SRHI 13 JUL 21 – MASUK KE DALAM RUMAH-MU

‚ÄúTetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.”
(Mzm. 5: 8)

Iman dan percaya seseorang akan kuasa Allah secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh besar terhadap sikap dan perilaku orang tersebut. Artinya sikap dan perilaku seseorang menunjukkan apa yang diyakini, diimani dalam hidupnya. Misalnya sorang anak kecil yang begitu percaya kepada orangtuanya, maka setiap ada persoalan pasti dia adukan kepada orangtuanya.

Demikian juga Daud dalam iman dan percayanya kepada Tuhan Allah, ia menunjukkan sikap dan perilaku yang tepat yakni akan masuk ke dalam rumah Allah dan sujud menyembah ke arah bait-Nya yang kudus dengan takut akan Tuhan. Ayat nats tersebut di atas menggambarkan watak dan kepribadian dirinya sebagai pribadi yang percaya akan kuasa Allah. Apapun yang dihadapinya, Daud tetap percaya akan kuasa Allah, sehingga ia bertekad :

  1. Untuk menyembah Allah, untuk memberikan penghormatan kepada-Nya dan untuk memberikan kepada Allah kemuliaan karena nama-Nya. Penyembahan kepada Allah haruslah menjadikan nama Tuhan kita muliakan. Ini adalah perilaku yang benar yang patut dilakukan setiap anak Tuhan.
  2. Untuk menyembah Allah di tengah-tengah jemaat, dalam pengertian menyembah Allah bersama-sama dengan jemaat di pelataran rumah Allah, untuk menyembah Allah di sana bersama-sama dengan penyembah-penyembah setia yang lainnya. Ibadah bersama-sama anak Tuhan di Bait Allah (baca: gedung gereja) sangat diperlukan untuk semakin meyakinkan orang percaya beriman akan kuasa Allah.
  3. Untuk menyembah Allah dengan takut akan Dia. Takut di sini bukan berarti seperti takutnya orang yang berbuat salah dan dosa yang ketahuan, tetapi takut dalam pengertian hormat dan penuh percaya akan wibawa yang dimiliki-Nya. Orang yang percaya terhadap pribadi tertentu, akan bersikap hormat dan segan kepadanya.

Tekad Daud seharusnya juga menjadi tekad kita sebagai orang percaya, karena dengan tekad tersebut kita membuktikan siapa jati diri kita yang sesungguhnya. Jikalau keadaan di sekitar kita masih banyak memengaruhi sehingga hidup kita enggan dan malas dalam beribadah, itu tanda-tanda kita harus semakin mendekat kepada-Nya agar tidak semakin terpuruk kadar iman percaya kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI13072021)

Pokok Doa:

  1. Doakan kegiatan persekutuan WBI dan PBI hari ini, jemaat dapat hadir, setia dan mendapatkan makanan rohani yang menyehatkan, memberi kekuatan dan meningkatkan imunitas;
  2. Doakan untuk pengurus WBI dan PBI dapat melayani dengan hati dan diberikan hikmat Tuhan;
  3. Doakan Para pengurus gereja dari gembala sidang, asisten gembala sidang, para diakon, karyawan gereja, panitia perancang serta para petugas yang ditunjuk dapat memberikan pelayanan yang baik, diberikan kesehatan dan hikmat untuk kemuliaan Tuhan;
  4. Doakan para medis dan relawan covid 19 yang bertugas untuk diberikan kekuatan, kesehatan serta kesabaran, juga untuk keluarganya;
  5. Mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara-saudara kita terkasih, jemaat GBIK yang sedang terpapar virus COVID:
      * Ibu Rina Surbakti
      * Ibu Anna Situmorang
      * Ibu Karmi