{"id":7321,"date":"2023-04-26T22:00:48","date_gmt":"2023-04-26T15:00:48","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=7321"},"modified":"2023-04-26T21:30:22","modified_gmt":"2023-04-26T14:30:22","slug":"srhi-27-apr-23-teladan-ketaatan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/04\/26\/srhi-27-apr-23-teladan-ketaatan\/","title":{"rendered":"SRHI 27 APR 23 &#8211; Teladan Ketaatan"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>&#8220;Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataan itu. Lalu Malaikat itu meninggalkan dia&#8221;<\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">(Lukas 1:38)<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaat Maria menerima Wahyu Tuhan melalui Malaikat Gabriel, Maria menerima tanggung jawab yang diberikan Tuhan kepadanya tanpa adanya penolakan dan pemberontakan. Maria tidak memikirkan bagaimana hidupnya saat ia taat pada kehendak Tuhan, Sebagaimana kita tahu bagaimana banyaknya tantangan dan masalah yang dihadapi Maria. Apabila orang tahu ia hamil bisa dirajam sampai mati, bahkan saat ia hendak melahirkan tidak ada tempat yang layak, dan harus bepergian jauh demi keamanan dan keselamatannya. Namun oleh karena ketaatannya, Tuhan senantiasa menyertai maria dalam perjalanan hidupnya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaat ini kita melihat bagaimana teladan ketaatan Maria ibu Yesus, ia mau masuk dan melewati berbagai proses yang berbahaya, bahkan mengancam hidupnya. Oleh kerena ketaatan dan penyerahan dirinya kepada Tuhan, melahirkan anugerah bagi setiap manusia. Bagaimana dengan kita saat ini, sudahkan kita mau taat dan menyerahkan hidup kita kepada Tuhan.? Baiklah saat ini kita mau meneladani ketaatan Maria, jangan mengeluh, jangan berontak dan tidak menerima apapun yang sedang Tuhan perbuat dalam hidup kita. Taatlah, karena Tuhan tidak akan membiarkan kita sendiri. Belajar dari Maria <em>\u201cSesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.\u201d (Lukas 1:38)<\/em><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: blue;\">(KS27042023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Indonesia berdoa untuk Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak Maruf Amin agar diberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam menjalankan roda pemerintahan, mengatasi setiap permasalahan yang ada di negara dan bangsa, pemerataan pembangunan di seluruh wilayah tanah air dapat terlaksana dengan baik;<\/li>\n<li>Berdoa utk Asisten Gembala Sidang, Pendeta, Diakon, dan Karyawan yang ada diberikan hikmat kebijaksanaan dan semangat dari Tuhan sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kesehariannya dapat dijalani dengan penuh sukacita;<\/li>\n<li>Jemaat GBIK dapat menikmati berkat-berkat jasmani maupun berkat rohani yang sudah di berikan Tuhan dan tidak khawatir yang berkelebihan tetap berharap dan bersandar penuh kepada Kristus sebagai sumber kehidupan yang sejati.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang Eklesia Pelita Halmahera Utara<\/strong><\/p>\n<ul>\n<img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-26-at-9.11.57-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"215\"\/><\/p>\n<li>Pelayanan Pdm. Yunus Tuwongadil dan Keluarganya;<\/li>\n<li>Jemaat Cab. Eklesia Halmahera Utara;<\/li>\n<li>Pembangunan Gedung Gereja yang belum selesai;<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataan itu. Lalu Malaikat itu meninggalkan dia&#8221; (Lukas 1:38) Saat Maria menerima Wahyu Tuhan melalui Malaikat Gabriel, Maria menerima tanggung jawab yang diberikan Tuhan kepadanya tanpa adanya penolakan dan pemberontakan. Maria tidak memikirkan bagaimana hidupnya saat ia taat pada kehendak Tuhan, Sebagaimana kita tahu bagaimana banyaknya&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5204,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-7321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7321"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7326,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7321\/revisions\/7326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5204"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}