{"id":4493,"date":"2021-07-07T00:02:14","date_gmt":"2021-07-06T17:02:14","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4493"},"modified":"2021-07-05T21:42:29","modified_gmt":"2021-07-05T14:42:29","slug":"srhi-7-jul-21-berkat-tuhan-melebihi-apa-yang-diminta","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/07\/07\/srhi-7-jul-21-berkat-tuhan-melebihi-apa-yang-diminta\/","title":{"rendered":"SRHI 7 JUL 21 &#8211; BERKAT TUHAN MELEBIHI APA YANG DIMINTA"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cTetapi Petrus berkata: \u201cEmas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!\u201d&#8221;<br \/>\n<cite>(Kis. 3:6)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSekarang ini banyak orang berperang melawan sakit penyakit khususnya Covid-19. Nah, jika suatu saat kita sedang sakit dan diminta untuk memilih antara harta atau kesembuhan, kira-kira kita akan memilih apa? Tentunya semua orang akan memilih kesembuhan. Oleh karena jika kita sehat, kita bisa berusaha untuk memeroleh uang dan harta. Pertanyaan dan jawaban di atas selalu menjadi perenungan setiap orang yang sakit bahkan orang yang sering keluar masuk Rumah Sakit karena sakit. Apalagi sekarang ini dengan menyebarnya Covid-19, semua Rumah Sakit dipenuhi oleh orang-orang yang merindukan kesembuhan, namun mereka selalu diperhadapkan dengan ketidakpastian. Dan oleh karena kesehatan itu sangat penting bagi setiap manusia dan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang melanda negeri ini, maka Presiden Joko Widodo secara resmi mengeluarkan kebijakan pemerintah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Sejak tanggal 3-20 Juli 2021 supaya dengan adanya peraturan ini masyarakat Indonesia baik para pejabat dan warga menyadari dan menaatinya penuh dengan kesadaran supaya bangsa Indonesia segera bebas dari berbagai persoalan khususnya wabah penyakit yang disebabkan Covid-19.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Kitab Kisah Para Rasul 3:1-10, kita juga dapat melihat pengalaman Petrus dan Yohanes saat bertemu dengan seorang yang lumpuh di pintu Gerbang Indah Yerusalem. Ketika orang lumpuh itu melihat Petrus dan Yohanes hendak memasuki Bait Allah, ia menatap mereka (Petrus dan Yohanes) dengan harapan akan mendapatkan sesuatu (belas kasihan dan diberi uang). Namun Petrus digerakkan Tuhan untuk membuka mata hati dan pikirannya. Petrus menunjukkan pada orang lumpuh itu bahwa sesungguhnya ia dapat berharap lebih dari sekedar meminta belas kasihan berupa sedekah dari orang lain karena keterbatasan fisiknya. Petrus menegaskan bahwa emas dan perak tidak mereka miliki, namun dengan kuasa Tuhan Yesus, orang lumpuh itu disembuhkan. Seketika itu juga ia melonjak berdiri, berjalan kesana kemari, melompat dan memuji Tuhan. Ini adalah sesuatu yang luar biasa terjadi dalam hidupnya. Orang lumpuh itu mendapatkan sesuatu atau berkat Tuhan yang melebihi harta benda yang diharapkannya yaitu kesembuhan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, mari kita renungkan firman Tuhan di atas dan berkata jujur dalam hati kita masing-masing! Apakah kita pernah bersikap seperti orang lumpuh itu? Mungkin kita tidak lumpuh secara fisik, tetapi secara rohani iman kita mengalami kelumpuhan. Masalah, tekanan hidup, dan dosa membuat kita tidak berdaya. Kita mulai frustasi, menyalahkan orang lain, mengasihani diri sendiri dan berharap belas kasihan dari orang lain seperti orang lumpuh yang dikisahkan dalam Kisah Para Rasul 3:1-10 yang tidak mengharapkan kesembuhan tetapi hanya mengharapkan uang untuk keperluannya. Mari Saudaraku, janganlah kita hanya berharap berkat saja tetapi berharaplah kepada Tuhan Yesus sumber berkat kita. Yakinlah, masalah apapun akan teratasi jika kita benar-benar mengandalkan dan berharap kepada Tuhan Yesus Kristus dan hidup di dalam-Nya.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(AP07072021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri Dalam Negeri dapat mengawasi pelaksanaan PPKM Darurat yang berlaku di Pulau Jawa dan Bali berjalan Efektif dapat dilaksanakan Oleh Gubernur Bupati dan Walikota dalam rangka mencegah memutus penularan virus Corona berserta mutasi dan farianya;<\/li>\n<li>Doakan GBIK dalam penggembalaan Jemaat agar berhasil melaksanakan Amanat AgungNya menjadi saksi Kristus yang baik berkenan dan memuliakan Tuhan banyak jiwa jiwa baru di menangkan untuk Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan  keperluan Jemaat GBIK dalam keperluan pokok sehari hari selama PPKM Darurat Tuhan memberi kecupan tetap tenang tidak terpengaruh dg propokasi yang menyesatkan;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK sedang mencari pekerjaan, mencari perguruan tinggi,mencari sekolahan mendapatkan pekerjaan yang baik mendapatkan perguruan tinggi sesuai jurusan dan medapatkan sekolah yang baik;<\/li>\n<li>Mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara-saudara kita  terkasih, jemaat GBIK yang sedang terpapar virus COVID:\n<ol>\n* Sdr. Ray (putra Bp. Alin &#038; Ibu Mela)<br \/>\n* Sdri. Nendy (putri Ibu Supriyatun)<br \/>\n* Bp. Edi\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTetapi Petrus berkata: \u201cEmas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!\u201d&#8221; (Kis. 3:6) Sekarang ini banyak orang berperang melawan sakit penyakit khususnya Covid-19. Nah, jika suatu saat kita sedang sakit dan diminta untuk memilih antara harta atau kesembuhan, kira-kira kita akan memilih apa?&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3844,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4493"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4497,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4493\/revisions\/4497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3844"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}