{"id":1596,"date":"2019-02-13T12:04:59","date_gmt":"2019-02-13T05:04:59","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=1596"},"modified":"2019-02-13T12:04:59","modified_gmt":"2019-02-13T05:04:59","slug":"renungan-bulletin-minggu-kedua-februari-19","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2019\/02\/13\/renungan-bulletin-minggu-kedua-februari-19\/","title":{"rendered":"RENUNGAN BULLETIN MINGGU KEDUA FEBRUARI &#8217;19"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>JANGAN BIARKAN PUTRA MAHKOTA JATUH BERGUGURAN<\/strong><\/h1>\n<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>(1 Sam. 3:11-14)<\/strong><\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak ada orangtua yang mengharapkan anak-anaknya tidak berhasil dalam hidupnya, karena itulah maka orangtua berusaha semaksimal mungkin mendidik dan membimbing anak-anaknya sebaik-baiknya. Dalam rangka itulah maka setiap orangtua berusaha agar anak-anaknya dapat sekolah di sekolah yang bermutu sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi keluarga. Orangtua akan bangga jika anak-anaknya dapat menjadi anak yang berhasil, sebaliknya jika anak-anaknya tidak berhasil akan menjadi keprihatinan orangtua yang berkelanjutan. Marilah kita belajar dari keluarga imam Eli yang menjadi imam di Silo dengan segala plus dan minusnya (1 Sam. 1:3).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eli adalah seorang imam yang cukup lama menjalankan tugas sebagai imam\/hakim di Silo yakni selama 40 tahun (1 Sam. 4:18). Ia menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, Alkitab tidak mencatat sesuatu yang negatif yang dilakukan imam Eli. Nama Eli menjadi kurang baik karena ulah anak-anaknya &#8211; Hofni dan Pinehas &#8211; yang juga menjalani pelayanan sebagai imam, yang melakukan hal-hal yang mendukakan hati Tuhan. Apa yang sudah dilakukannya? Inilah yang dilakukan anak-anak Eli : 1). Mereka mengambil daging dan lemak korban bakaran yang bukan menjadi haknya dengan kekerasan (1 Sam. 2:12 \u2013 17). 2). Mereka tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan (1 Sam. 2:22). 3). Mereka telah diingatkan oleh ayahnya supaya menghentikan apa yang dilakukannya itu, tetapi mereka tak mendengar petuah orang tuanya (1 Sam. 2:23-25). Kejahatan anak-anak Eli sangat memuakkan, dan imam Eli walaupun sudah menasehati dan memperingatkan kedua anaknya itu, sudah tidak berdaya lagi karena faktor umur yang semakin tua sedangkan Hofni dan Pinehas sudah begitu hanyut dalam kubangan dosa. Melalui seorang abdi Allah yang tidak disebutkan namanya dalam Alkitab menyampaikan hukuman Allah yang akan diterima keluarga Eli yakni Tuhan akan mematahkan tangan kekuatan keluarga Eli sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu (1 Sam. 2:31) dan kedua anaknya itu Hofni dan Pinehas akan mati pada hari yang sama (1 Sam. 2:34). Apa yang dinubuatkan seorang abdi Allah ini pada akhirnya terbukti dengan kematian mereka berdua saat peperangan melawan orang Filistin yang berhasil merampas Tabut Perjanjian Tuhan (1 Sam. 4:11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sangat disayangkan keluarga yang melayani Tuhan dengan baik akhirnya dihukum Tuhan dengan sangat menyakitkan. Disinilah sebenarnya kesadaran bersama antara orangtua dan anak dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang menjadi kewajiban hidupnya. Sebagai orangtua wajib mendidik dan membimbing bahkan memberi teladan dalam sikap dan perilaku hidup yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. Sementara sebagai anak wajib mendengar, memperhatikan dan menuruti didikan, bimbingan dan teladan orangtua dalam menunaikan tugas kehidupan yang dijalaninya. Ketaatan kepada orangtua haruslah didasari oleh pemahaman bahwa pastilah orangtua menghendaki anak-anaknya menjadi pribadi yang baik, yang benar, yang tidak menjadi batu sandungan bagi nama baik keluarga besarnya. Ingatlah apa yang difirmankan-Nya dalam Amsal 17:6, \u201cMahkota orangtua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka.\u201d Kita sebagai orangtua menghendaki anak-anak kita berhasil dalam studinya, profesinya dan kariernya sepanjang hidupnya. Untuk itu jangan biarkan putra mahkota berguguran, tumbang dalam perjalanan hidup yang sedang ditapakinya. Jangan biarkan egoistis dan nafsu keduniawian mendominasi sikap dan perilaku hidupnya dengan mengesampingkan peran dan teladan orangtua. Jangan biarkan mereka terkungkung dalam sikap kenyamanan yang berkepanjangan, yang meninabobokkan perjalanan hidupnya. Teruslah dampingi mereka dalam mengarungi belantara hidup ini, sehingga mereka dapat melihat kompas yang tidak pernah berubah fungsi dan maknanya. Tuhan memberkati, Amin.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JANGAN BIARKAN PUTRA MAHKOTA JATUH BERGUGURAN (1 Sam. 3:11-14) Tidak ada orangtua yang mengharapkan anak-anaknya tidak berhasil dalam hidupnya, karena itulah maka orangtua berusaha semaksimal mungkin mendidik dan membimbing anak-anaknya sebaik-baiknya. Dalam rangka itulah maka setiap orangtua berusaha agar anak-anaknya dapat sekolah di sekolah yang bermutu sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi keluarga. Orangtua akan bangga jika&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1598,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1596"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1597,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596\/revisions\/1597"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1598"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}