SRHI 11 NOV 20 – GEMAR TERHADAP FIRMAN TUHAN

“Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu. Biarlah rahmat-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup, sebab Taurat-Mu adalah kegemaranku.”
(Mzm. 119:76-77)

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata lain yang berpadanan kata dengan kata ‘gemar’ adalah ‘suka sekali’, jadi kegemaran adalah kesukaan yang sungguh-sungguh. Contoh kalimat nyata tentang gemar adalah: ‘Yohanes adalah anak yang gemar memberi”, kalimat ini sama artinya dengan kalimat ‘Yohanes adalah anak yang sungguh-sungguh suka memberi.’ Dalam pemahaman yang pasti, Ini berarti Yohanes memiliki kesukaan memberi lebih dari pada anak lainnya.

Berdasar pada pemahaman akan ayat tersebut diatas (ayat nats hari ini), maka kita dapat mengerti bahwa kegemaran akan Taurat (baca Fiman Tuhan) berdampak positif, yaitu:

  1. Firman-Nya memberi penghiburan. Ada kalanya dalam hidup ini kita mengalami kesedihan oleh karena berbagai persoalan dan masalah yang kita hadapi. Kesedihan akan berlalu seiring dengan terselesaikan atau terpecahkannya masalah yang terjadi. Di dalam firman-Nya kita mengerti banyak janji-janji Tuhan untuk menolong orang yang dalam kesedihan, firman-Nya memberi pemahaman yang tepat bagaimana menghadapi kesulitan dan bagaimana mengelola hati dan pikiran. Dengan gemar membaca, merenungkan dan melaksanakan firman Tuhan, kita akan memperoleh semua itu yakni memberi kekuatan karena menghiburkan hati yang dalam sedih.
  2. Firman-Nya memberi kita hidup. Yang dimaksud dengan hidup di sini bukan pengertian tetap bersatunya tubuh dan nyawa manusia, tetapi dalam pemahaman dapat menjalani hidup ini dengan benar dan mengalami pertumbuhan rohani yang baik. Firman-Nya yang di dalamnya penuh dengan berkat dan rahmat-Nya akan menguatkan dan meyakinkan kita untuk hidup yang makin berkenan kepada-Nya. Karena itu kegemaran akan firman Tuhan sungguh memiliki peran yang tepat untuk kehidupan kita.

Jelaslah sekarang bahwa firman-Nya memiliki pengaruh besar dalam hidup orang yang gemar membacanya. Inilah ungkapan Pemazmur dalam Mazmur 37: 21-24, “Ketika hatiku merasa pahit dan buah pingangku menusuk-nusuk rasanya, aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. Tetapi aku tetap di dekat-Mu, Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasehat-Mu, Engkau menuntun aku, mengangkat aku dalam kemuliaan.” Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI11112020)

Pokok Doa:

  1. Penyaluran bantuan Pemerintah berupa: bantuan sembako, bantuan sosial tunai, bantuan dana desa, kartu prakerja, subsidi gaji karyawan dan bantuan usaha mikro kecil kiranya dapat tepat sasaran dan dijauhkan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab;
  2. Pelayanan Rumah Sakit Kristen, kiranya menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam menolong masyarakat. Terus doakan tenaga medis di seluruh wilayah Indonesia;
  3. Usaha, pekerjaan dan pemulihan ekonomi anggota jemaat dalam bidang masing-masing. Kiranya Tuhan membukakan jalan keluar bagi jemaat yang membutuhkan pekerjaan.