SRHI 20 APR 21 – JANGAN MENCARI DAN BERHARAP PADA SESUATU YANG SUDAH MENJADI MILIKMU !

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”
(Rm. 5:5)

Pernahkah kita punya sesuatu yang tidak pernah kita pakai? Pernahkah kita pergi belanja untuk mencari sesuatu, tapi setelah pulang kita mendapati sesuatu itu ternyata ada di dalam rumah kita? Saya rasa kita pernah mengalaminya, misalnya kita pergi ke toko untuk membeli baju warna biru tapi ternyata di rumah sebenarnya kita sudah punya baju warna biru itu dan akhirnya baju baru itu digantung saja dilemari; atau ketika kita pergi ke pasar kita beli bumbu masakan tapi sebenarnya di rumah sudah memilikinya.

Ilustrasi ini sama seperti orang Kristen. Kita sedang mencari hal-hal yang ternyata sudah tergantung dan tersedia di lemari rohani kita – ibaratnya begitu. Seringkali kita meminta pada Tuhan apa yang sudah Ia berikan pada kita, misalnya kita berdoa: “Tuhan berikan aku damai sejahtera.” Padahal jelas Alkitab mengatakan, “Sebab itu, kita yang dibenarkan oleh iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus (Roma 5:1). Tuhan mau kita menikmati damai sejahtera itu sepenuhnya.

Atau mungkin kita berkata. “Tuhan, aku membutuhkan lebih banyak kasih-Mu!”, padahal sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah ialah menggunakan kasih yang telah Ia berikan kepada kita. Kita berdoa meminta ikatan emosional untuk merasakan kasih yang telah Ia berikan kepada kita. Allah tak akan selalu menjawab doa-doa kita seperti yang kita minta. Ketika kita mengasihi seseorang, mengampuni seseorang, itu merupakan bukti dari ketaatan kita, percayalah bahwa kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita (Roma 5:5b).

Allah telah memberi kita pengharapan yang pasti sejak kebangkitan-Nya bahkan segala sesuatu yang kita butuhkan untuk pertumbuhan rohani kita. Juga sebenarnya dari kita hanya perlu membaca firman Tuhan untuk mengetahui apa yang harus kita lakukan, tetapi seringkali kita bingung harus melakukan apa dan berdoa kepada-Nya; karena kita sebenarnya kurang atau malas saja belajar firman Tuhan sehingga kita masih mencari, berharap sesuatu kepada Tuhan yang sebenarnya sudah Tuhan berikan kepada kita sebagai anak-anak-Nya. Mari saatnya kita semakin giat belajar firman Tuhan serta melakukan segala sesuatu sesuai firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.
(AP20042021)

Pokok Doa:

  1. Hikmat dan komitmen pemerintah serta aparat penegak hukum menangani masalah mafia tanah di Indonesia yang merugikan masyarakat;
  2. Mendoakan Ibadah WBI dan PBI malam ini, untuk kemuliaan Nama Tuhan Yesus;
  3. Mendoakan jemaat untuk semangat beribadah dalam bentuk online maupun tatap muka.