{"id":10324,"date":"2025-01-19T07:04:07","date_gmt":"2025-01-19T00:04:07","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=10324"},"modified":"2025-01-19T07:04:38","modified_gmt":"2025-01-19T00:04:38","slug":"srhi-19-januari-2025-kita-ada-untuk-orang-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/01\/19\/srhi-19-januari-2025-kita-ada-untuk-orang-lain\/","title":{"rendered":"SRHI 19 JANUARI 2025 &#8211; KITA ADA UNTUK ORANG LAIN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>&#8220;2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama , menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah , tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia . 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib..\u201d<\/em><\/strong><cite><strong><br \/>\n(<em>FILIPI 2:1-8<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSesudah seseorang mengerti akan hal-hal dasar tentang kehidupan Kristen, ia perlu terus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus supaya dapat menjadi anak-anak Tuhan yang dewasa, sehat, dan berdayaguna karena jika tidak demikian itu akan sangat menyedihkan. Kita sebagai orang Kristen hendaknya mengalami pertumbuhan rohani di dalam Kristus. Namun, jika itu tidak terjadi maka akan sangat mengganggu kehidupan orang itu sendiri dan juga bagi kehidupan orang Iain. Lalu bagaimana jika dalam gereja (keluarga Allah) tidak mengalami pertumbuhan yang seharusnya atau tidak sesuai harapan? Jawabannya pasti ada sesuatu yang tidak beres pula dalam gereja itu.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSurat Filipi ini ditulis oleh Rasul Paulus ketika ia sedang dalam keadaan di penjara oleh karena Injil, dan surat ini ditujukan kepada jemaat Filipi sebagai peringatan dan nasehat oleh karena Paulus melihat bahwa jemaat Filipi telah mengalami masalah yang sangat serius di dalam gereja dan masalah ini sangat mengancam keutuhan dan kesatuan hidup jemaat Filipi, yaitu sikap hidup mementingkan diri sendiri dan mulai menyimpang dari ajaran firman Tuhan. Oleh karena Rasul Paulus tahu dan sadar betul bahwa persoalan-persoalan itu sangat merugikan kehidupan jemaat dan menjadi penghambat pertumbuhan gereja yang seharusnya, maka Rasul Paulus menjelaskan kepada jemaat Filipi tentang penyebab persoalan itu dan memberikan pengajaran secara tegas bagaimana menyelesaikan persoalan itu sehingga umat Allah kembali bersatu dan menjalankan ajaran firman Tuhan (Flp. 2:1-11).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFilipi 2:3-4 dikatakan bahwa jemaat Filipi telah mengalami perselisihan yang disebabkan oleh karena adanya sikap hidup umat Allah yang saling mementingkan diri sendiri sehingga menganggap orang Iain tidak penting dan maunya selalu mendapat pujian. Sikap ini merupakan wujud kesombongan karena menganggap diri lebih baik dan hebat daripada orang lain dan mengharapkan orang Iain pun menganggap dan mengakui apa yang diinginkannya. Kesombongan ini tentu dapat menghancurkan hubungan antar pribadi jemaat dan berpotensi menghambat kemajuan dan pertumbuhan gereja. Oleh karena persoalan itu menjadi ancaman yang membahayakan jemaat Filipi, maka Rasul Paulus menanggapi dan memberikan nasehat pengajaran secara tegas kepada jemaat Filipi supaya kembali bersatu dan memberi jawaban untuk mencegah perpecahan itu yaitu dengan menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat di dalam Kristus Yesus (ay. 5). Di sini Paulus menjelaskan bahwa Yesus rela melepaskan identitas dengan segala hak-Nya walaupun la adalah Allah. la rela mengosongkan diri-Nya supaya orang berdosa dapat diselamatkan meskipun la dihina, direndahkan, disiksa, bahkan harus mati di atas kayu salib (ay. 6-8). Sikap Yesus inilah yang disebut &#8220;la ada untuk orang Iain&#8221;. Dan sikap seperti inilah yang diharapkan Rasul Paulus kepada jemaat Filipi dalam menghadapi perpecahan umat Tuhan meskipun ini bukan perkara yang mudah, sebab itu sebagai umat Allah perlu melatih diri untuk bersikap rendah hati dalam membangun hubungan antar sesama manusia khususnya antar sesama umat Allah, memahami bahwa &#8220;kita ada sesungguhnya untuk orang Iain&#8221;, demikian juga sebaliknya &#8220;orang lain ada untuk kita&#8221;. Jika setiap kita orang percaya memahami akan hal ini, maka gereja akan mengalami pertumbuhan yang seharusnya dan berkenan di hadapan Allah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMelalui nasehat dan pengajaran Rasul Paulus di atas, maka sangatlah jelas bahwa pertumbuhan yang seharusnya dilakukan oleh umat Allah dan gereja adalah jika setiap umat Allah memiliki pikiran dan perasaan yang terdapat di dalam Kristus yaitu &#8220;bahwa kita ada sesungguhnya untuk orang lain&#8221;, dengan cara tidak mementingkan diri sendiri melainkan hidup saling mengasihi, menasehati, menopang satu dengan yang lain, serta memelihara persekutuan Roh untuk satu tujuan bersama dalam pelayanan. Tuhan Yesus memberkati, Amin.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":10365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-10324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10324"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10367,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10324\/revisions\/10367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}