SRHI 21 NOV 20 – MENEPATI JANJI KEPADA ALLAH

“Allah berfirman kepada Yakub: “Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu. Lalu sampailah Yakub ke Lus yang di tanah Kanaan–yaitu Betel–,ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia. Didirikannyalah mezbah di situ, dan dinamainyalah tempat itu El-Betel, karena Allah telah menyatakan diri kepadanya di situ, ketika ia lari terhadap kakaknya.”
(Kejadian 35:1, 6,7)

Ada banyak peristiwa menarik tentang Yakub yang dapat kita baca di Alkitab, khususnya  Kitab Kejadian.  Kita membaca tentang kelahiran Yakub yang ternyata kembar, kakak kembarnya bernama Esau. Yakub sang adik lahir  memegang tumit kakaknya, Esau.  Ishak memberi dia nama Yakub yang mengandung arti “manipulasi / penipu”.  Sebagai pemuda, Yakub secara licik  menukar semangkuk sup kacang merah miliknya dengan hak kesulungan kakaknya.  Ketika Ishak, ayahnya,  sudah tua dan bermaksud memberkati Esau dengan Berkat Kesulungan, Yakub dibantu oleh Ribka, ibunya mengelabui Ishak yang penglihatannya sudah kabur.  Ibunya menyuruh Yakub  menggunakan kulit anak kambing menutupi pergelangan tangannnya sehingga  Ishak percaya bahwa Yakub itu Esau.  Dengan demikian Yakublah yang mendapat hak kesulungan.  Kemudian karena takut dibunuh oleh Esau,  Yakub disuruh ibunya untuk melarikan diri ke rumah Laban di Haran.

Dalam pelariannya,  Yakub bermalam di suatu tempat dan tidur dengan batu sebagai alas kepalanya.  Dalam tidurnya dia bermimpi melihat tangga dari langit dan ada malaikat yang turn naik di tangga itu.  Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu” (Kejadian 28:13-15).

“Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”  “Lalu bernazarlah Yakub (kepada Tuhan): “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.   Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu”  (Kejadian 28:20-22).

Mari perhatikan  isi Nazar atau janji Yakub kepada Allah.  Yang diminta Yakub hanyalah: penyertaan dan perlindungan dari Tuhan, dan memperoleh makanan  dan pakaian serta bisa selamat kembali ke rumah orang tuanya.  Jika semua itu terpenuhi, maka Yakub akan menjadikan TUHAN sebagai Allahnya dan batu yang dipakai sebagai alas kepalanya itu akan menjadi rumah Allah.   Yakub juga berjanji  akan selalu mengembalikan kepada Tuhan sepersepuluh dari semua yang dia terima dari Tuhan.

Apakah Yakub menepati nazar / janjinya itu?  Kalau kita membaca kisah Yakub selanjutnya, barulah dalam Kitab Kejadian pasal 35,  dicatat bahwa Allah datang mengingatkan Yakub untuk kembali ke Betel seperti yang pernah dinazarkannya kepada Allah.  Yakub sudah mengalami banyak perlindungan dari Tuhan.  Dia bekerja bagi Laban selama 14 tahun untuk mendapatkan Rachel.  Dia bekerja 6 tahun lagi untuk mndapatkan ternak.  Allah sudah melindungi dia dari dendam Esau kakaknya,  sehingga Yakub bisa kembali ke rumah ayahnya dengan selamat.   Sayangnya Yakub lupa akan janjinya.  Untunglah  Allah datang dan mengingatkan Yakub akan janjinya itu.

Ketika Yakub menepati janjinya kepada Tuhan, Allah kembali mengulangi bahwa namanya bukan lagi Yakub tetapi Israel (Kejadian 32:28;  35:10).

Untuk direnungkan.  Apakah Anda pernah membuat janji kepada Tuhan?  Ingat-ingatlah, agar Anda dapat menepati janji Anda tersebut.                  
(JET21112020)

Pokok Doa:

  1. Doakan Indonesia dalam melaksanakan Pilkada serentak tgl 9-12-2020 berjalan aman rakyat dapat memilih pemimpin yang takut akan Tuhan , memikirkan rakyatnya tanpa membeda bedakan agama suku dan golongan;
  2. Doakan GBIK dalam membimbing, membina, mendewasakan Iman Jemaat melalui Gembala Sidang, Pendeta, Diakon, Ketua Organisasi dan Kepanitiaan serta anggota pengurus dapat kerja sama bersatu padu untuk kemuliaan Tuhan;
  3. Doakan Jemaat GBIK dapat mengatur waktunya dengan bijaksana dapat mengikuti acara acara yang di selenggarakan GBIK melalui Online supaya tidak menjauhkan diri dari persekutuan di dalam Tuhan.