya Aku ini telah mengambil saudara-saudaramu, orang Lewi, dari tengah-tengah orang Israel sebagai pemberian kepadamu, sebagai orang-orang yang diserahkan kepada TUHAN, untuk melakukan pekerjaan pada Kemah Pertemuan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(18:7) Tetapi engkau ini beserta anak-anakmu harus memegang jabatanmu sebagai imam dalam segala hal yang berkenaan dengan mezbah dan dengan segala sesuatu yang ada di belakang tabir, dan kamu harus mengerjakannya; sebagai suatu jabatan pemberian Aku memberikan kepadamu jabatanmu sebagai imam itu; tetapi orang awam yang mendekat harus dihukum mati.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepemimpinan bukan hanya tentang sebuah posisi, melainkan juga pelayanan.\u00a0 Karena Allah telah memilih suku Israel tertentu, suku Lewi, dan suatu keluarga tertentu dari suku Lewi yaitu Harun, untuk menjadi imam, namun hal ini tidak berarti bahwa jabatan tersebut hanyalah merupakan penunjukan yang mencerminkan status dan manfaat khusus yang dapat diperoleh dari jabatan tersebut. Para imam tersebut adalah hamba-hamba bagi ummat Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di mata rakyat di segala masa, mereka menghendaki adanya pemimpin-pemmpin yang tidak hanya menjadi bagian dari kaum elite, karena jika demikian hal nya maka mereka akan memberontak. Para pemimpin harus bekerja dengan sebaik-baiknya dalam melayani untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.\u00a0 Pelayanan mereka haruslah lebih dari sekedar kata-kata janji; segala kebijakan mereka haruslah dinyatakan setiap harinya melalui tindakan pelayanan yang nyata.\u00a0 Makin besar tanggung-jawab kepemimpinan yang diemban, makin besar pula pelayanan yang dikehendaki.\u00a0 Dalam kitab Matius 20 : 26, 28, Yesus berfirman : \u201cTidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu\u2026. sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Musa mewakili kepentingan seluruh ummat Israel di hadapan Allah.\u00a0 Sering kali oleh sebab hubungannya yang dekat dengan Allah serta doa syafaat dan perantaraannya bagi orang Israel, maka kemudian Allah mengurungkan rencanaNya untuk membinasakan Israel oleh sebab sungut-sungut dan pemberontakan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Para imam, yang berasal dari suku Lewi, diberi tanggung-jawab untuk mempersembahkan korban yang dibawa oleh orang-orang Israel yang ingin menyembah TUHAN, melalui cara-cara yang telah ditetapkan Allah.\u00a0 Namun demikian tidak berarti bahwa para imam tersebut lebih kudus dibandingkan d engan\u00a0 orang Israel lainnya, karena merekapun harus mempersembahkan korban penghapus dosanya sendiri, sebelum mempersembahkan korban persembahan bagi orang Israel. Ketika ummat Israel datang untuk mempersembahkan korban dengan berbagai tujuan, kemudian imam akan mempersembahkan korban yang terbaik ke hadapan TUHAN, dan kemudian barulah mereka mendapat bagian yang tersisa dari korban bakaran tersebut.\u00a0 Orang Lewi bertugas sebagai penolong bagi para imam.\u00a0 Mereka mendapat tugas untuk mengurus persembahan persepuluhan yang disampaikan ke Tabernakel.\u00a0 Dari persembahan tersebut, mereka wajib mempersembahkan 10% dari persepuluhan mereka kepada TUHAN melalui para imam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagaimana dengan kepemimpinan kita?\u00a0 Mungkin kita menjadi kepala dari suatu organisasi, gereja ataupun rumah tangga.\u00a0 Bagaimana kita menilai diri kita sendiri?\u00a0 Sebagai pimpinan, mungkin kita akan mendapat hormat dari orang lain, namun apakah hal tersebut membuat kita menjadi tinggi hati?\u00a0 Apakah kita melayani orang lain, atau sebaliknya, kita ingin melayani diri kita dan kepentingan kita sendiri? \u00a0\u00a0Apakah kita telah memberikan yang terbaik atau sebaliknya, hendak menyimpannya bagi diri sendiri?