{"id":10299,"date":"2025-01-27T22:19:11","date_gmt":"2025-01-27T15:19:11","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=10299"},"modified":"2025-01-27T22:19:11","modified_gmt":"2025-01-27T15:19:11","slug":"srhi-28-januari-2025-biarlah-kehendak-tuhan-yang-jadi-berilah-kehendak-tuhan-yang-jadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/01\/27\/srhi-28-januari-2025-biarlah-kehendak-tuhan-yang-jadi-berilah-kehendak-tuhan-yang-jadi\/","title":{"rendered":"SRHI 28 JANUARI 2025 &#8211; Biarlah Kehendak Tuhan Yang Jadi BERILAH KEHENDAK TUHAN YANG JADI"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>&#8220;Tetapi jawab Ayub kepadanya: \u201dEngkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?\u201d Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong><br \/>\n(<em>Ayub 2:10<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAku ingin ini, aku ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali. Semua, semua, semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong ajaib. Begitulah lirik lagu theme song Doraemon yang menggambarkan bagaimana keegoisan tokoh utama, Nobita, yang berharap semua keinginannya terjadi. Terkadang tanpa sadar, orang percaya melakukan hal yang sama. Keinginan sendiri yang diutamakan dan melupakan kehendak Tuhan dalam hidup. Lantas bagaimana ketika ada seseorang yang memikirkan kehendak Tuhan menjadi utama dalam hidupnya?\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAyub adalah contoh yang baik dalam mengutamakan kehendak Tuhan yang terjadi. Ayub yang mendapatkan ujian imannya dengan kehilangan segala yang dimilikinya dan diberikan penyakit di sekujur tubuhnya. Ketika istrinya berkata untuk mengutuki Allah dan mati, maka Ayub merespons demikian: \u201dTetapi jawab Ayub kepadanya: \u2019Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?\u2019 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.\u201d (Ayub 2:10).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAyub mau menerima yang baik dan buruk dari Tuhan. Ayub sadar akan posisi dirinya dan membiarkan kehendak Tuhan yang terjadi. Harusnya orang percaya memiliki sikap seperti Ayub, yang tahu bahwa segala yang terjadi merupakan kehendak Tuhan. Orang percaya harus menerima keadaan dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Layaknya Ayub, yang tetap menjaga kekayaan rohaninya, yaitu menjaga rasa percaya kepada Tuhan dan berusaha menerima keadaan yang ada.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPembaca SRHI, bagaimana kehidupan saudara dikenal selama ini? Kehendak saudara sendiri atau kehendak Tuhan yang menjadi yang utama bagimu? Pilihan saudara akan menentukan bagaimana saudara merespons sebuah kejadian. Ayub, di tengah segala kehilangannya, tahu bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya ada dalam kendali Tuhan. Dia menyerahkan segala hal dalam hidupnya kepada kehendak Tuhan dan pasrah atas apa pun kehendak Tuhan. Mari, saudara, menjadi anak-anak Tuhan yang mendahulukan-Nya, dan apa pun yang terjadi dalam hidup, percaya itu yang terbaik. God bless.\n<\/p>\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(<strong>FRD280125<\/strong>)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mari mendoakan Panitia tolong menolong dalam memberi perhatian dan bantuan kepada Jemaat yang sakit dan yang berduka.<\/li>\n<li>Mari mendoakan Gereja kita agar semakin bertumbuh dalam iman dan pertumbuhan dalam jumlah kehadiran melalui Ibadah Minggu dan Sekolah Minggu, serta Ibadah Doa Rabu dan Doa Fajar.<\/li>\n<li>Mari berdoa agar keamanan terjamin kondusif dalam rangka libur panjang yang ditetapkan oleh pemerintah.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa BPW PEMURIDAN, Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan kegiatan gereja dalam mengadakan pelatihan musik bagi yang rindu melayani Tuhan.<\/li>\n<li>Berdoa untuk anak-anak untuk terus bertumbuh dalam iman dan menjadi berkat bagi keluarga.<\/li>\n<li>Berdoa untuk kegiatan gereja berkunjungan ke simpatisan agar terbuka untuk menjadi jemaat tetap.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Tetapi jawab Ayub kepadanya: \u201dEngkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?\u201d Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.\u201d (Ayub 2:10) Aku ingin ini, aku ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali. Semua, semua, semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":10384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-10299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10299"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10385,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10299\/revisions\/10385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}