{"id":11695,"date":"2025-09-30T22:30:29","date_gmt":"2025-09-30T15:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=11695"},"modified":"2025-09-30T19:00:39","modified_gmt":"2025-09-30T12:00:39","slug":"srhi-01-oktober-2025-belajar-melihat-dengan-mata-kristus","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/2025\/09\/30\/srhi-01-oktober-2025-belajar-melihat-dengan-mata-kristus\/","title":{"rendered":"SRHI 01 OKTOBER 2025 &#8211; BELAJAR MELIHAT DENGAN MATA KRISTUS"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>1 Samuel 16:7<\/strong><br \/>\n<em>Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: &#8220;Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.&#8221;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Manusia pada dasarnya mudah menilai orang lain dari hal-hal yang tampak. Penampilan luar, cara bicara, atau status sosial sering menjadi ukuran kita dalam menilai seseorang. Namun, Firman Tuhan mengingatkan bahwa ukuran manusia tidak sama dengan ukuran Allah. Tuhan tidak melihat seperti yang dilihat manusia, sebab manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. Inilah panggilan bagi kita untuk belajar melihat dengan mata Kristus, bukan hanya sekadar dengan mata jasmani. Ketika kita hanya menilai dari luar, kita mudah terjebak pada prasangka dan kesalahpahaman. Banyak orang sebenarnya menyimpan kebaikan, tetapi karena kita terlalu cepat menghakimi, kita melewatkan kesempatan untuk mengenal sisi terbaik dari dirinya. Seperti Samuel yang awalnya mengira Eliab adalah pilihan Allah karena penampilannya, padahal Tuhan justru memilih Daud yang sederhana, kita pun harus belajar mempercayai pandangan Allah yang lebih dalam.<\/p>\n<p>Melihat dengan mata Kristus berarti kita berusaha menangkap nilai yang lebih dalam dari sekadar apa yang terlihat. Mungkin orang di sekitar kita memiliki kelemahan, tetapi di sisi lain ada hal-hal baik yang Tuhan taruh dalam dirinya. Dengan kerendahan hati, kita belajar menghargai kebaikan itu dan menganggap orang lain lebih utama daripada diri kita sendiri, seperti nasihat Paulus dalam Filipi 2:3-4. Lebih dari itu, melihat dengan mata Kristus akan menolong kita menjadi pembawa damai. Saat kita bisa menghargai kebaikan orang lain, hubungan akan terbangun dengan lebih sehat, penuh sukacita, dan saling menguatkan. Orang lain pun akan merasa diterima, didukung, dan termotivasi untuk bertumbuh dalam kebaikan. Dengan demikian, kita ikut menjadi alat Tuhan yang menyalurkan kasih-Nya dalam dunia yang penuh dengan penilaian negatif.<\/p>\n<p>Bapak\/Ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, mari kita belajar memperlambat penilaian negatif dan melatih diri untuk menemukan hal-hal baik dalam diri orang lain. Mulailah dari lingkungan terdekat: keluarga, sahabat, atau rekan kerja kita. Dengan cara itu, kita sedang melatih mata rohani untuk melihat seperti Kristus melihat. Dan pada akhirnya, kita akan menemukan bahwa di balik setiap orang, ada kebaikan yang patut disyukuri karena Allah sendiri yang menaruhnya.<\/p>\n<p><em><strong>Amin, Tuhan Yesus Memberkati <\/strong><\/em><br \/>\n<em><strong>(RKM01102025)<\/strong><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa SRHI GBIK<\/strong><br \/>\n<strong>Rabu, 1 Oktober 2025<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Doakan pelayan di Ibadah Doa Rabu malam ini supaya dapat mempersiapkan diri dengan baik. Doakan juga cuaca mendukung sehingga Ibadah doa dapat berlangsung dengan baik dan banyak jemaat yang hadir.<\/li>\n<li>Doakan para Guru Sekolah Minggu dalam persiapan mengajar di Triwulan ke 4 supaya diberikan hikmat oleh Tuhan.<\/li>\n<li>Doakan kesejahteraan para nelayan di wilayah perairan NKRI. Tuhan memberkati dengan hasil laut yang melimpah.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa untuk Cabang Alfa Omega, Gamhoku &#8211; Halmahera Utara<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Mengucap syukur untuk berkat Tuhan dalam setiap pekerjaan jemaat di Perusahaan, maupun di kebun dan berdagang, kiranya Tuhan selalu memberkati mata pencaharian jemaat. Doakan juga jemaat yang sedang mencari pekerjaan, Tuhan menunjukkan jalan berkat.<\/li>\n<li>Berdoa untuk remaja yang belum dibaptis, semoga ada perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus dan mau memberi diri dibaptiskan tahun ini.<\/li>\n<li>Berdoa untuk Gembala Sidang (Sdr. Nehemia Abdiel) supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat terus melayani dengan penuh sukacita dan sepenuh hati untuk memajukan kualitas dan kuantitas jemaat.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: &#8220;Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.&#8221; Manusia pada dasarnya mudah menilai orang lain dari hal-hal yang tampak. Penampilan luar, cara bicara, atau status sosial&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":10825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[20,38],"tags":[],"class_list":["post-11695","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11695","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11695"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11695\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11698,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11695\/revisions\/11698"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10825"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11695"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11695"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11695"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}