Mengucap Syukur Dalam Segala Keadaan
Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayub 2:10b)
Hidup tidak selalu berjalan mudah. Ada saatnya hari merasa bahagia dan adakalanya badai datang. Tidak ada yang salah dengan segala keadaan yang diterima. Segala keadaan yang diterima pun menuai berbagai respon sendiri dari setiap orang yang mengalaminya. Lantas bagaimanakah seharusnya orang percaya dalam segala keadaan hidupnya, hal apa yang harus dilakukan? Bagaimana mengucap syukur dalam segala keadaan sebagai orang percaya?
Ayub mengalami keadaan yang baik dalam segala hidupnya, tetapi dalam waktu bersamaan semuanya diambil. Istrinya pun meminta dia untuk mengutuki Allah dan mati (Ayub 2:9). Namun respon Ayub dalam menerima segala keadaan ini dia pum menunjukkan sikapnya: Tetapi jawab Ayub kepadanya: ”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayub 2:10). Ayub teptap merima segala keadaan yang dia hadapi dan menjadi contoh yang baik bagi setiap manusia.
Keadaan yang baik tidak selalu datang pada orang percaya, tetapi bagaimana merespon keadaan tersebut? Belajar dari Ayub yang berkata dia mau menerima yang baik dan buruk dari Allah. Hidup memang tidaklah mudah tetapi bersyukur akan mengurangi rasa khawatir dalam diri. Ketika diberkati Tuhan dengan seberapapun akan terasa cukup. Mengucap syukur dalam segala keadaan sebagai orang percaya.
Pembaca SRHI, bagaimana dengan hidup saudara ketika keadaan susah? Apakah saudara tetap akan bersyukur ketika dalam keadaan sedih dan senang? Rubahlah mindset untuk menerima segala sesuatu yang diberikan Tuhan, semua yang diberikan oleh Tuhan adalah terbaik. Ingat kunci merasa cukup dalam hidup adalah mengucap syukur. Layaknya Ayub yang walaupun dalam keadaan terpuruk pun tetap menerima keadaan tersebut. Apabila saudara ada sesuatu atau hal yang membuat kepikiran. Ingat: ada Ayub yang sudah melewati ini, demikian juga saudara.
God Bess.
Pokok Doa SRHI GBIK
Selasa, 23 September 2025
1. Berdoa untuk pelaksanaan persekutuan WBI dan PBI hari ini supaya dapat berjalan dengan baik.
2. Berdoa untuk pendidikan anak-anak Jemaat. Tuhan memberkati sumber mata pencaharian Jemaat sehingga dapat memenuhi setiap biaya yang dibutuhkan bagi pendidikan anak-anak mereka. Doakan supaya anak-anak dapat mengikuti pendidikan di sekolah maupun kampus mereka dengan baik dan tetap menjaga iman dan ajaran Kristus.
3. Berdoa untuk TNI Polri beserta Institusi Pemerintahan lainnya dalam menjaga kestabilan keamanan Negara Indonesia.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
1. Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat Cabang Sebetung supaya Tuhan memberikan jalan keluar atas permasalahan yang ada sehingga Jemaat dapat menikmati kelegaan dan penyertaan Tuhan.
2. Mengucap syukur atas kegiatan Gereja yang sudah berjalan dengan baik. Doakan supaya Tuhan menambahkan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan.
3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Darto Eran) supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan berkat yang cukup dalam melayani Tuhan dan Jemaat.
