SRHI 20 FEB 21 – SABAR DALAM PENANTIAN

“Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.”
(Ibrani 6:11-12)

Bagaimana orang menjalani kehidupan didunia ini, karena banyak kejadian  yang dihadapi diluar dugaan mereka. Terlebih sekarang ini kita menghadapi masalah yang cukup bahkan sangat sulit. Dalam hidup, ada pasang surut, ada kebahagiaan, juga ada kesedihan. Kita mempunyai cara masing-masing yang berbeda-beda untuk menghadapi masalah. Pertanyaannya adalah kita sebagai orang percaya bagaimana kita menghadapi kehidupan seperti ini.

Firman Tuhan, yang terdapat dalam kitab Yeremia 29 :11 mengatakan :

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Firman Tuhan ini datang pada saat umat Tuhan mendapat kesulitan dalam pembuangan di Babel.

Tuhan memastikan bahwa umatnya dalam masa sulit, Dia turut bekerja membawa rancangan damai sejahtera untuk memberi hari depan yang penuh harapan.

Memang banyak dari kita yang tidak bersabar. Apalagi akhir-akhir ini dimana kita sudah dibiasakan dengan gratifikasi instan. Banyak juga orang yang tidak sabar akhirnya mengambil jalan pintas. Jalan ini tidak pasti, bahkan menjadikan masalah baru. Di dalam penantian tersebut, bagaimana orang bisa bersabar, karena ada  janji Tuhan untuk masa depan kita yang penuh dengan harapan. Dalam pengharapan ada keyakinan, kekuatan dan sukacita.

Kita sudah mendengar atau membaca kisah Daud, Ayub, Tuhan mengijinkan mereka dicobai dan mereka percaya, iman, pengharapan dan kasih dari Tuhan yang mampu memberikan kekuatan keluar dari setiap masalah.

Kiita juga bisa melihat kepala rumah Ibadat bernama Yairus menjumpai Yesus. Putrinya yg berumur 12 thn hampir mati, dan ia meminta Yesus datang untuk menyembuhkannya. Di tengah jalan menuju rumah Yairus, Yesus menyembuhkan seorang ibu yg sakit pendarahan. Lalu tibalah pembawa berita bahwa putri Yairus sudah mati. Kebanyakan yg hadir di situ menganggap tidak perlu lagi menyusahkan Yesus. Dan dalam hati mereka mengejek mendengar pernyataan-Nya bahwa anak itu tidak mati, melainkan tidur. Sesudah semua orang disuruh pergi kecuali Petrus, Yakobus, Yohanes, Yairus dan istrinya, Yesus memegang tangan anak itu dan hidup kembali. Yesus menyuruh anak itu diberi makan, dan supaya peristiwa itu dirahasiakan.

Ada 2 mukjizat yang terjadi kesatu adalah kesembuhan seorang perempuan yang menderita pendarahan dan kedua adalah anak Yairus. Mereka mempunyai kesamaan yaitu karena iman percaya kepada Yesus. Yairus bisa bersabar walaupun dalam perjalanan Yesus melayani perempuan pendarahan. Ada kekuatan semangat, tidak malas, percaya saja Tuhan setia akan memenuhi janji-Nya.

Ibrani 6:11-12 : Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Mari kita sabar dalam penantian, percaya Tuhan akan memenuhi-Nya, kasih Tuhan luar biasa, akan menjaga Iman kita.

Tuhan Yesus memberkati.
(MS20022021)

Pokok Doa:

  1. Mari berdoa untuk Gereja dalam melaksanakan Ibadah Minggu tanggal 21 Feb 2021 melalui Streaming youtube dan offline, agar nama Tuhan Yesus Senantiasa di Muliakan;
  2. Mari berdoa bagi pelayan Tuhan yang akan bertugas dalam Ibadah Minggu agar diberi kesehatan dan terhindar dari segala hal yang buruk;
  3. Mari berdoa untuk Presiden dan Para Menteri diberi Hikmat dalam menjalani Tugas dan diberkati Tuhan dapat menjadi Berkat bagi seluruh rakyat Indonesia.