{"id":4506,"date":"2021-07-09T00:02:41","date_gmt":"2021-07-08T17:02:41","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4506"},"modified":"2021-07-08T20:51:27","modified_gmt":"2021-07-08T13:51:27","slug":"srhi-9-jul-21-kitab-mazmur-berbicara-tentang-pemeliharaan-tuhan-mazmur-37-1-6","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/07\/09\/srhi-9-jul-21-kitab-mazmur-berbicara-tentang-pemeliharaan-tuhan-mazmur-37-1-6\/","title":{"rendered":"SRHI 9 JUL 21 &#8211; KITAB MAZMUR BERBICARA TENTANG PEMELIHARAAN TUHAN (Mazmur 37: 1 &#8211; 6)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cPercayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.&#8221;<br \/>\n<cite>(Mazmur 37: 3, 4)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKitab Mazmur adalah salah satu kitab yang sangat unik dalam Alkitab. Selain memiliki pasal yang terbanyak (150 pasal), juga memilik pasal dengan ayat yang terbanyak juga yaitu 172 ayat (Mazmur 119). \u00a0Selain itu Kitab Mazmur memakai banyak cara untuk berbicara tentang perasaan kita (berupa Nasihat, Doa, Perintah, Nyanyian). Mazmur berbicara: \u201cKasihilah Tuhan Allahmu\u201d(31:24-25). Mazmur juga berucap tentang rasa syukur, (67-4, 5): \u201c<em>Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi<\/em>\u201d S e l a.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari perhatikan Mazmur 37. Mazmur ini sangat indah, mengingatkan kita akan kasih dan pemeliharaan Tuhan. Dalam Mazmur ini Daud menasihati kita untuk tidak marah kepada orang yang berbuat jahat atau iri kepada orang yang berbuat curang. Pada masa pandemic ini mungkin kita marah atau kesal kepada orang-orang yang tidak taat kepada peraturan yang berlaku untuk menghambat lajunya virus Covid-19. PPKM Darurat telah diberlakukan 5 hari tetapi masih banyak warga yang mengabaikan, bahkan melanggarnya. Hal itu mengakibatkan semakin banyak orang yang terpapar, bahkan sampai meninggal dan semakin sulit mendapatkan perawatan kesehatan. Pemazmur menulis: \u201c<em>Jangan marah dan jangan iri\u201d<\/em>.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMengapa Daud menasihatkan demikian? Karena dia sangat meyakini pemeliharaan Tuhan. Sepanjang umur, Daud mengalami berbagai kesukaran yang mengancam hidupnya. Dalam Kitab Mazmur yang sebagian besar ditulis oleh raja Daud dengan pimpinan Roh Kudus, Daud menceritakan pengalaman hidupnya bersama Tuhan. Usia Daud mungkin hanya sampai 70 tahun (menjadi raja pada usia 30 tahun dan memerintah selama 40 tahun), dan dia adalah seorang yang memiliki pengalaman hidup yang sangat luar biasa. Daud mengalami banyak mujizat dari Tuhan khususnya yang berhubungan dengan pemeliharaan Tuhan. Seperti Daud yang mengalami banyak tantangan dan kesukaran, kita juga pernah mengalami kesukaran dalam hidup kita. Tetapi Daud lebih dari segalanya. Dia berada dalam ancaman rencana pembunuhan oleh raja Saul selama 10 sampai 13 tahun. Untuk keamanan, Daud harus bersembunyi di goa-goa, bahkan terpaksa menyamar sebagai orang gila. Namun dari pengalaman yang sangat berbahaya itu kita bisa belajar bahwa Allah sanggup memelihara hidup kita. Lihat pernyataannya dalam Mazmur 37:25: \u201c<em>Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti<\/em>.\u201d\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKetika Daud menulis: \u201c<em>Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang; <\/em>\u201d dia menyatakan agar kita tidak hanya terfokus pada segala keadaan yang tidak menyenangkan terjadi disekitar kita. Hal itu akan melumpuhkan hidup dan mengecilkan hati orang percaya. Sebaliknya Daud menasihati kita: \u201c<em>Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu<\/em>\u201d (Mazmur 37:3-4). Daud memberi kita 2 tips bagaimana kita bisa tetap bersukacita di tengah-tengah keadaan yang tidak menyenangkan saat in.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Mari tetap percaya kepada Tuhan<\/strong>. Percaya bahwa Dia tidak pernah menginggalkan kita: \u201c<em>Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman<\/em>&#8221; (Matius 28:20). Atau janji Tuhan Yesus dalam Matius 7:8-11: \u201c<em>Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya<\/em>.&#8221; \u00a0Mari tetap berbuat baik, tetap menaati peraturan yang ada, yang dibuat untuk kebaikan bagi kita semua.<\/li>\n<li><strong>Tetaplah bersukacita dan bergembira di dalam Tuhan<\/strong>. Mazmur 37: 4 \u201c<em>Bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu<\/em>.\u201d Penulis Amsal memberi nasihat yang indah: \u201c<em>Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat<\/em>\u201d(Amsal 15:13). \u201c<em>Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang<\/em>\u201d (Amsal 17:22). Sebaliknya: \u201c<em>Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia\u201d<\/em> (Amsal 12:25).<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita tutup renungan ini dengan Mazmur 37:5-6: \u201c<em>Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang\u201d<\/em>.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET09072021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Indonesia dalam melindungi pekerja dan karyawan yg berdampak PPKM Darurat tidak memecat\/memutus pekerja dan karyawan dengan sepihak tetap mengedepankan aturan kebijaksanaan yang kongkrit utk pemenuhan hidup pekerja dan karyawan;<\/li>\n<li>Doakan Masyarakat Indonesia di tengah Pandemi tetap empati \/peduli terhadap korban Covid 19 yg melakukan Isoma memperhatikan membantu memberi semangat agar korban Covid 19 cepat sembuh;<\/li>\n<li>Doakan GBIK dalam hal ini Pan Keanggotaan Pan Kunjungan Pan Tolong Menolong Pan Doa bersatu dalam menolong Jemaat yang sedang sakit dan Isoma karena Covid 19 terus Tuhan pimpin diberi kekuatan, ketekunan untuk menjalankan tugas dengan baik di saat saat sulit sekarang ini;<\/li>\n<li>Doakan pasangan Jemaat GBIK yang rindu buah hati\/keturunan dalam rumah tangga &#038; juga jemaat yg rindu mendapatkan pasangan hidup yang sepadan, seiman kiranya Tuhan memberi yg terbaik menurut rencana-Nya;<\/li>\n<li>Mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara-saudara kita  terkasih, jemaat GBIK yang sedang terpapar virus COVID:\n<ol>\n* Ibu Kunti (putri Bp. Eko Sumarno)<br \/>\n* Bp. Yoyong (suami Ibu Kunti)<br \/>\n* Ciyoni (putri Ibu Kunti)<br \/>\n* Akiyo (putra Ibu Kunti)\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPercayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.&#8221; (Mazmur 37: 3, 4) Kitab Mazmur adalah salah satu kitab yang sangat unik dalam Alkitab. Selain memiliki pasal yang terbanyak (150 pasal), juga memilik pasal dengan ayat yang terbanyak&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3793,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4506","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4506"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4506\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4509,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4506\/revisions\/4509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3793"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}