SRHI 21 APR 21 – DISELAMATKAN DALAM PENGHARAPAN

“Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?”
(Roma 8: 24)

Dua orang anak Tuhan yang masih muda usianya sedang berbicara secara serius tentang apa yang diharapkan setelah besar nanti? Yang seorang mengatakan, dirinya berharap nanti hidupnya akan lebih baik dari sekarang. Sementara anak yang satu yang hidupnya berkecukupan mengatakan dirinya hanya ingin hidup seperti sekarang ini saja. Siapakah di antara mereka berdua yang hidup di dalam pengharapan?

Frasa ‘diselamatkan dalam pengharapan’ memiliki makna yang dalam bagi setiap anak Tuhan. Berbicara tentang pengharapan berarti berbicara sesuatu yang belum terjadi, di mana hal itu menjadi kerinduannya. Sesuatu yang sudah kita lihat, kita peroleh, sudah tidak lagi menjadi pengharapan, tetapi pengharapan yang telah terealisasikan. Diselamatkan dalam pengharapan berarti bahwa keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita bukanlah sesuatu yang maya, tetapi hendaknya hal itu diyakini sudah diterima dengan penuh keyakinan. Jadi pengharapan itu merupakan sesuatu yang diyakini sudah dan akan dimilikinya.

Tuhan Yesus mengatakan dengan tegas, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh. 3: 16).  Dari ayat ini kita orang yang percaya Tuhan Yesus, tidak akan binasa, tetapi beroleh hidup kekal, kehidupan kekal ini belum sepenuhnya kita peroleh, baru kita yakini. Inilah namanya pengharapan, sesuatu yang belum kita lihat, belum kita nikmati, tetapi diyakininya.

Hal inilah yang perlu kita kembangkan dalam kepercayaan kita, yaitu memiliki pengharapan demi pengharapan yang Tuhan janjikan yang kita percayai sepenuhnya akan kita nikmati pada saatnya nanti. Sekalipun selama di dunia ini kehidupan orang percaya sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, sering mengalami berbagai pencobaan dari yang sederhana sampai yang berat, jangan sampai mengurangi sukacita kita dalam meyakini pengharapan demi pengharapan tersebut. Hiduplah dalam berkeyakinan dan berpengharapan yang benar dalam Kristus. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI21042021)

Pokok Doa:

  1. Penanganan kasus korupsi dan narkoba di Indonesia dapat terus berjalan. Semua pihak yang berkepentingan dapat bekerja dengan rasa takut akan Tuhan;
  2. Berdoa untuk Ibadah doa malam ini , untuk Para pelayan dan jemaat semangat mengikutinya untuk kemuliaan Tuhan Yesus;
  3. Hikmat dan kerjasama yang baik antar semua panitia gereja dalam menyiapkan rangkaian kegiatan Ibadah new normal tahap ke 2.