{"id":7303,"date":"2023-04-25T22:00:49","date_gmt":"2023-04-25T15:00:49","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=7303"},"modified":"2023-04-25T19:27:44","modified_gmt":"2023-04-25T12:27:44","slug":"srhi-26-apr-23-tinta-hidup","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/04\/25\/srhi-26-apr-23-tinta-hidup\/","title":{"rendered":"SRHI 26 APR 23 &#8211; Tinta Hidup"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>&#8220;Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup didalam nenekmu Lois dan didalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga didalam dirimu&#8221;<\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">(2 Tim.1:5)<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBeberapa hari yang lalu kita memperingati hari Raden Ayu Kartini, seorang pejuang emansipasi wanita dan seorang tokoh nasional Indonesia. R.A Kartini menjadi sosok panutan wanita Indonesia karena beliau merupakan wanita yang berani untuk sebuah perubahan. Apa yang dilakukan oleh R.A Kartini merupakan tindakan visioner dan berani, hal ini juga terdapat dalam cerita Alkitab dimana nenek Lois dan ibu Eunike mengajar seorang muda yang bernama Timotius dengan nilai-nilai Ilahi. Dikatakan dalam nats tersebut bahwa iman yang tulus ikhlas tertanam didalam diri Timotius berkat bimbingan nenek Lois dan ibu Eunike. Kedua sosok perempuan ini menjadi figur utama dari proses kehidupan Timotius, merekalah yang menuliskan nilai-nilai iman kedalam diri Timotius.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nNenek Lois dan ibu Eunike mengerti bahwa seorang anak diibaratkan seperti buku tulis kosong yang perlu ditulis, dibina dan dijaga. Kita dapat belajar melalui sikap nenek Lois dan ibu Eunike bahwa anak perlu diajarkan nilai-nilai iman, kehidupan, adab dan pemikiran sehingga anak tersebut memiliki bekal yang baik guna menjalani hidup (Ams.29:17; 22:6). Bekal yang diterima anak akan\u00a0 membantunya memiliki prinsip, ketahanan, pemikiran dan sikap yang berfokus pada iman serta nilai kehidupan. Bekal tersebut akan menjadi coretan-coretan yang bermanfaat bagi kehidupan anak dan pastinya akan membentuk diri anak tersebut. Timotius menjadi contoh indah dibalik coretan-coretan yang dituliskan nenek Lois dan ibunya Eunike, ia akhirnya menjadi pemuda beriman dan dipakai Tuhan secara luar biasa. Coretan-coretan yang dituliskan tersebut akan sangat menentukan laku kehidupan orang yang kita tulis. Oleh karena itu sebagai wanita yang baik, marilah kita menorehkan tinta hidup bagi anak-anak kita, keluarga kita, sanak saudara kita bahkan lingkungan kita agar nilai kehidupan yang berasal dari iman dapat disalurkan dan berdampak luas bagi sesama. Pastikanlah bahwa tinta yang kita tulis adalah tinta yang berkualitas sehingga tidak mudah hilang dan buram. Dan pastikan juga bahwa tinta tersebut mengandung nilai iman, kehidupan, adab serta pemikiran yang bersumber dari Kitab Suci. Karena tinta yang berasal dari Kitab Suci bernilai abadi, tak lekang oleh waktu dan tak termakan usia.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTerimakasih, Tuhan Yesus memberkati<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: blue;\">(YG26042023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk keberagaman yang ada di Indonesia baik suku, agama, ras dan antargolong dapat hidup rukun, damai dan berdampingan, agar kehidupan di NKRI dapat terjalin dengan baik;<\/li>\n<li>Berdoa untuk Organisasi dan Kepanitiaan GBIK, agar setiap Pengurus didalamnya diberkati Tuhan dalam mempersiapkan setiap Persekutuan di setiap minggunya dan dalam melaksanakan program Gereja dapat tercapai sesuai yang diharapkan dan menyenangkan hati Tuhan;<\/li>\n<li>Berdoa untuk jemaat GBIK yang saat ini sedang sakit atau dalam kondisi kelemahan tubuh agar diberikan kesembuhan, semangat dalam proses pemulihan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa TPW Gerbang Indah Loleba, Halmahera Timur, Maluku Utara<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<ul>\n<!--<img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Pdm.-Defretes.jpeg\" alt=\"\" width=\"215\"\/>--><\/p>\n<li>Doakan Pelayanan Bp Kharis;<\/li>\n<li>Doakan Pembanguan pastori sedang dilaksanakan dimulai dengan fondasi;<\/li>\n<li>Doakan kesehatan para jemaat karena kerja bakti dalam pembangunan pastori.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup didalam nenekmu Lois dan didalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga didalam dirimu&#8221; (2 Tim.1:5) Beberapa hari yang lalu kita memperingati hari Raden Ayu Kartini, seorang pejuang emansipasi wanita dan seorang tokoh nasional Indonesia. R.A Kartini menjadi sosok panutan wanita&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":7305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-7303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7303"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7307,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7303\/revisions\/7307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7305"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}