{"id":1015,"date":"2017-03-01T05:52:31","date_gmt":"2017-02-28T22:52:31","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1015"},"modified":"2017-03-01T05:52:31","modified_gmt":"2017-02-28T22:52:31","slug":"renungan-harian-1-maret-persiapan-untuk-perjalanan-spiritual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2017\/03\/01\/renungan-harian-1-maret-persiapan-untuk-perjalanan-spiritual\/","title":{"rendered":"Renungan Harian 1 Maret &#8211; Persiapan Untuk Perjalanan Spiritual"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Bacaan Alkitab : Bilangan 8 : 5 \u2013 9 : 14<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0(Kurun waktu : diperkirakan 1.446\u00a0 \u2013 1.444 S.M.)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>\u00a0\u00a0\u201cPersiapan Untuk Perjalanan Spiritual\u201d<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\">download versi word file : <a href=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/Renungan-Harian-Tgl-1-Maret.doc\">Renungan Harian &#8211; Tgl 1 Maret<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Persiapan akhir apakah yang akan kita lakukan sebelum melakukan perjalanan? Kita akan mengemas koper, mempersiapkan anak-anak kita (jika kita memiliki anak), dan membawa peta, uang untuk melakukan perjalanan, passport, dan tentu saja, sebuah kamera.\u00a0 Lalu apa bedanya dengan persiapan yang harus dilakukan untuk melakukan perjalanan spiritual?\u00a0\u00a0 Bagaimana jika, misalnya, Allah menghendaki kita untuk menjadi missionaris ke Afrika; persiapan-persiapan seperti apakah yang harus dilakukan?\u00a0 Mungkin kita akan berpikir tentang adanya utusan\/perwakilan (untuk meningkatkan dukungan), immunisasi, visa, mengikuti sekolah bahasa. Bagaimana dengan persiapan rohani?\u00a0 Bukankah segala persiapan rohani merupakan hal terpenting yang harus dilakukan jika kita akan melakukan perjalanan spiritual untuk menjalankan tugas-tugas dari TUHAN?\u00a0 Orang Israel melakukan persiapan-persiapan rohani sebelum mereka melakukan perjalanan menuju Tanah Perjanjian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di bawah petunjuk Allah, ummat Israel mendirikan Tabernakel di padang gurun, mentahbiskan para imam dan mulai memberikan persembahan korban bagi Allah. Kemudian mereka melakukan sensus atas suku Lewi dan memberi tugas kepada orang Lewi untuk merawat Tabernakel tersebut dan mengangkut setiap perhiasan dan perabot yang ada di dalam Kemah Suci tersebut, kapan pun dan kemanapun Allah menghendaki mereka untuk berangkat. Namun sebelum mereka memulai perjalanan tersebut, orang Lewi pun didedikasikan bagi TUHAN untuk dapat membantu para imam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebelum upacara pentahbisan dimulai, orang Lewi dicukur kepala nya dan dibasuh dengan air untuk menjadikan mereka suci secara seremonial. Kemudian mereka membawa korban bakaran, korban sajian, serta korban penghapus dosa di hadapan jemaat Israel, dan kemudian mempersembahkan korban.\u00a0 Lalu Harun menghunjukkan\u00a0 orang-orang Lewi sebagai persembahan unjukan , untuk memisahkan dan mengkhususkan mereka bagi pelayanan TUHAN atas nama jemaat Israel.\u00a0 Orang-orang Lewi menjadi wakil atas dedikasi orang Israel bagi TUHAN (Bilangan 8 : 15-20),\u00a0 Sebagai prinsip yang dapat kita pelajari atas dedikasi kaum Lewi tersebut :\u00a0\u00a0 gereja-gereja TUHAN perlu melantik dan mendedikasikan para pekerjanya bagi TUHAN, sebagai persiapan pelayanan mereka bagi gereja, pekerjaan penginjilan maupun pelayanan missionaris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hanya laki-laki berumur 25 sampai 50 tahunlah yang dapat melakukan pekerjaan pelayanan di Kemah Pertemuan\u00a0 (di Tabernakel), tetapi ketika mereka memasuki usia pensiun, mereka masih tetap dapat membantu melayani.\u00a0 Mungkin Anda telah memperhatikan bahwa perintah TUHAN tersebut tampaknya berbeda dengan yang telah diberikan di dalam kitab Bilangan 4 : 47.\u00a0 Seperti yang telah dijelaskan di dalam bacaan Renungan Harian tanggal 27 Februari yang lalu, perbedaan rentang usia tersebut berkenaan dengan tugas kaum Lewi tersebut untuk mengangkat dan memindahkan peralatan dan perabot Kemah Suci.\u00a0 Bagi orang Lewi yang melakukan tugas keimamannya pada usia 25 tahun, diwajibkan untuk merawat segenap peralatan Tabernakel selama lima tahun, sebelum kemudian mereka bertanggung-jawab juga untuk mengangkat dan memindahkan peralatan Kemah Suci tersebut.\u00a0 Mungkin saja ketentuan tersebut diberlakukan, agar mereka memiliki rasa hormat kepada Allah.\u00a0 Gereja-gereja TUHAN masa kini tidak memiliki peralatan-peralatan Tabernakel untuk dirawat, tetapi untuk mempersiapkan peribadatan dan penyembahan di gereja, mereka perlu belajar mengenai cara merawat setiap perabot gereja, instrument music, sound system, dan peralatan lainnya yang digunakan di dalam pelayanan mereka, entah apakah mereka pun juga harus memindahkan peralatan-peralatan peribadatan tersebut, sama seperti yang dilakukan orang Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada bulan yang pertama dalam tahun yang ke dua setelah masa pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir, ummat Israel kembali merayakan Hari Paskah.