\u00a0 Apakah dalam melakukan tugas kepemimpinan tesebut, kita mendedikasikan diri bagi kepentingan orang lain, ataukah kita melakukan pimpinan untuk mendapatkan status dan kepentingan pribadi ? \u00a0\u00a0Kita akan dianggap telah hidup sama seperti Yesus dan akan menjadi orang yang sangat dikasihi orang lain, jika kita mau berkorban bagi kepentingan orang-orang yang kita layani. Allah menghargai orang-orang yang menghormatiNya ( I Samuel 2 : 30), dan akan memberi upah bagi para hamba-hambaNya yang setia (Lukas 12 : 42-44).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Untuk Direnungkan dan \u00a0Dilakukan<\/u> :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Kita dapat mencegah terjadinya pemberontakan dan pertentangan, dengan memberikan penghargaan yang layak dan dukungan bagi para pemimpin ;<\/li>\n<li>Allah akan membela para pemimpin yang dipilihNya; adalah berbahaya jika kita secara umum di depan publik, menentang pemimpin dan \/ atau menyebabkan orang lain memberontak terhadap mereka ;<\/li>\n<li>Kepemimpinan bukan hanya sebuah jabatan, melainkan juga sebuah pelayanan ;<\/li>\n<li>Kita akan menjadi seperti Yesus dan akan sangat dikasihi oleh orang lain, jika kita mau berkorban bagi orang-orang yang kita layani. Allah menghargai orang-orang yang menghormatiNya , serta memberikan upah bagi hamba-hambaNya yang setia.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Pertanyaan Untuk Diskusi :<\/u><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Ketika menghadapi pertentangan, kecaman dan rencana pemberontakan atas kepemimpinannya, tindakan yang dilakukan Musa adalah : (1) datang dengan rendah hati untuk mendekat dan membawa segala perkara dan pertentangan tersebut ke hadirat Allah (Bil. 16 : 4), dan (2) menyatakan bahwa dirinya bersih dan tidak pernah berbuat jahat, yang dibuktikan dengan contoh nyata tentang segala hal dalam hidup Musa yang menunjukkan integritas (Bil. 16 : 15). Kemudian di kitab Perjanjian Baru, Rasul Paulus pun pernah menuliskan tentang hal tersebut di dalam surat Kis. Para Rasul 20 : 26-27, 33, 35. Bukti sikap hidup yang jujur dan benar tersebut menjadi \u2018jawaban\u2019 yang ampuh atas tuduhan-tuduhan yang tidak benar.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagikanlah, jika kita pun pernah mengalami pertentangan dan ancaman pemberontakan untuk menjatuhkan kita;\u00a0 Sudahkah kita melakukan hal-hal\u00a0 seperti yang dilakukan Musa?\u00a0 Sudahkah kita, sebelum meresponi kecaman dan tuduhan-tuduhan tersebut, \u00a0bertanya dan minta hikmat TUHAN saat diperlukan, seperti hal tersebut di atas.? Apakah kita sungguh-sungguh percaya bahwa Allah pasti bertindak dan membela kita? Sudahkah kita menunjukkan bukti integritas seorang pemimpin dengan contoh sikap hidup yang benar dan siap untuk menjadi teladan bagi orang lain?\u00a0 Apa sajakah hambatan-hambatan yang biasanya terjadi, untuk melakukan kedua hal tersebut?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Ayat Hafalan Hari Ini :<\/u><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Matius 20 : 26, 28 \u201d\u2026. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu\u2026. sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan Alkitab : Bilangan 16 &#8211; 18 \u00a0(Kurun waktu : diperkirakan 1.444\u00a0 \u2013 1.406 S.M.) &nbsp; \u00a0\u00a0\u201cPemberontakan\u201d &nbsp; \u00a0download versi word file : Renungan Harian &#8211; Tgl 5 Maret Banyak orang senang menjadi pengikut dan mereka cukup puas dengan hanya menjadi seorang pengikut.\u00a0 Orang lain melayani sebagai pemimpin dan melayani dengan setia untuk tanggung-jawab yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1035,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1034","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1034"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1034\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1037,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1034\/revisions\/1037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}