SRHI 13 APR 21 – DICELA SUPAYA PERCAYA DAN BERKARYA BAGI-NYA

“Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.”
(Mrk. 16:14-16)

Kebangkitan Tuhan Yesus bukti bahwa Dia adalah Tuhan yang berkuasa atas segala hal termasuk kuasa atas maut. Meskipun demikian kebangkitan-Nya sampai sekarang masih diragukan oleh banyak orang, bahkan itu dianggap hanya sebuah dongeng belaka yang dibuat oleh para pengikut-Nya karena kekecewaan mereka terhadap Yesus yang menjadi pemimpinnya telah mati (Mat. 28:11-15). Memang benar, ketika Tuhan Yesus mati, murid-murid-Nya telah mengalami kekecewaan bahkan kegoncangan iman; terbukti hidup mereka kembali kepada kebiasaan lamanya (Yoh. 21:1-13).  Oleh karena itu, ketika Ia bangkit hal yang pertama kali dilakukan-Nya adalah untuk menjumpai setiap murid-murid-Nya supaya iman mereka tidak goyah dan tetap kuat.  Namun demikian murid-murid-Nya tetap tidak percaya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati sehingga Ia mencela mereka atas ketidak percayaan dan kedegilan hati mereka (Mrk. 16:14).

Beberapa alasan yang mendasar mengapa murid-murid Yesus atau mungkin bahkan orang-orang yang hidup pada jaman sekarang masih tetap meragukan kebangkitan-Nya meskipun sudah sering mendengarkan dan belajar firman Tuhan?

  1. Para murid Yesus hanya menggunakan pikiran saja ketika menanggapi firman Tuhan (Mrk. 8:31-33)
  2. Para murid Yesus segan untuk bertanya ketika mendengarkan dan belajar firman Tuhan (Mrk. 9:30-32)
  3. Para murid Yesus cemas dan takut ketika sudah mengikut Yesus dengan konskuensi yang harus diterima (Mrk. 10:32-34)

Oleh karena itu dari apa yang telah terjadi di atas biarlah ini menjadi cermin dan pengalaman yang berharga buat kita semuanya, sehingga iman kita kepada-Nya semakin kokoh dan Ia tidak mencela kita seperti yang dilakukan kepada murid-murid-Nya waktu itu. Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ini sebagai tugas dan tanggung jawab kita sebagai orang yang percaya kepada-Nya? Tidak lain jawabannya adalah melakukan perintah-Nya untuk berkarya bagi Dia seperti yang disampaikan kepada murid-murid-Nya waktu itu, yaitu  pergi memberitakan Injil atau menjadi saksi Kristus (Mrk. 16:15) meskipun memberitakan Injil bukanlah perkara yang mudah tetapi bukan berarti ini menjadi alasan kita untuk tidak melakukannya. Mengapa? Karena ini adalah perintah Tuhan kepada semua orang percaya kepada-Nya. Amin, Tuhan Yesus memberkati.
(AP13042021)

Pokok Doa:

  1. Mari kita berdoa bagi Gereja-gereja di seluruh Indonesia supaya dapat rukun dan tentram hidup berdampingan;
  2. Mari kita berdoa bagi jemaat yang sudah lulus Perguruan tinggi dan sedang mencari pekerjaan, agar Tuhan membuka pintu perusahaan;
  3. Mari kita berdoa bagi masyarakat Indonesia agar terjalin kerukunan umat beragama dalam menyambut puasa.