\u00a0 Hari Raya Paskah tersebut merupakan peringatan akan saat di mana TUHAN telah membebaskan mereka dari belenggu perbudakan di Mesir (Kel. 12 ; 1-27).\u00a0 Maka Hari Raya Paskah tersebut merupakan persiapan bagi perjalanan spiritual ummat Israel menuju Tanah Perjanjian di Kanaan.\u00a0 Perjalanan tersebut tidak dapat disamakan seperti sebuah piknik Sekolah Minggu, karena perjalanan tersebut ternyata cukup berat.\u00a0 Ummat Israel akan menghadapi berbagai musuh.\u00a0 Mereka perlu diingatkan bahwa Allah yang telah bertindak dengan perkasa untuk membebaskan ummat Israel dari tanah Mesir, akan menyertai mereka di dalam perjalanan mereka dan membawa mereka sampai di Tanah Perjanjian di Kanaan. Maka merekapun merayakan peristiwa tersebut!\u00a0 Kekuatan rohani seperti apakah yang menyertai perjalanan spiritual kita dalam mencapai tugas-tugas illahi dari TUHAN?\u00a0 Ummat Kristiani, mari mengingat Allah yang dengan sedemikian perkasanya telah menyelamatkan kita, juga akan selalu menyertai kita saat hidup kita mengalami berbagai ujian dan kesukaran.\u00a0 Rayakanlah saat pembebasan hidup kita dari belenggu perbudakan dosa!\u00a0 Rayakanlah kekuatan Allah yang Maha Dahsyat yang telah melindungi dan memelihara hidup Anda.\u00a0 Rayakanlah dan lakukanlah dengan penuh keyakinan iman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Untuk Direnungkan dan \u00a0Dilakukan<\/u> :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Sebagai suatu prinsip yang dapat kita pelajari mengenai pendedikasian suku Lewi, gereja-gereja Tuhan perlu melantik dan mendedikasikan para pekerja mereka bagi TUHAN, sebagai persiapan pelayanan mereka di gereja, ataupun pelayanan-pelayanan missi dan penginjilan ;<\/li>\n<li>Gereja-gereja Kristus masa kini tidak memiliki peralatan seperti di Kemah Suci untuk dirawat, tetapi untuk menyiapkan peribadatan mereka, mereka harus belajar merawat segala jenis perabot untuk peribadatan, peralatan music, sound system, serta segala jenis peralatan lainnya yang digunakan dalam pelayanan, entah apakah mereka pun harus mengangkut dan memindahkan peralatan-peralatan tersebut, seperti yang dilakukan ummat Israel ;<\/li>\n<li>Kaum Kristiani, ingatlah selalu bahwa Allah, yang telah dengan penuh perkasanya menyelamatkan hidup Anda, akan selalu menyertai Anda saat Anda menghadapi setiap bentuk persoalan ataupun kesulitan hidup. Rayakanlah kuasaNya yang Maha Perkasa, perlindungan dan pemeliharaanNya di dalam hidup Anda.\u00a0 Rayakanlah dengan sepenuh keyakinan iman!<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Pertanyaan Untuk Diskusi :<\/u><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Belajar dari perintah Allah bagi ummat Israel di dalam kitab Bilangan 9 berkenaan dengan ketetapan-ketetapan untuk selalu mengingat saat pembebasan ummat Israel dari belenggu dosa, dan merayakan Paskah bagi TUHAN; bagikanlah tentang perjalanan spiritual Anda bersama TUHAN, khususnya saat-saat di mana Anda sungguh-sungguh merasakan pertolongan dan penyertaan TUHAN yang menyelamatkan hidup Anda, ingatlah dan bersyukurlah selalu atas kasih setia dan pemeliharaanNya di dalam hidup Anda.\u00a0\u00a0 Dan bila saat ini Anda sedang menanti-nantikan pertolongan Allah secara khusus dalam hidup, dengan mengingat ingat pertolongan dan penyertaan TUHAN dalam hidup Anda di masa lampau, bagaimanakah hal tersebut membantu Anda untuk menghadapi situasi ketidak-pastian \u00a0ataupun mungkin juga persoalan dalam hidup Anda tersebut?<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><u>Ayat Hafalan Hari Ini :<\/u><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Imamat 20 : 7 \u201cMaka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.\u201d<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">3 : 12a \u201cLalu firman-Nya: &#8220;Bukankah Aku akan menyertai engkau?&#8230;\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Bacaan Alkitab : Bilangan 8 : 5 \u2013 9 : 14 \u00a0(Kurun waktu : diperkirakan 1.446\u00a0 \u2013 1.444 S.M.) &nbsp; \u00a0\u00a0\u201cPersiapan Untuk Perjalanan Spiritual\u201d &nbsp; download versi word file : Renungan Harian &#8211; Tgl 1 Maret Persiapan akhir apakah yang akan kita lakukan sebelum melakukan perjalanan? Kita akan mengemas koper, mempersiapkan anak-anak kita (jika&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1016,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1015"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1018,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015\/revisions\/1018"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}