{"id":5794,"date":"2022-05-23T00:03:48","date_gmt":"2022-05-22T17:03:48","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5794"},"modified":"2022-05-22T20:15:14","modified_gmt":"2022-05-22T13:15:14","slug":"srhi-23-mei-22-persahabatan-yang-saling-mendukung-dalam-pelayanan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/05\/23\/srhi-23-mei-22-persahabatan-yang-saling-mendukung-dalam-pelayanan\/","title":{"rendered":"SRHI 23 MEI 22 &#8211; PERSAHABATAN YANG SALING MENDUKUNG DALAM PELAYANAN"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cLalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.&#8221;<br \/>\n(Kis. 12: 25-26)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBarnabas adalah seorang pemimpin gereja di Yerusalem yang diutus melayani di Antiokhia setelah melihat perkembangan pekerjaan Tuhan di sana memerlukan penanganan khusus. Setelah Barnabas di sana, ia melihat kasih karunia Allah begitu besar terhadap orang-orang di Antiokhia, maka bersukacita ia, kemudian menasehati mereka supaya tetap setia. Karena Barnabas orang baik yang penuh dengan Roh Kudus, maka jemaat di Antiokhia bertumbuh dengan pesat (Kis. 11: 19-24).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKemudian Barnabas ingat akan sahabatnya yang bernama Saulus yang tinggal di Tarsus. Perkenalan dan persahabatan Barnabas dengan Saulus dimulai, setelah Saulus menjadi percaya Tuhan Yesus, datang ke Yerusalem untuk bergabung dengan murid-murid yang lain. Karena latar belakang Saulus yang selalu melakukan tindakan kekerasan kepada murid Tuhan Yesus sebelum \u201cditangkap\u201d Tuhan Yesus, maka murid-murid pada ketakutan menerimanya. Bersyukur ada Barnabas yang melihat kesungguhan Saulus, sehingga ia menerima kehadiran Saulus dalam kelompok para murid. Sejak saat itu persahabatan mereka menjadi sangat baik (Kis. 9: 26-28).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDengan susah payah akhirnya Barnabas dapat menemukan Saulus di Tarsus, kemudian diajaknya sahabatnya itu datang ke Antiokhia untuk menolong mengembangkan jemaat di sana. Puji Tuhan selama setahun mereka di Antiokhia, mereka bekerjasama dengan mengajar dalam nama Tuhan Yesus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Pada saat itulah murid-murid untuk pertama kali disebut Kristen. Walaupun tadinya merupakan cemoohan masyarakat yang tidak senang mereka, tetapi mereka menerima dengan penuh ketulusan sebutan itu. (Kis. 11: 25-26).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPertanyaan besar yang muncul adalah mengapa Saulus dengan mudah mau menerima ajakan Barnabas untuk pergi ke Antiokhia? Rupanya hal tersebut sudah sangat dirindukan Saulus. Pada waktu\u00a0 \u201cditangkap\u201c Tuhan Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik, ia merasa hidupnya sudah selesai. Karena persahabatannya dengan Barnabaslah ia kembali bangkit dari keterpurukannya itu, sehingga ia langsung mengikuti sabahatnya saat diajak pergi ke Antiokhia.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKalau Barnabas dan Saulus saling mendorong dalam pelayanan karena persahabatan mereka, kita pun dapat saling mendorong dalam melayani Tuhan. Kita dapat saling memberi semangat, sehingga pelayanan kita semakin baik dan semakin berkenan kepada Allah. Tuhan Yesus memberkati, Amin.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(RI23052022)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pemerintah Indonesia, khususnya KPU dalam menyusun jadwal tahapan Pemilu tahun 2024 agar dapat berjalan lancar aman, tertib;<\/li>\n<li>Kesatuan hati Jemaat GBIK dalam ambil bagian pelayanan sesuai talenta  dengan setia dan tulus untuk pekerjaan dan kemuliaan Tuhan;<\/li>\n<li>Gereja Baptis Indonesia Kebayoran dalam penyusunan setiap mata acara Gereja dapat menyesuaikan masa peralihan pandemi menuju endemi  dengan hikmat dari Tuhan. Kiranya GBIK menjadi berkat berguna menumbuh kembangkan Iman jemaat, berbuah dalam pengenalan Kasih Kristus.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Bima Iryanto dan keluarga;<\/li>\n<li>Mengucapsyukur atas pelayanan yang berjalan dengan lancar dan hubungan jemaat dan gembala tetap terjaga dengan baik;<\/li>\n<li>Kerinduan melaksanakan baptisan di tahun ini;<\/li>\n<li>Jemaat yang undur kiranya boleh terlibat aktif.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cLalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.&#8221; (Kis. 12: 25-26) Barnabas adalah seorang pemimpin gereja di Yerusalem yang diutus melayani di Antiokhia setelah&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5794","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5794"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5794\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5799,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5794\/revisions\/5799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4250"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}