SRHI 18 MAR 23 – KORBAN UNTUK MENGHAPUS DOSA DARI ALLAH

” Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.”

(Yesaya 40:27-31)

 

Ketika kita menyatakan diri bertobat dan percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka kita sebagai bayi rohani perlu perawatan dan pimpinan. Berjalannya waktu kita menerima Firman Tuhan sebagai makanan rohani, maka kita akan menjadi dewasa rohani. Sebagai orang percaya selayaknya kita bertujuan untuk mencapai hidup yang seimbang, dibutuhkan waktu menyendiri dengan Tuhan dan melakukan hidup bersama dalam tubuh Kristus. Panduan cara hidup bangsa Indonesia yang populer adalah gotong royong. Maka tidak heran budaya Indonesia sangat menghargai gagasan kebersaman dalam kehidupan dan tolong menolong.

Bila kita belajar alkitab tidak hanya lebih mengenal Firman Tuhan tetapi ada proses pemuridan yang panjang. Tidak bisa instant seperti mengganti peralatan  rusak. Pemuridan dalam Alkitab yang  bukan hanya tentang teknik atau keterampilan menguasai setiap kalimat dalam teks. Meskipun ada cara umum yang dimiliki semua orang percaya yaitu rajin dan disiplin spiritual yang diturunkan dengan membaca dan belajar Alkitab. Tujuan pengajaran untuk menjadi seperti Yesus bukanlah proses yang dapat diprediksi dan cocok sama untuk semua orang.

Hidup kita satu dengan lainnya bergiliran dan berbeda dengan tantangan masing masing di sepanjang jalan, dan Tuhan memanggil dan menjangkau kita masing-masing dengan cara yang sesuai dengan pengalaman kita. Namun ada satu bagian yang kita semua miliki, yaitu kebutuhan akan orang Kristen satu dengan lainnya.

(Ibrani 10:24-26)  “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu“.

Kita sudah mendengar ribuan khotbah, menghadiri pendalaman dan membaca Alkitab, persekutuan  doa dan menghabiskan banyak waktu dalam waktu teduh. Maka hidup bersama dalam tubuh Kristuslah yang memberi kekuatan pada pemuridan di dalam kehidupan. Mari kita nyatakan kehidupan sudah menerima dan percaya kepada Yesus yang telah mengampuni dosa untuk saling mengasihi. Ingat hari Tuhan sudah dekat dan tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa. Tuhan Yesus memberkati Amin.

(MS18032023)

  1. Doakan anggota Panitia Perancang selalu mengandalkan Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari;
  2. Doakan persekutuan KMBI dan Harmoni , menguatkan iman dan untuk kemuliaan nama Tuhan;
  3. Doakan hikmat Tuhan bagi para guru dan Petugas SM untuk mengajar serta doakan para murid SM diberi hati haus dan lapar akan Firman Tuhan.

TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara

  • Kegiatan gereja KPW, PBI, Doa fajar dan Jam Doa, telah berjalan;
  • Kondisi jemaat: sedang menggarap lahan untuk pertanian;
  • Bersyukur untuk kesetiaan jemaat dan kesatuan hati dalam kerja jemaat dan bersyukur untuk Pembangunan gereja sudah 60-70 % selesai.