ALAT YANG DIPAKAI ALLAH MEMBENTUK KITA MENJADI SERUPA DENGAN ANAKNYA.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. (Roma 12:2-3)
Penulis baru saja merenofasi rumah kami kecil-kecilan. Saya memerhatikan banyak alat yang digunakan oleh para tukang, antara lain Palu (Hammer): Untuk memaku, menghancurkan, atau menyesuaikan material bangunan. Gergaji: digunakan untuk memotong material seperti kayu atau besi. Meteran: Untuk mengukur panjang dan dimensi bangunan dengan tepat. Waterpass: Untuk memastikan permukaan atau bagian bangunan rata dan horizontal atau vertical dengan benar. Sendok Semen (Cetok): Alat yang paling sering dijumpai, digunakan untuk mengaplikasikan semen atau plesteran. Sekop: untuk memindahkan atau menyaring material seperti pasir atau tanah. Obeng: untuk mengencangkan atau mengendurkan sekrup. Bor Listrik: Untuk membuat lubang pada berbagai permukaan material, seperti dinding atau kayu. Kunci Inggris digunakan untuk mengencangkan atau melonggarkan mur dan baut. Tangga Lipat atau Scaffolding (Besi penyangga): Alat bantu untuk mencapai area kerja yang tinggi. Tespen: Untuk memeriksa keberadaan arus listrik demi keamanan.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, kebaikan Allah ditunjukkan oleh fakta bahwa Allah tidak membiarkan kita dalam kondisi tetap sama seperti sebelum kita diselamatkan. Sepanjang hidup kita, Tuhan menggunakan alat-alat tertentu untuk membentuk kita menjadi serupa dengan gambar Putra-Nya- Yesus Kristus. Berikut adalah alat-alat yang Allah pakai dalam membentuk kita:
FIRMAN TUHAN, Kita bertumbuh dalam Kristus ketika kita meluangkan waktu untuk membaca Firman Allah/Alkitab, karena Kitab Suci adalah bagaikan asupan makanan yang membuat organ-organ tubuh kita tetap hidup. Ketika Tuhan Yesus dicobai oleh Iblis untuk mengubah batu menjadi roti, Tuhan Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4). Namun sayangnya, beberapa orang Kristen hanya memperhatikan makan jasmani saja dan lalai akan makanan rohani / firman Tuhan.
DOA. Kita belajar untuk bergantung kepada Tuhan dengan datang kepada-Nya dengan kebutuhan dan kekuatiran kita serta pujian dan rasa syukur kita. Saat kita mendekat kepada Tuhan secara teratur melalui doa, keintiman dan kasih kita kepada-Nya bertumbuh. Alih-alih memandang doa sebagai kewajiban, kita akan menyadari bahwa waktu kita bersama Tuhan telah menjadi suatu kenikmatan.
GEREJA. Gereja merupakan persekutuan orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Gereja merupakan keluarga Allah. Gereja merupakan faktor penting lainnya dalam transformasi kita, karena di sanalah kita belajar untuk saling mengasihi. Di gereja jugalah kita menemukan dorongan, menerima pengajaran Alkitab, dan memiliki tanggung jawab utuk melayani.
Saudara yang dikasihi Tuhan, Pembaca SRHI yang setia, Budaya kita tidak kekurangan suara dan tekanan duniawi yang memenuhi pikiran dan memengaruhi perilaku masyarakat kita. Namun, ketika Anda dengan sengaja menjadwalkan waktu untuk Tuhan, membaca dan merenungkan Firman-Nya, dan setia berbakti serta bersekutu dengan umat-Nya / gereja-Nya, maka Allah melakukan karya transformasi-Nya dalam hidup kita sehingga Anda dan saya menjadi serupa dengan Kristus.
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Roma 12:1)
(JET26092025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 26 September 2025
- Berdoa untuk pelaksanaan Ibadah Doa Fajar hari Sabtu besok supaya diberikan cuaca yang cerah. Doakan persiapan Ibadah yang dilakukan secara Hybrid, para pelayan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan peralatan yang diperlukan dapat berfungsi sehingga semua Jemaat di Gereja dan yang mengikuti via Online Zoom dapat menikmati Ibadah dengan baik.
- Doakan Pelaksanaan Ibadah Anak Baptis dalam acara Gebyar Anak Ceria tgl. 27 September 2025 di GBI Jatinegara dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta anak-anak yang mengikuti beserta para pendamping dan para petugas dapat mengikuti acara dengan penuh sukacita.
- Doakan para pejabat di BUMN diberikan hati yang takut akan Tuhan dan sikap hati yang tulus dalam melayani masyarakat Indonesia.
Pokok Doa untuk Cabang Way Jepara, Lampung Timur
- Doakan kesehatan Jemaat Cabang Way Jepara, Tuhan menjaga dari segala macam penyakit dan melindungi dari segala marabahaya dan kecelakaan. Dan yang sakit Tuhan menjamah sehingga dapat segera sembuh.
- Bersyukur untuk berbagai Fasilitas / Sarana Ibadah yang semakin baik, kiranya dapat menambah semangat Jemaat untuk semakin giat bersekutu di Gereja dan mengajak saudara / teman untuk datang beribadah.
- Doakan Pdt. Yulius Eko Imanuel dan Keluarga supaya dapat melayani Jemaat Way Jepara dengan hikmat dan kemampuan dari Tuhan.

Amenn!!