SRHI 11 MAR 23 – HIDUP TELAH DINYATAKAN ALLAH

“Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami”

(1 Yohanes 1:2)

Tuhan dalam penciptaan sudah menyediakan semua yang kita butuhkan untuk menikmati dan melakukan kegiatan dan pekerjaan dengan hubungan yang dekat dengan-Nya. Semula kita anak anak dan menjadi dewasa secara rohani dan mendapatkan asupan serta hikmat dari Kitab Suci. Kita harus menyadari bahwa iman dan pengakuan, pertobatan, ketaatan adalah dasar yang diperlukan untuk menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan. Ketika Roh Kudus menginsafkan kita akan dosa, tanggapan yang tepat adalah segera mengakui kesalahan kepada Tuhan dan berpaling darinya sehingga kita tidak terus mendukakan Bapa kita.

Pengakuan berarti setuju dengan Tuhan bahwa pelanggaran kita salah dan melanggar Firman-Nya. Dosa mempengaruhi persekutuan kita dengan Tuhan, dan sebelum kita mengakuinya kepada-Nya, kita tidak dapat menerima penyucian yang Dia tawarkan. Tetapi ketika kita melakukannya, Dia setia untuk mengampuni kita.

Namun pengakuan tidak lengkap, bila kita tidak melakukan dengan pertobatan yaitu, berpaling dari dosa melalui kuasa Roh Kudus dan berpaling kepada Tuhan dalam ketaatan. Sedihnya, pertobatan sejati semakin diabaikan karena kita menolak semua rasa malu dan mendorong toleransi terhadap dosa. Perlu diketahui bahwa Tuhan telah menentukan kondisi dan kehidupan kita masing-masing untuk melakukan fungsinya dengan baik. Jangan percaya janji janji dan kebohongan dunia. Pandanglah Allah yang melihat kita dan jangan biarkan dosa tetapi biarlah hatimu bersedih. Untuk menjaga agar hidup kita murni di hadapan Tuhan, gunakan semua sarana yang sudah Tuhan berikan melalui pengakuan, pertobatan, dan kepatuhan. Pada kitab 1 Yohanes 1:1-10 bahwa Tuhan sudah menyatakan hidup kita. Pentingnya kita nyatakan juga hidup bersama Tuhan dan bersekutu bersama sesama serta memberitakan kabar baik agar sukacita kita sempurna. Bila kita masih hidup dalam kegelapan maka sudah berdusta dan tidak melakukan kebenaran. Kita sudah berjalan di dalam Terang sebagaimana Dia sendiri adalah Terang.

Tuhan Yesus memberkati Amin.
(MSN11032023)

Pokok Doa:

  1. Berdoa untuk jemaat yang sudah “sepuh” supaya diberikan kesehatan & kekuatan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan selalu dalam kedamaian & sukacita Tuhan;
  2. Berdoa untuk kaum muda dan remaja GBIK supaya tidak terpengaruh oleh pengaruh negatif pergaulan dan hidup dalam kekudusan;
  3. Berdoa untuk jemaat yang lama undur supaya diberikan kerinduan untuk kembali beribadah di gereja, baik online maupun onsite.

Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat

  • Bersyukur untuk kunjungan dari Panitia PI pada akhir bulan Januari 2023;
  • Bersyukur untuk seminar yang dipimpin oleh Pdt. Agus Panrimo dan Bpk. Andreas Suparto yang menolong pemahaman jemaat dalam hal tata gereja dan kesehatan reproduksi;
  • Bersyukur untuk bantuan utusan Injil dari GBIK: Sdr.Yosua Gura yang akan membantu pelayanan bagi anak-anak asrama Baptis.