{"id":12391,"date":"2026-02-09T00:05:30","date_gmt":"2026-02-08T17:05:30","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=12391"},"modified":"2026-02-09T00:10:36","modified_gmt":"2026-02-08T17:10:36","slug":"srhi-9-februari-2026-tahun-yobel-terbebas-dari-belenggu","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2026\/02\/09\/srhi-9-februari-2026-tahun-yobel-terbebas-dari-belenggu\/","title":{"rendered":"SRHI 9 FEBRUARI 2026 &#8211; TAHUN YOBEL : TERBEBAS DARI BELENGGU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">Bacaan 9 Februari 2026<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Imamat 24-27<\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"p1\" style=\"text-align: center;\"><span class=\"s1\"><br \/>\n<em>&#8220;Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh itu dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi semua penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu&#8230;&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><em><span class=\"s1\">Imamat 25:10<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"p1\">Memang pada dasarnya kita tidak merayakan tahun Yobel dengan segala perhitungan dan aturan-aturan yang terdapat didalamnya. Namun ketika kita belajar mengenai tahun Yobel, maka kita akan mendapati sebuah pesan yang begitu dalam; dan ini penting untuk kehidupan.<\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Secara sederhana, tahun Yobel dipahami sebagai tahun pembebasan yang terjadi setiap 50 tahun sekali. Tahun Yobel dirayakan setelah melewati tujuh siklus tahun Sabat (7 x 7 = 49 tahun). Pada tahun ke-50, terompet dari tanduk domba (Shofar) ditiupkan untuk menyatakan kebebasan di seluruh negeri. Pembebasan yang dimaksud adalah pembebasan budak, pemutihan hutang, pengembalian tanah dan istirahat bagi tanah. Lantas bagaimana implementasinya bagi kehidupan kita?<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tahun Yobel mengajarkan kita bahwa tidak ada yang benar-benar abadi di tangan manusia. Tanah dikembalikan, hutang diputihkan, dan budak dibebaskan. Secara spiritual, ini adalah teguran bagi kita yang sering kali terlalu erat menggenggam harta (tanah), status (tuan atas budak), atau dendam (hutang). Konsep utama Tahun Yobel adalah pengakuan bahwa <\/span><span class=\"s2\">&#8220;Tuhanlah pemilik segalanya.&#8221;<\/span><span class=\"s1\"> Kita hanyalah pengelola. Saat tanah dikembalikan kepada pemilik aslinya, itu adalah pengingat bahwa kita tidak bisa membeli atau memiliki hidup orang lain selamanya. Dalam keseharian, ini berarti kita harus hidup dengan rendah hati. Bakat, posisi kerja, dan harta kita adalah titipan. Menyadari hal ini membuat kita tidak sombong saat di atas, dan tidak putus asa saat berada di bawah. Ada juga harapan bagi yang merasa gagal karena tahun Yobel adalah &#8220;Tombol Reset&#8221; dari Tuhan. Ini adalah pesan harapan bagi siapa pun yang merasa hidupnya telah hancur karena kesalahan masa lalu atau jeratan keadaan. Tuhan menyediakan mekanisme bagi manusia untuk mendapatkan <\/span><span class=\"s2\">kesempatan kedua<\/span><span class=\"s1\">. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tahun Yobel bukan sekadar hitungan kalender, melainkan <\/span><span class=\"s2\">sikap hati<\/span><span class=\"s1\">. Kita tidak perlu menunggu 50 tahun untuk merayakannya, karena sejatinya kesempatan pemulihan dari Allah senantiasa tersedia bagi kita &#8220;yang mau untuk dipulihkan, yang mau dikendalikan dan yang mau diarahkan&#8221;. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;<em>Kemerdekaan sejati bukan saat kita memiliki segalanya, tapi saat kita tidak lagi diperbudak oleh apa pun. Bahkan oleh hal yang kita anggap baik sekalipun&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">Tuhan Yesus memberkati<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">YG090226<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">Pokok Doa SRHI GBIK<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">Senin, 9 Februari 2026<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">1. Berdoa untuk kesehatan jemaat GBIK ditengah cuaca yang tidak menentu sehingga tidak terganggu aktifitas &amp; usahanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">2. Mengucap syukur atas terlaksananya Ibadah &amp; kegiatan hari Minggu 8 Februari di GBIK. Kiranya iman jemaat semakin bertumbuh.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">3. Doakan toleransi masyarakat di Indonesia sehingga dapat menjaga persaudaraan didalam perbedaan keyakinan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">Pokok Doa untuk Cabang Imanuel, Rantauprapat, Sumatera Utara<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">1. Berdoa untuk jemaat yang sedang merantau di luar kota (Siska &amp; Ester) supaya Tuhan melindungi dan memberkati.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">2. Berdoa untuk gegiatan Gereja supaya dapat diaktifkan lagi : KPW, KMBI, PBI, WBI. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdt. Rejeki Pardamean Tambunan) dan Keluarga, Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat serta tercukupi segala kebutuhan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan 9 Februari 2026 Imamat 24-27 &#8220;Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh itu dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi semua penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu&#8230;&#8221; Imamat 25:10 Memang pada dasarnya kita tidak merayakan tahun Yobel dengan segala perhitungan dan aturan-aturan yang terdapat didalamnya. Namun ketika kita belajar mengenai tahun Yobel, maka&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":12398,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20,38],"tags":[],"class_list":["post-12391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12391"}],"version-history":[{"count":6,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12397,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12391\/revisions\/12397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12398"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}