{"id":5452,"date":"2022-02-26T00:03:44","date_gmt":"2022-02-25T17:03:44","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5452"},"modified":"2022-02-25T10:08:48","modified_gmt":"2022-02-25T03:08:48","slug":"srhi-26-feb-22-mengapa-takut","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/02\/26\/srhi-26-feb-22-mengapa-takut\/","title":{"rendered":"SRHI 26 FEB 22 &#8211; MENGAPA TAKUT"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.&#8221;<br \/>\n(Yohanes 15:7)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada masa kini dunia sedang dilanda masa pandemi, mengalami masa yang sulit. Semua negara terjadi tidak terkecuali. Orang orang berdoa dan memohon Allah agar pandemi ini cepat berlalu. Orang pergi kepada Allah sebagai atasan atau sebagai hamba yang memohon belas kasihan Allah, tetapi bukan sebagai anak yang telah menerima warisan Nya. Tentu harapan manusia kepada Allah untuk memohon pertolongan, karena Firman Tuhan menyatakan : <strong>Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya<\/strong><strong> (Yohanes 15:7).<\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBerpikir ini tanggung jawab Allah untuk menolong, ini giliran Allah untuk menyelesaikan masalah apa yang dialami. Sudah memohon, tetapi saat ini Allah belum lakukan. Kebenaran Allah adalah\u00a0 telah melakukan bagian Nya. Allah telah memberikan Firman kepada manusia. Benih Firman yang Allah berikan adalah yang akan menguatkan, menumbuhkan rohani kepada setiap orang percaya, dan solusi setiap masalah yang dihadapi. Dia sudah memberikan Firman yang memberi kehidupan. Sekarang melihat diri masing-masing apa yang dilakukan terhadap Firman itu. Yang harus dilakukan adalah menerima Firman itu dan sungguh sungguh berada didalam Nya dan melepaskan kehidupan kita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKetika murid murid bersama Yesus naik perahu, terjadi angin taufan sehingga murid murid menjadi ketakutan. Mereka membangunkan Yesus dan Dia menghardik angin itu, lalu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.\u00a0 Lalu Yesus berkata kepada mereka: &#8220;Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?&#8221; (Markus 4:40).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nYesus tidak berusaha menenangkan mereka, tetapi bertanya mengapa kamu takut? Mengapa kamu tidak percaya? Bila mau dikatakan lebih tegas mengapa tidak mempunyai iman.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAllah tidak setuju dengan ketidak berdayaan orang orang yang beriman.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKadang manusia juga salah mengartikan bahwa Allah yang maha kuasa akan mengendalikan ini semua.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBenar bahwa Yesus memiliki Kuasa dan otoritas untuk melakukan sesuatu mengenai badai ini. Dengan hardikan, Ia membuat air didanau tenang dan menjadi teduh sekali.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nNas yang dibaca ini ada pelajaran yang baik mengapa murid murid tidak melakukan sesuatu pada saat badai.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAllah adalah yang maha baik, bukan sumber masalah yang membuat menjadi manusia bermasalah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDengan iman percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, Allah ingin manusia melakukan yang menjadi tanggung jawabnya. Dia telah memberikan Firman yang mempunyai &#8220;kuasa dan kehidupan&#8221;. Marilah ikut aku, Yesus memberi suatu janji dan pengharapan. Jika sungguh sungguh mengerti akan hal itu maka kita harus mengambil dan tinggal didalam Firman Nya. Melakukan dengan setia dan taat apa yang menjadi bagian kita yang telah hidup didalam Nya. Mari kita bisa melakukan yang lebih baik dan tidak takut, untuk kemuliaan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati Amin.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(MS26022022)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Persekutuan Harmony yang diadakan besok dapat dihadiri banyak keluarga dan terselenggara dengan baik;<\/li>\n<li>Doakan pelayanan pendeta, panitia musik dan upacara gereja serta petugas yang ditunjuk dalam menyiapkan ibadah hari minggu esok hari secara hybrid baik onsite dan online, jaringan yang digunakan untuk zoom dan streaming tidak terganggu serta perusahaan-perusahaan dibidang layanan jaringan internet dapat bekerja secara maksimal sehingga menolong semua jemaat beribadah dan dikuatkan iman;<\/li>\n<li>Doakan persekutuan KMBI yang diadakan hari ini, setiap pemuda dapat menghadiri, mendapatkan berkat dan menjadi pelaku Firman Tuhan dalam kehidupannya.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa TPW EKLESIA, Pelita, Halmahera Utara:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bersyukur untuk pengukuhan Pdm. Yunus Tuwongadil pada tanggal 12 Desember 2021;<\/li>\n<li>Doakan pelayanan Gembala Sidang;<\/li>\n<li>Doakan kesehatan dan kesetiaan jemaat dalam berbakti dan melayani;<\/li>\n<li>Doakan kegiatan pembangunan Gedung ibadah dan dana yang diperlukan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.&#8221; (Yohanes 15:7) Pada masa kini dunia sedang dilanda masa pandemi, mengalami masa yang sulit. Semua negara terjadi tidak terkecuali. Orang orang berdoa dan memohon Allah agar pandemi ini cepat berlalu. Orang pergi kepada&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5452"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5452\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5454,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5452\/revisions\/5454"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5317"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}